Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

40 Kata-Kata Tresno Bahasa Jawa yang Unik dan Romantis, Penuh Makna

40 Kata-Kata Tresno Bahasa Jawa yang Unik dan Romantis, Penuh Makna Ilustrasi pasangan bahagia. ©2014 Merdeka.com/shutterstock.com/Dragon Images

Merdeka.com - Kata-kata tresno bahasa Jawa tentunya akan menarik jika dijadikan ungkapan romantis bagi pasangan kita. Bahasa Jawa merupakan bahasa yang juga banyak dituturkan oleh orang Indonesia. Oleh sebab itu, kata-kata ini pun biasanya banyak peminatnya.

Bahasa Jawa juga merupakan salah satu bahasa daerah yang juga telah banyak diserap menjadi bahasa Indonesia. Penggunaan bahasa Jawa telah tersebar di daerah Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur. Oleh karena itu, kata-kata dalam bahasa Jawa mudah dipahami oleh orang-orang yang tidak menguasai bahasa ini, termasuk kata-kata tresno bahasa Jawa.

Bahasa Jawa tentunya telah digunakan oleh banyak orang sebagai cara untuk berinteraksi dalam kehidupan sehari-hari. Banyak ungkapan dalam bahasa Jawa yang memiliki makna luas dan mendalam. Salah satu yang kerap menjadi perhatian adalah kata-kata tresno bahasa Jawa.

Tak hanya kata-kata cinta dalam bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya yang bisa menunjukkan keromantisan cinta, kata-kata cinta Bahasa Jawa pun tak kalah menyentuh hati bagi pembacanya. Mengutip Brilio, berikut 40 kata-kata tresno bahasa jawa yang unik dan romantis.

Kata-Kata Tresno Bahasa Jawa Bijak

Selain menginspirasi, kata-kata cinta bahasa Jawa bijak tidak jarang mampu mengobati hati dan menyadarkan perasaan.

1. "Jarene wes ikhlas de’e karo sing liyo, kok iseh ngomong ‘Nek Tuhan ra bakal mbales, karma sing mbales.’ Mbok wes meneng wae luwih apik."

Katanya sudah ikhlas dia dengan yang lain, kok masih bilang 'Kalau Tuhan nggak anak membalas, karma yang balas.' Udah diam aja lebih baik.

2. "Ben akhire ora kecewa, dewe kudu ngerti kapan wektune berharap lan kapan wektune kudu mandeg."

Agar akhirnya tidak kecewa, kita harus mengerti kapan waktunya berharap dan kapan waktunya harus berhenti.

3. "Arek lanang kuoso milih, arek wedok kuoso nolak."

Anak laki laki bebas memilih, anak perempuan bebas menolak.

4. "Uwong duwe pacar iku kudu sabar ambek pasangane. Opo maneh seng gak duwe."

Orang yang punya pacar itu haruslah sabar dengan pasangan yang dimiikinya. Apa lagi yang nggak punya.

5. "Akeh manungsa ngrasakake tresna, tapi lali lan ora kenal opo iku hakikate tresno."

Banyak orang merakan cinta, tapi lupa dan tidak kenal apa itu hakikat cinta.

6. "Akeh cara dienggo bahagia, salah sijine ngeculke uwong sing nyia-nyiake kowe."

Banyak cara untuk bahagia, salah satunya melepaskan orang yang menyia-nyiakan kamu.

7. "Nek jenenge sayang kuwi kudune ra nuntut pasangane dinggo" dadi wongliyo" mung mergo kekurangane."

Kalau namanya sayang itu harusnya nggak menuntut pasangannya dipakai "milik orang lain" hanya karena kekuranngannya.

8. "Move on kuwi dudu berusaha nglalekke ya, tapi ngikhlaske lan berusaha ngentukke sing luwih apik luwih seko sing mbiyen-mbiyen."

Move on itu bukan berusaha melupakan ya, tapi mengikhlaskan dan berusaha mendapatkan yang lebih baik dari sebelum-sebelumnya.

9. "Tresno iku ora patokan karo ganteng, ayune rupamu, akehe bondomu, lan opo penggaweanmu."

Cinta itu tidak berpatokan pada ketampanan, cantiknya parasmu, banyaknya hartamu, dan pekerjaanmu.

10. "Mbangun kromo ingkang satuhu, boten cekap bilih ngagem sepisan roso katresnan. Hananging butuh pirang pirang katresnan lumeber ning pasangan uripmu siji kui.”

Pernikahan yang sukses tidak membutuhkan sekali jatuh cinta, tetapi berkali-kali jatuh cinta pada orang yang sama.

Kata-Kata Tresno Bahasa Jawa Menyentuh Hati

11. "Seng paling tak wedeni orep neng dunio udu kelangan koe, tapi wedi nek koe kelangan kebahagiaan ne sampean."

Yang paling kau takutkan dalam dunia ini bukanlah kehilanganmu, tapi aku takut kamu kehilangan kebahagiaanmu.

12. "Saat dewe podo–podo adoh, siji sing kudu koe ngerti, bakal tak jogo tresno iki sampe matek."

Saat jarak memisahkan kita, satu hal yang harus kamu tahu, aku akan menjaga cinta ini sampai mati.

13. "Sak umpamane koe iso ngrasakke kepriye rasane dadi awakku pasti koe ora bakal ngerti opo rasane, sakit lan kecewa.”

Misalkan kamu bisa merasakan bagaimana rasanya jadi diriku pasti kamu nggak bakal ngerti apa rasanya, sakit dan kecewa.

14. "Aku ra njaluk luweh, aku nggur njalok ojo lungo nek ati."

Aku nggak minta banyak, aku hanya minta jangan pergi dari hati.

15. "Mergo seng gaene ngekek’i cokelat bakal kalah karo seng ngewehi seperangkat alat sholat karo nyanyi lagu akad."

Karena yang sering memberi cokelat akan kalah dengan yang memberi seperangkat alat solat dan nyanyi lagu akad.

16. "Ora penting mikir malam mingguan, seng penting malam lamaran."

Nggak penting mikir malam minggu, yang penting malam lamaran.

17. "Pengenku, aku iso muter wektu. Supoyo aku iso nemokne kowe lewih gasik. Ben Lewih dowo wektuku kanggo urip bareng sliramu.”

Aku berharap, aku bisa memutar waktu kembali. Di mana aku bisa lebih awal menemukan dan mencintaimu lebih lama.

18. "Koe kuwi koyo bintang, sing indah didelok tapi susah untuk digapai”

Kamu itu seperti bintang, yang indah dilihat tapi susah untuk digapai.

19. "Padahal de’e mek konco, tapi angger de’e cedak karo wong liyo. Rasane cemburu."padahal dia hanya berteman, tapi setiap kali dekat dengan orang lain. Rasanya cemburu.

20. "Iso ae aku ngelalikne koe tapi kenangane kui seng susah dilaleke."

Bisa saja aku melupakan kamu tapi kenangannya itu yang susah dilupakan.

Kata-Kata Tresno Bahasa Jawa Lucu

21. "Berakit-rakit kehulu berenang-renang ke tepian,mantan wes neng penghulu aku iseh kesepian."

Berakit-rakit kehulu berenang-renang ke tepian, mantan sudah di penghulu aku masih kesepian.

22. "Mejikom ae nek lagi ngliwet selalu terhubung karo listrik, mosok koe sing lagi pacaran lost connecting karo de’e."

Penanak nasi saja kalau lagi masak selalu terhubung dengan listrik, masak kamu yang lagi pacaran lost connecting sama dia.

23. "Wes kadung ngomong sayang jebule wes nduwe gandengan, wes kadung tak sawang malah ninggal kenangan."

Sudah terlanjur menyatakan sayang, ternyata sudah punya gandengan, sudah terlanjur dipandang malah meninnggalkan kenangan.

24. "Obat pahit ae marakke mari, mosok koe sing manis marakke loro."

Obat yang pahit saja bisa bikin sembuh, masak kamu yang manis bikin sakit.

25. "Cintaku nang awakmu iku koyok kamera, fokus nang awakmu tok liyane ngeblur."

Cintaku padamu seperti kamera, fokus di kamu saja, yang lain blur.

26. "Aku tanpamu bagaikan sego kucing tanpa karete. Ambyar."

Aku tanpamu bagaikan nasi kucing tanpa karet, hancur.

27. "Tresno iku kadang koyo criping telo. Iso ajur nek ora ati-ati le nggowo."

Cinta itu seperti kripik singkong. Bisa hancur kalau tidak hati-hati dibawa.

28. "Nek pancen tresno iku kudu dijogo, ora malah keno godo marang wong liyo."

Kalau memang cinta harus dijaga, bukan malah termakan godaan orang lain.

29."Witing tresno jalaran seko sering dijak dolan rono-rono."

Cinta tumbuh dari sering diajak jalan ke sana kemari.

30. "Mantan karo gebetan iku bedo tipis, podo-podo susah move on."

Mantan dan gebetan itu berdeda tipis, sama-sama susah move on.

Kata-Kata Tresno Bahasa Jawa Galau

31. "Iso nembang gak iso nyuling, iso nyawang gak iso nyanding"

Bisa bersyair tidak bisa bermain seruling, bisa melihat tidak bisa mendampingi.

32. "Kowe lungo nggowo kenangan, kowe teko maneh nggowo undangan.”

Kamu pergi membawa kenangan, kamu datang lagi membawa sebuah undangan.

33. "Janji tresnomu gede, nyatane saiki mbok tinggalne."

Janji cintamu besar, kenyataannya sekarang kamu tinggalkan.

34. "Kowe wis tak wanti wanti ojo nganti ninggal janji, ojo nganti medot taline asmoro, welasno aku sing nunggu awakmu nganti awakku tinggal balung karo kulit."

Kamu sudah aku ingatkan jangan melupakan janji, jangan sampai memutuskan ikatan cinta ini, ingatlah diriku yang menunggu dirimu sampai badanku hanya tersisa tulang dan kulit.

35. "Gusti yen arek iku jodohku tulung dicidakaken, yen mboten joduhku tulung dijodohaken."

Tuhan jika dia adalah jodohku tolong didekatkan, dan jika bukan tolong dijodohkan.

36. "Nek kowe dikon milih de’e utowo aku, miliho de’e wae. Aku dudu pilihan. Mergo nek sing tenanan cinta kuwi ra bakal ninggal."

Kalau kamu disuruh pilih kamu atau aku, pilih saja dia. Aku bukan pilihan. Karena yang serius cinta itu nggak akan meninggalkan.

37. "LDR kuwi ya kaya pacaran karo medi, langka wujude."

LDR itu ya seperti pacaran sama makhluk halus, tak ada wujudnya.

38. "Sing sering nikung pacare wong kudune kena hukum berat. Kena pasal penghilangan jodoh secara paksa."

Yang sering nikung pacar orang lain harusnya kena hukum berat. Kena pasal penghilangan jodoh secara paksa.

39. "Jenenge urip kui mesti akeh cobaan, yen akeh saweran kui jenenge dangdutan."

Namanya hidup itu pasti banyak cobaan, kalau banyak saweran namanya dangdutan.

40. "Aku ora malam mingguan, sandalku pedot."

Aku nggak malam mingguan, sandalku putus.

Manfaat Membaca Kata-kata Tresno Bahasa Jawa

Membaca kata-kata tresno (cinta) dalam bahasa Jawa memiliki banyak manfaat, terutama bagi mereka yang menghargai kekayaan budaya dan kearifan lokal. Berikut adalah lima manfaat dari membaca kata-kata tresno dalam bahasa Jawa:

1. Memperkaya Pemahaman tentang Budaya Jawa

Kata-kata tresno dalam bahasa Jawa sering kali mengandung nilai-nilai budaya dan filosofi hidup yang diwariskan turun-temurun. Dengan membacanya, Anda dapat lebih memahami pandangan hidup orang Jawa, terutama dalam hal cinta, hubungan, dan kehidupan sosial.

2. Meningkatkan Apresiasi terhadap Bahasa Daerah

Membaca kata-kata tresno dalam bahasa Jawa membantu melestarikan dan menghargai bahasa daerah. Ini juga dapat meningkatkan kemampuan bahasa Jawa Anda, terutama dalam memahami nuansa dan makna yang terkandung dalam ungkapan-ungkapan cinta yang kaya akan metafora dan simbolisme.

3. Menumbuhkan Rasa Cinta dan Kasih Sayang

Kata-kata tresno sering kali menggambarkan keindahan cinta dengan cara yang lembut dan penuh perasaan. Membaca kata-kata ini bisa menumbuhkan rasa cinta dan kasih sayang, baik kepada pasangan, keluarga, maupun sesama manusia, dengan cara yang mendalam dan bermakna.

4. Mendapatkan Inspirasi untuk Hubungan Pribadi

Banyak kata-kata tresno dalam bahasa Jawa yang memberikan nasihat atau refleksi tentang bagaimana menjaga hubungan yang harmonis. Ini bisa menjadi sumber inspirasi untuk memperbaiki atau memperkuat hubungan Anda dengan orang-orang terdekat.

5. Mendalami Makna Spiritual dan Filosofis

Selain berbicara tentang cinta antar manusia, kata-kata tresno dalam bahasa Jawa sering kali mengandung makna spiritual yang lebih dalam, seperti hubungan antara manusia dengan Tuhan atau alam semesta. Membaca dan merenungkan kata-kata ini

 

(mdk/raf)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP