Viral Rusuh di Jalan Raya Jogja Setelah Buka Puasa, Ini Fakta di Baliknya

Akhir-akhir ini kasus kekerasan makin sering saja terjadi di Jogja dan menjadi viral. Tak hanya klitih, kenakalan remaja seperti main petasan, perang sarung, balap liar, terjadi di berbagai wilayah. Seperti yang terjadi di Jalan Raya Jogja baru-baru ini.

Shani Ramadhan Rasyid
Oleh Shani Ramadhan Rasyid - Reporter
Viral Rusuh di Jalan Raya Jogja Setelah Buka Puasa, Ini Fakta di Baliknya
Geger tawuran setelah bukber di Jogja. ©Instagram/@merapi_uncover

Akhir-akhir ini kasus kekerasan makin sering saja terjadi di Jogja dan menjadi viral. Tak hanya klitih, kenakalan remaja seperti main petasan, perang sarung, balap liar, terjadi di berbagai wilayah.

Tak hanya pada jam-jam sepi, kasus-kasus ini sudah tidak mengenal waktu lagi.
Kasus terakhir terjadi di Bantul. Dalam sebuah video viral yang diunggah akun Instagram @merapi_uncover pada Jumat (14/4), tampak para pemuda sedang terlibat insiden di jalan raya.

Dalam video tersebut, terlihat para pemuda itu awalnya mengendarai motor bersama-sama.

Tapi entah apa penyebabnya beberapa di antara mereka turun dari motor lalu berusaha menyerang rombongan pengemudi motor yang lewat dari arah yang berlawanan. Kejadian inipun membuat geger para pengguna jalan lainnya.

Wayah e buka kok malah do geger. Lokasi di wilayah Yogyakarta. Ada yang tahu info detailnya. Dalam video terlihat ada motor yang sempat jatuh dihadang beberapa pengendara sepeda motor sampai berhenti,” tulis @merapi_uncover.

Dalam kolom komentar, akun resmi Polres Bantul menjelaskan bahwa insiden itu terjadi pada Kamis (13/5) malam di persimpangan lampu merah Ketandan.

Diketahui insiden itu disebabkan oleh selisih paham dari dua kelompok remaja yang baru saja pulang dari buka puasa bersama.

Berdasarkan keterangan remaja yang diamankan, keributan itu disebabkan oleh ada salah satu kelompok yang berjalan dari utara sambil menyalakan kembang api.

Terkait dengan kasus ini, polisi mengamankan sebanyak 9 remaja. Mereka diamankan ke Polsek Banguntapan. Pengamanan itu dilakukan polisi tidak lama setelah insiden terjadi.

Dengan kata lain saat video muncul ke media sosial dan tersebar luas, polisi telah mengamankan para remaja yang dianggap sebagai penyebab terjadinya geger tersebut.

Terima kasih atas dukungan kepada kami untuk tetap menjaga Kamtibmas di Wilayah DIY,” tulis @merapi_uncover.

Rekomendasi