Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

6 Tips Mengatasi Patah Hati Menurut Psikolog, Kelola Pikiran Negatif

<b>6 Tips Mengatasi Patah Hati Menurut  Psikolog, Kelola Pikiran Negatif</b><br>

6 Tips Mengatasi Patah Hati Menurut Psikolog, Kelola Pikiran Negatif

Tidak mudah mengalami putus cinta terutama jika memiliki hubungan yang cukup lama dan intens.

Perpisahan memang sulit dilakukan. Ketika suatu hubungan berakhir, wajar jika merasa ada bagian dari diri Anda yang hilang, dan itu mungkin terjadi selama beberapa menit, hari, dan mungkin bulan. Tidak mudah mengalami putus cinta terutama jika memiliki hubungan yang cukup lama dan intens, bahkan meski hubungan berakhir dengan keputusan damai dari dua belah pihak.

Wajar jika setelah itu Anda merasa sedih, namun perasaan tersebut akan sembuh seiring berlalunya waktu. Berikut merdeka.com merangkum beberapa tips mengatas patah hati menurut psikolog yang bisa Anda ikuti salah satunya.

<b>1. Fokus ke Diri Sendiri</b>

1. Fokus ke Diri Sendiri

Melansir dari laman prevention.com, psikolog klinis, terapis pasangan, dan penulis Melanie Greenberg, Ph.D menyarankan untuk menata kembali pikiran yang kalut dan berserakan serta arahkan ke diri sendiri.

Tips mengatasi patah hati menurut psikolog ini memang jauh lebih mudah diucapkan daripada dilakukan, tetapi cobalah untuk menerima hubungan apa adanya dan akui itu berakhir karena suatu alasan. Terlalu fokus pada masalah antara Anda dan mantan pasangan, atau apa yang mungkin berbeda, hanya membuat Anda terjebak di tempat di mana Anda merasa buruk tentang diri sendiri.

Ketika Anda menyadari bahwa Anda memiliki pikiran seperti itu, bayangkan tanda berhenti besar, dan kemudian bayangkan mengarahkan diri Anda untuk pergi ke rute yang berbeda.

Terkadang hubungan tidak meninggalkan ruang untuk pertumbuhan pribadi yang berbeda dari orang lain. Antropolog Amerika Helen Fisher, Ph.D. menemukan bahwa jika orang yang baru saja melajang terlibat dalam aktivitas pengembangan diri (seperti hobi, olahraga, pengalaman spiritual), hal itu dapat membantu mereka menemukan kembali diri mereka sendiri, menahan dampak kehilangan, dan menghasilkan perasaan yang lebih baik setelah putus cinta.

<b>2. Jadwalkan Waktu Berolahraga</b>

2. Jadwalkan Waktu Berolahraga

Tips mengatasi patah hati menurit psikolog yang kedua adalah dengan berolahraga. Keluarlah untuk berjalan-jalan atau jogging ringan. Olahraga teratur akan menjadi lebih penting ketika Anda mengalami tekanan emosional, sebab olahraga menawarkan manfaat kesehatan mental yang telah terbukti.

Pengerahan tenaga fisik adalah solusi yang sangat membantu dan segera ketika Anda merasa di titik terendah, karena dapat meningkatkan suasana hati, meningkatkan perasaan tenang dan sejahtera, dan membantu tidur lebih baik.

<b>3. Jadwalkan Waktu Bersama Teman</b>

3. Jadwalkan Waktu Bersama Teman

Tips mengatasi patah hati menurut psikolog yang ketiga adalah dengan meluangkan waktu untuk bertemu dengan sahabat dan teman-teman. Ya, cara menghadapi putus cinta yaitu dengan membuat diri Anda sibuk dengan orang-orang yang membuat Anda merasa lebih baik. Pergi makan malam dengan seseorang yang sudah lama tidak Anda temui atau berlibur bersama teman dekat.

Orang kadang-kadang menempatkan hubungan non-romantis mereka menjauhi diri mereka ketika mereka sedang jatuh cinta, jadi mungkin sudah waktunya untuk fokus membangun kembali bentuk keintiman lainnya.

Untuk otak, menghabiskan waktu bersama teman dekat mirip dengan menghabiskan waktu bersama pasangan romantis. Melihat gambar seorang teman dekat mengaktifkan bagian otak yang terkait dengan penghargaan dan ketenangan keterikatan.

Penelitian di jurnal Social Psychological and Personality Science menemukan bahwa beberapa ventilasi atau refleksi tentang suatu hubungan dapat membantu mempercepat proses penyembuhan. Studi tersebut melihat bahwa berbicara tentang perpisahan membantu individu mengetahui siapa mereka sebagai orang lajang, yang pada gilirannya membuat mereka merasa tidak terlalu kesepian.

<b>4. Miliki Rutinitas</b>

4. Miliki Rutinitas

Tips mengatasi patah hati menurut psikolog yang selanjutnya adalah Anda harus memiliki sebuah rutinitas untuk dilakukan. Selama putus cinta, kepala Anda mungkin akan dipenuhi dengan berbagai hal yang tak baik untuk dipikirkan. Oleh karenanya, sedikit rutinitas bisa sangat membantu menekan pikiran-pikiran tersebut.

Rutinitas tertentu bisa menjadi sesuatu yang sederhana seperti mandi sebelum tidur setiap malam, atau menyetel alarm bangun pagi setiap hari, atau apa pun yang membantu Anda mendapatkan sedikit stabilitas kembali ke kehidupan sehari-hari Anda seperti yang dilansir dari goodhousekeeping.

<b>5. Lakukan Detoks Media Sosial</b>

5. Lakukan Detoks Media Sosial

Ketika Anda berbagi banyak teman bersama bersama mantan, berhenti mengikuti mantan pasangan tidak cukup untuk membersihkan kehadiran mereka. Jika Anda tidak ingin dibombardir wajah mantan setiap kali membuka media sosial, batasi penggunaan media sosial sampai luka patah hati Anda sedikit sembuh.

Tentu saja, bukan berarti keinginan untuk mengintip profil mereka akan hilang sama sekali. Saat Anda melakukan semua yang Anda bisa untuk menciptakan jarak, teman-teman Anda yang bermaksud baik mungkin tergoda untuk menyampaikan gosip menarik yang mereka temui.

Jadi bersikaplah proaktif dan beri tahu mereka bahwa Anda sedang berjuang untuk move on dan yang terbaik adalah jika mereka menyimpannya untuk diri mereka sendiri.

<b>6. Kelola Pikiran Negatif</b>

6. Kelola Pikiran Negatif

Mengelola pikiran negatif adalah langkah penting dalam proses mengatasi patah hati. Menurut psikolog, salah satu cara yang efektif adalah dengan menerapkan teknik kognitif-behavioral. Teknik ini melibatkan identifikasi dan pemahaman pikiran negatif yang muncul, kemudian menggantinya dengan pikiran yang lebih positif dan rasional.

Misalnya, jika seseorang berpikir "Saya tidak akan pernah menemukan seseorang yang mencintai saya lagi," mereka didorong untuk mengganti pikiran tersebut dengan pemikiran yang lebih konstruktif seperti "Ini adalah kesempatan untuk menemukan hubungan yang lebih baik di masa depan."

Selain itu, penting untuk memberikan ruang bagi diri sendiri untuk merasakan dan memproses emosi yang muncul. Psikolog menyarankan untuk tidak menekan atau mengabaikan perasaan sedih, marah, atau kecewa.

Mengakui dan menerima emosi ini sebagai bagian dari proses penyembuhan adalah langkah krusial. Ini bisa dilakukan melalui berbagai cara, seperti menulis jurnal, berbicara dengan teman terpercaya, atau berkonsultasi dengan terapis.

Mulai Siapkan Anak Berpuasa, Begini Tips dari Psikolog
Mulai Siapkan Anak Berpuasa, Begini Tips dari Psikolog

Pada orangtua yang mulai mengenalkan dan mengajak puasa anak, terdapat sejumlah hal yang bisa diterapkan.

Baca Selengkapnya
Mengepal Tangan Isyarat Wanita dalam Bahaya dan Butuh Pertolongan? Ini Kata Psikolog
Mengepal Tangan Isyarat Wanita dalam Bahaya dan Butuh Pertolongan? Ini Kata Psikolog

Mengepal Tangan Isyarat Wanita dalam Bahaya dan Butuh Pertolongan? Ini Kata Psikolog

Baca Selengkapnya
Masalah Kesehatan Mental yang Bisa Muncul Secara Tiba-Tiba Tanpa Gejala Sebelumnya
Masalah Kesehatan Mental yang Bisa Muncul Secara Tiba-Tiba Tanpa Gejala Sebelumnya

Beberapa masalah kesehatan mental kerap tidak disadari sebelumnya sehingga kerap disangka muncul secara tiba-tiba.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Cara Mengatasi Lidah Pahit Saat Berpuasa, Pahami Berbagai Penyebabnya
Cara Mengatasi Lidah Pahit Saat Berpuasa, Pahami Berbagai Penyebabnya

Lidah pahit saat berpuasa menimbulkan rasa yang tidak nyaman.

Baca Selengkapnya
4 Cara Mengatasi Serangan Panik dalam Waktu Singkat Menurut Psikolog
4 Cara Mengatasi Serangan Panik dalam Waktu Singkat Menurut Psikolog

Menurut psikolog, Bonnie Zucker, Ph.D, kuncinya adalah mengubah cara Anda menanggapi episode serangan panik.

Baca Selengkapnya
Menikmati Hidup, Pensiunan PNS Sukses Beternak Ikan & Entok, Berbagi Pesan Penting
Menikmati Hidup, Pensiunan PNS Sukses Beternak Ikan & Entok, Berbagi Pesan Penting

Mochammad Irfan, merupakan pria yang kini memilih beternak setelah purna dari tugasnya sebagai Kepala SMA Negeri Ambulu.

Baca Selengkapnya
Dampak Anak Sering Tidur Larut Malam, Bisa Ganggu Perkembangan si Kecil
Dampak Anak Sering Tidur Larut Malam, Bisa Ganggu Perkembangan si Kecil

Anak yang sering tidur larut malam bisa mengalami berbagai masalah, mulai dari fisik, emosional, hingga akademik. Dampaknya pun bisa memengaruhi perkembangannya

Baca Selengkapnya
Perlu Diwaspadai! Kenali Ciri Gangguan Kesehatan Mental pada Ibu Hamil
Perlu Diwaspadai! Kenali Ciri Gangguan Kesehatan Mental pada Ibu Hamil

Masalah gangguan kesehatan mental merupakan hal yang perlu diatasi segera terutama ketika terjadi pada ibu hamil.

Baca Selengkapnya
Bagaimana Cara Mengenali Apakah Kondisi Kesehatan Mental Kita Sedang Tidak Baik
Bagaimana Cara Mengenali Apakah Kondisi Kesehatan Mental Kita Sedang Tidak Baik

Mengenali apakah kondisi mental kita tidak sedang baik bisa menjadi cara untuk mencegah masalah menjadi lebih parah.

Baca Selengkapnya