7 Jenis-Jenis Penelitian yang Bisa Jadi Referensi Karya Tulismu

Minggu, 1 Maret 2020 18:00 Reporter : Rakha Fahreza Widyananda
7 Jenis-Jenis Penelitian yang Bisa Jadi Referensi Karya Tulismu karya ilmiah. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Para mahasiswa pastinya sudah tidak asing dengan berbagai macam tugas akademik, misalnya karya tulis ilmiah contohnya adalah tugas akhir atau skripsi. Karya tulis ilmiah atau karya tulis adalah laporan tertulis yang menyajikan hasil temuan atau penelitian sang penulis.

Pada beberapa jenis karya tulis ilmiah, pengkajian atau analisis sebaiknya harus berdasarkan teori yang telah dianut dengan metode yang terstruktur. Sehingga hasil karya tulis anda nantinya layak dan bisa dipertanggungjawabkan. Dengan demikian, hasil pengkajian atau analisis bisa dijadikan sumber acuan bagi peneliti atau penulis lain di kemudian hari.

Untuk mengetahui metode-metode yang digunakan dalam sebuah karya tulis agar hasil karya ilmiah anda bisa dipertanggung jawabkan, berikut ini 6 jenis-jenis penelitian yang bisa menjadi referensi karya tulismu.

2 dari 9 halaman

Jenis-jenis Penelitian Berdasarkan Metodenya

1. Penelitian Kuantitatif (Quantitative Research)

Jenis-jenis penelitian yang bisa menjadi referensi karya tulismu yang pertama adalah penelitian kuantitatif. Penelitian kuantitatif ini adalah penelitian yang digunakan untuk menjawab permasalahan melalui teknik pengukuran cermat terhadap variabel-variabel tertentu.

Sehingga dari penelitian tersebut akan menghasilkan simpulan-simpulan yang dapat digeneralisasikan, dan terlepas dari konteks waktu dan situasi serta jenis data yang dikumpulkan terutama data kuantitatif

3 dari 9 halaman

2. Penelitian Kualitatif (Qualitative Research)

Jenis-jenis penelitian yang bisa menjadi referensi karya tulismu yang selanjutnya adalah jenis metode penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif merupakan sebuah penelitian untuk menjawab permasalahan yang memerlukan pemahaman secara mendalam dalam konteks waktu dan situasi yang bersangkutan, dilakukan secara wajar dan alami sesuai dengan kondisi objektif di lapangan tanpa adanya manipulasi.

002 tantri setyorini2015 Picjumbo/Victor Hanacek

Proses penelitian ini dimaksudkan untuk melakukan pengamatan terhadap orang dalam melakukan kehidupannya sehari-hari, berinteraksi dengan mereka, dan berupaya dalam memahami bahasa tentang dunia sekitarnya. Maka dari itu, kebanyakan penelitian kualitatif memerlukan pengamatan yang mengaharuskan untuk mengetahui kondisi di lapangan secara nyata.

4 dari 9 halaman

3. Penelitian Perkembangan (Development Research)

Jenis-jenis penelitian yang bisa menjadi referensi karya tulismu yang selanjutnya adalah jenis metode penelitian perkembangan. Metode perkembangan ini adalah suatu metode penelitian yang meneliti tentang pola atau perubahan yang diteliti berdasarkan fungsi waktu.

Objek penelitiannya difokuskan kepada perubahan atau kemajuan yang dicapai oleh individu, seperti peserta didik, guru, kepala sekolah, dan unit-unit pendidikan yang lain. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui bagaimana perkembangan individu dalam kurun waktu tertentu.

5 dari 9 halaman

Jenis-Jenis Karya Ilmiah

dari adanya metode yang telah dikelompokkan, para mahasiswa ataupun seseorang yang sedang menyelesaikan karya ilmiahnya dapat menghasilkan suatu tulisan yang dapat dibaca atau dipergunakan sebagai syarat kelulusan saat menempuh pendidikan.

003 febrianti diah kusumaningrumshutterstock

Berikut contoh-contoh karya ilmiah yang dapat dihasilkan dari metode yang telah dijelaskan sebelumnya:

6 dari 9 halaman

1. Paper

Paper merupakan salah satu jenis karya ilmiah yang banyak dijadikan tugas di kalangan mahasiswa. Biasanya dalam menyusun paper seringkali para mahasiswa juga dilatih agar dapat menghasilkan karya ilmiah berdasarkan pada metode yang dapat dipertanggungjawabkan.

Konten yang disajikan paper hampir mirip dengan artikel ilmiah namun tanpa adanya tata cara penulisan tertentu seperti bab dan sub-bab berikutnya. Biasanya paper hanya berjumlah berapa lembar saja.

7 dari 9 halaman

2. Skripsi

Karya ilmiah yang satu ini erat kaitannya dengan mahasiswa. Skripsi merupakan salah satu syarat kelulusan wajib untuk lulus dari jenjang strata 1 sebagai cara untuk memperoleh gelar Sarjana (S1). Biasanya dalam penulisan skripsi para mahasiswa juga dituntut untuk menghasilkan suatu karya tulis berdasarkan teori dari para ahli seperti yang telah dijelaskan sebelumnya. Secara lengkapnya, skripsi merupakan karya ilmiah yang berupa pengujian suatu teori yang diterapkan pada suatu permasalahan yang dipilih oleh penulis.


Hasil dari penulisan tersebut biasanya berupa analisis maupun pembuktian yang berhasil ditemukan oleh penulis. Biasanya para mahasiswa dalam menulis karya ilmiah skripsi familiar dengan dua pendekatan metode penelitian yang telah dijelaskan sebelumnya yaitu penelitian kualitatif dan penelitian kuantitatif


Perbedaan dari dua metode penelitian tersebut adalah penelitian kualitatif lebih menyajikan deskipsi atau penjabaran dari sebuah topik permasalahan. Sementara itu, penelitian kuantitatif adalah metode yang condong pada deskripsi analisis berupa detail angka yang digunakan sebagai bukti atau sampel.

8 dari 9 halaman

3. Tesis

Jenis-jenis penelitian berikutnya yang bisa menjadi referensi karya tulismu adalah tesis. Jenis karya ilmiah ini hampir mirip dengan skripsi. Perbedaannya adalah tesis diperuntukkan untuk mahasiswa pascasarjana sebagai syarat wajib ujtuk menyelesaikan studi dan mendapatkan gelar Magister.

wisuda harvardblogs.cfr.org

Selain itu, jika skripsi ditulis berdasarkan pendapat subjektif yang dilandasi teori yang berlaku, tesis ditulis dengan menyajikan analisis lebih mendalam menggunakan teori. Tak hanya itu, tesis juga bisa berupa pembuatan produk baru seperti media pembelajaran atau semua hal yang berkaitan dengan jurusan yang dipilih.

9 dari 9 halaman

4. Disertasi

Jenis-jenis penelitian yang bisa menjadi referensi karya tulismu yang terakhir adalah disertasi. Seperti yang diketahui bahwa dalam jenjang pendidikan perkuliahan biasanya dibedakan menjadi beberapa strata yaitu strata 1 alias S1, Strata 2 alias S2, dan Strata 3 alias S3.

Disertasi merupakan sebuah syarat kelulusan yang diperuntukkan bagi mahasiswa program S3 untuk meraih gelar Doktor atau biasa disingkat dengan Dr. Di luar negeri, gelar ini menggunakan predikat internasional yaitu Ph.D. penulisan jenis karya ilmiah berupa disertasi berdasarkan pada penemuan atau teori baru yang dicetuskan oleh si penulis.

[raf]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini