Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

6 Rekomendasi Wangi Aromaterapi untuk Tidur, Istirahat Jadi Lebih Berkualitas

6 Rekomendasi Wangi Aromaterapi untuk Tidur, Istirahat Jadi Lebih Berkualitas Ilustrasi aromaterapi. ©Shutterstock/discpicture

Merdeka.com - Tidur yang nyenyak dan berkualitas di malam hari ternyata masih menjadi hal yang susah di dapat oleh sebagian orang. Ada banyak hal yang menyebabkan kualitas tidur seseorang menjadi buruk, misalnya tekanan pekerjaan, hubungan asmara yang kacau, hingga masalah finansial.

Tak heran jika dalam kehidupan dewasa, banyak dari mereka mencari cara untuk mendapatkan istirahat yang nyaman dan tenang. Mulai dari memilih perlengkapan tidur terbaik, mandi air hangat sebelum tidur, mengonsumsi teh chamomile, hingga menggunakan aromaterapi agar pikiran menjadi rileks dan siap untuk istirahat.

Pemilihan wangi aromaterapi ternyata memiliki dampak nyata dalam peningkatan kualitas tidur seseorang. Aromaterapi apabila digunakan dengan cara dan proporsi yang benar, dapat membuat Anda merasa nyaman dan beristirahat dengan tenang. Menghirup aroma atau uap aromaterapi membawa efek kesehatan yang positif.

Penelitian menunjukkan bahwa karena bau-bauan memengaruhi tidur, memasukkan minyak aromaterapi tertentu ke dalam diffuser atau menyalakan lilin aromaterapi sebelum tidur dapat membantu meningkatkan kualitas istirahat dan tidur menjadi lebih nyenyak. Lantas, apa saja rekomendasi wangi aromaterapi untuk tidur yang paling baik untuk dipilih?

Dilansir dari sleepfoundation.org dan thesleepdoctor.com, berikut selengkapnya.

1. Lavender

Rekomendasi wangi aromaterapi untuk tidur yang pertama adalah lavender. Minyak esensial  aroma lavender adalah aromaterapi yang paling populer untuk tidur dan relaksasi. Lavender memiliki aroma menenangkan yang telah lama dikaitkan dengan relaksasi dan tidur, dan digunakan sebagai obat alami untuk meredakan kecemasan.

Sejumlah penelitian menyebutkan efektivitas menghirup minyak aromaterapi lavender untuk mencegah insomnia. Lavender memiliki efek pengurangan kecemasan atau ansiolitik, serta efek menguntungkan pada depresi. Lavender juga dapat membantu menghilangkan rasa sakit.

Manfaat lain dari aromaterapi lavender meliputi penurunan detak jantung, suhu, dan tekanan darah; proses yang mencerminkan tahapan yang dialami tubuh saat mulai tidur.  Lavender juga meningkatkan kewaspadaan di siang hari, termasuk pada penderita insomnia.

2. Vanilla

Rekomendasi aromaterapi untuk tidur yang kedua adalah vanillan. Aroma vanila yang manis sangat menarik bagi banyak orang, dan telah lama digunakan untuk relaksasi dan menghilangkan stres.

Vanila dapat memiliki efek sedatif pada tubuh. Aroma ini dapat mengurangi hiperaktif dan kegelisahan, menenangkan sistem saraf, dan menurunkan tekanan darah. Aroma vanilla tampaknya juga membantu meredakan kecemasan dan depresi, dengan menggabungkan relaksasi dan peningkatan suasana hati.

3. Chamomile

Rekomendasi wangi aromaterapi untuk tidur yang ketiga adalah chamomile. Terdapat dua jenis tanaman chamomile: Romawi dan Jerman. Varietas tanaman ini serupa, meskipun memiliki kombinasi bahan aktif yang berbeda dan efek yang berpotensi berbeda.

Minyak esensial chamomile Romawi lebih dikenal untuk mengurangi kecemasan, sedangkan chamomile Jerman dikenal untuk menghilangkan rasa sakit. Jika seseorang mengalami kecemasan atau rasa sakit yang mengganggu tidur, mengurangi gejala tersebut dapat meningkatkan kualitas tidur. Efek minum teh chamomile terhadap tidur lebih umum dipelajari, tetapi banyak orang yang juga menggunakan minyak aromaterapi chamomile untuk tidur.

4. Jasmine

Rekomendasi wangi aromaterapi untuk tidur yang ke empat adalah jasmine atau melati. Aroma bunga jasmine yang manis ternyata juga memiliki kemampuan meningkatkan kualitas tidur yang menakjubkan.

Penelitian menunjukkan jasmine meningkatkan kualitas tidur dan mengurangi tidur gelisah, serta meningkatkan kewaspadaan di siang hari. Sebuah studi menunjukkan bahwa aroma jasmine memberikan semua manfaat tidur ini, serta menurunkan kecemasan, bahkan lebih efektif daripada lavender.

5. Cedarwood

Jika Anda menyukai aroma kayu,maka minyak aromaterapi cedarwood adalah pilihan yang ideal untuk menemani tidur. Minyak cedarwood memiliki efek sedatif karena senyawa kimia yang disebut cedrol.

Efek obat penenang cedrol telah dipelajari pada hewan dan manusia. Menghirup campuran minyak esensial yang mengandung cedrol telah terbukti meningkatkan kualitas tidur pada orang dewasa muda yang sehat dan orang dewasa yang lebih tua dengan demensia, kemungkinan karena mengaktifkan sistem saraf parasimpatis.

6. Sandalwood

Rekomendasi wangi aromaterapi untuk tidur yang ke enam adalah sandalwood atau kayu cendana. Dengan aromanya yang kaya, berkayu, dan bersahaja, sandalwood atau kayu cendana memiliki sejarah kuno yang digunakan untuk relaksasi dan menghilangkan kecemasan.

Penelitian ilmiah menunjukkan aroma sandalwood efektif dalam meredakan gejala kecemasan. Penelitian juga menunjukkan wewangian ini dapat memiliki efek sedatif, mengurangi kuantitas terjaga di malam hari dan meningkatkan jumlah tidur non-REM.

(mdk/edl)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP