Islam memberikan berbagai panduan doa untuk mengatasi gangguan kesurupan.
Kesurupan adalah fenomena spiritual yang masih dipercaya di Indonesia. Bagi sebagian masyarakat, kesurupan dipercaya sebagai salah satu bentuk komunikasi dengan alam gaib. Kesurupan sering kali dihubungkan dengan peran dukun atau paranormal yang memiliki kemampuan khusus untuk berkomunikasi dengan roh-roh gaib.
Dalam pandangan Islam, kesurupan juga dipandang sebagai suatu hal yang berasal dari gangguan setan. Di mana setan dapat mengganggu dan menyesatkan manusia dengan berbagai cara, termasuk terjadinya fenomena kesurupan. Dalam hal ini, umat muslim dianjurkan untuk terus berdoa memohon perlindungan kepada Allah.
Begitu pula dengan orang yang mengalami kesurupan, Islam telah memberikan berbagai macam doa yang bisa digunakan untuk melepaskan gangguan tersebut. Cara mengobati orang kesurupan dengan doa ini efektif dan aman dilakukan karena sudah sesuai dengan syariat agama.
Beberapa doa ini berisi tentang permohonan sebuah perlindungan kepada Allah dari setiap hal buruk yang datang dari setan. Di mana Allah adalah sebaik-baik pemberi perlindungan dan keselamatan. Dari berbagai sumber, berikut kami merangkum cara mengobati orang kesurupan dalam Islam dengan doa, bisa Anda simak.
Advertisement
Advertisement
Sebelum mengetahui cara mengobati orang kesurupan dengan doa, perlu dipahami terlebih dahulu berbagai gejala kesurupan yang sering muncul. Gejala orang kesurupan memang berbeda-beda dan banyak macamnya.
Namun, terdapat beberapa tanda yang sering muncul saat seseorang mengalami kesurupan, yaitu sebagai berikut:
• Perubahan Perilaku: Orang yang terkena kesurupan seringkali mengalami perubahan drastis dalam perilaku. Mereka bisa menjadi sangat agresif, bingung, atau melakukan tindakan yang tidak normal atau tidak seperti biasanya.
• Hilang Kesadaran: Kesurupan seringkali disertai dengan hilangnya kesadaran atau kesadaran yang buram. Orang yang kesurupan mungkin tidak ingat atau tidak sadar terhadap tindakan mereka selama mengalami kesurupan.
• Berbicara dalam Bahasa Asing: Dalam beberapa kasus, individu yang terkena kesurupan dapat berbicara dalam bahasa yang tidak mereka kuasai atau bahasa yang tidak mereka kenal.
• Gerakan Tubuh yang Tidak Terkendali: Kesurupan seringkali disertai dengan gerakan tubuh yang tidak terkendali, seperti gemetar, meronta, atau kejang-kejang.
• Reaksi terhadap Benda-benda Suci: Orang yang mengalami kesurupan mungkin merasakan ketidaknyamanan atau bahkan ketakutan terhadap benda-benda suci seperti Al-Quran, salib, atau simbol-simbol agama lainnya.
• Pembicaraan dengan Suara Aneh: Dalam beberapa kasus, orang yang kesurupan dapat berbicara dengan suara yang berbeda atau mengaku berbicara atas nama entitas gaib.
Advertisement
• Sensasi Panas atau Dingin: Beberapa orang yang mengalami kesurupan sering merasakan sensasi panas atau dingin yang intens dalam tubuhnya.
• Mual dan Muntah: Mual dan muntah juga bisa menjadi gejala kesurupan.
• Pembengkakan Tubuh: Pada beberapa kasus, individu yang terkena kesurupan dapat mengalami pembengkakan pada bagian tubuh tertentu.
Advertisement
Setelah mengetahui gejala, berikutnya akan dijelaskan bagaimana cara mengobati orang kesurupan dalam Islam.
Seperti disebutkan, Islam telah memberikan berbagai macam doa yang bisa digunakan untuk membantu mengatasi gangguan setan, termasuk ketika seseorang kesurupan. Berikut berbagai bacaan doa yang bisa dipraktikkan:
Aûdzu biwajhillâhil karîm, wabikalimâtillâhit-tâmmâtil-latî lâ yujâwizuhunnâ barrun wa fâjirun, min syarri mâ yanzilu minas-samâ’i, wa min syarri ma ya‘ruju fîhâ, wa min syarri mâ dzara’a fil-ardhi, wamin syarri ma yakhruju minhâ, wa min syarri fitanil-laili wan-nahâri, wamin syarri thawâriqil-laili, wamin syarri kulli thârinin illâ thâriqan yathruqu bi khairin, yâ rahmân.
Artinya: Aku berlindung dengan dzat Allah yang maha mulia, dengan kalimat-kalimat-Nya yang sempurna, yang tidak ada orang baik dan juga orang durhaka yang melampuainya, dari keburukan yang turun dari langit dan keburukan apa pun yang naik ke langit; dari keburukan apa saja yang masuk ke bumi dan keburukan apa saja yang keluar dari bumi; dari keburukan fitnah-fitnah siang dan malam; dari keburukan petaka-petaka malam; dari keburukan setiap petaka yang datang, kecuali petaka yang datang membawa kebaikan, wahai Zat yang maha penyayang.
Advertisement
Allohumma adkhilma fi suri sulaimana wa mulki sulaimana minal masyriqi ilal maghrib bi dzatihi wa shifatihi wa af’alihi wa quwwatihi. Ya robba jibrila wa mikaila wa isrofila wa’azroila. Wa mulku sulaimana minal masyriqi ilal maghribi jinnan wa insan wa rihan wa ghomama, tasliman katsiron. Wasubhanahu wa ta’ala jalla jalaluhu wa kamaluhu ‘aliman.Ya iblisu.. (3x) wasy_syayathinu sakinan fizhulumati. Robbana taqobbal minna du’a a sulaimana, wa shollallohu ‘ala sulaimana wa ‘ala sairil anbiyai birohmatika ya arhamar rohimin.
"Ya Allah, masukkan kami dalam kawalan lingkungan Nabi Sulaiman, dan Nabi Sulaiman telah memiliki daripada timur dan barat dengan kebolehan anugerah Allah, sifat, perbuatan-perbuatan dan juga kekuatannya. Selamat sejahterakanlah kami wahai Tuhan Jibrail, Mikail, Israfil dan Izrail. Telah menguasai Nabi Sulaiman dari timur dan barat, jin, manusia, angin dan awan beserta keselamatan yang banyak. Maha Suci Allah SWT yang Maha Mulia, kemuliaaan dan kesempurnaanNya. Kethaulan oleh kamu wahai iblis, wahai iblis, wahai iblis. Setan-setan tinggal dalam kegelapaan. Waha Tuhan kami, terimalah dari pada kami doa Nabi Sulaiman dan semoga rahmat Allah atas Nabi Sulaiman juga para nabi dengan rahmatMu Ya Allah yang Maha Pengasih dari semua yang mengasihi."
“Alloohu laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyuum, laa ta’khudzuhuu sinatuw walaa naum. Lahuu maa fissamaawaati wa maa fil ardli man dzal ladzii yasyfa’u ‘indahuu illaa biidznih, ya’lamu maa baina aidiihim wamaa kholfahum wa laa yuhiithuuna bisyai’im min ‘ilmihii illaa bimaa syaa’ wasi’a kursiyyuhus samaawaati wal ardlo walaa ya’uuduhuu hifdhuhumaa wahuwal ‘aliyyul ‘adhiim.”
Advertisement
“Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.”
Advertisement
Setelah mengetahui cara mengobati orang kesurupan dengan doa, terakhir akan dijelaskan cara mencegah kesurupan dalam Islam.
. Umat muslim dianjurkan untuk beribadah dan mendekatkan diri pada Allah untuk mendapatkan perlindungan.
Di mana hanya Allah satu-satunya Tuhan yang memberikan perlindungan terbaik bagi hamba-Nya. Berikut hal-hal yang bisa dilakukan untuk memohon perlindungan agar terhindar dari kesurupan:
• Menjaga Iman dan Amal Saleh: Menjaga keimanan dan berperilaku baik adalah langkah utama dalam mencegah pengaruh setan. Berusaha untuk selalu beribadah, melakukan perbuatan baik, dan menjauhi perbuatan dosa adalah cara untuk menjaga diri dari godaan syaitan. Serta memahami ayat-ayatnya dapat membantu melindungi diri dari setan. Banyak orang Muslim juga melakukan ruqyah (pengobatan spiritual) dengan menggunakan ayat-ayat Al-Quran untuk perlindungan.
• Berdoa: Berdoa adalah cara penting untuk meminta perlindungan Allah dari pengaruh syaitan. Doa seperti Ayat Kursi, Surah Al Ikhlas, Al-Falaq, dan Surah An-Nas adalah doa-doa khusus yang dapat membantu dalam perlindungan diri dari kesurupan.
• Melakukan Dzikir: Mengingat Allah (dzikir) secara teratur juga membantu menjaga koneksi spiritual dan memberikan perlindungan dari syaitan. Banyak dzikir yang dianjurkan dalam Islam.
Advertisement
• Jauhi Aktivitas Terlarang: Hindari aktivitas yang diharamkan dalam Islam, seperti konsumsi alkohol, perjudian, zina, atau praktik-praktik sihir. Aktivitas-aktivitas ini dapat membuka pintu bagi syaitan untuk mengganggu.
• Menghindari Perdukunan dan Praktik Sihir: Melibatkan diri dalam praktik-praktik sihir atau dukun adalah hal yang dilarang dalam Islam. Ini adalah cara yang sering digunakan oleh setan untuk mengganggu dan merusak kehidupan seseorang.
• Pantau Gaya Hidup dan Kesehatan Mental: Beberapa kasus kesurupan dapat memiliki penyebab medis atau psikologis. Penting untuk menjaga kesehatan fisik dan mental dan mencari bantuan profesional jika diperlukan.