Kampung Sodong berada di wilayah Desa Kemawi, Kecamatan Somagede, Kabupaten Banyumas. Kampung ini cukup terpencil karena lokasinya berada di balik lembah.
Tak hanya lokasinya terpencil, keunikan lain dari kampung ini adalah para penghuninya yang kebanyakan lansia. Untuk menuju ke sana, pengunjung harus melewati jalan yang sangat ekstrem.
Lantas seperti apa kehidupan warga di Kampung Sodong? Berikut selengkapnya:
Advertisement
Perjalanan ke Kampung Sodong
Jalan menuju Kampung Sodong terbilang ekstrem. Walau jalannya sudah dicor semen, namun bagian pinggirnya masih ditumbuhi lumut. Hal ini membuat jalanan menjadi licin. Saat mendekati permukiman penduduk, jalan yang dilalui berubah menjadi tanah bebatuan. Saat hujan, jalan itu berubah menjadi licin.
Sementara itu, terdapat sebuah jembatan yang digunakan untuk melintasi sungai kecil. Jembatan itu terbuat dari kayu seadanya. Kayu tersebut mudah lapuk saat terkena air dan udara dingin. Kontur jalan menuju Kampung Sodong ini cenderung menurun.
Advertisement
Kampung Para Lansia
Secara keseluruhan, permukiman di Kampung Sodong hanya terdiri dari 11 rumah. Masing-masing rumah memiliki jarak yang saling berjauhan.
Dilansir dari Liputan6.com, warga Kampung Sodong kebanyakan merupakan lansia dan paruh baya. Mereka mayoritas bermata pencaharian sebagai petani. Sementara para remajanya memilih merantau ke kota-kota besar.
Advertisement
Kondisi Rumah di Kampung Sodong
Rumah-rumah di Kampung Sodong terbuat dari dinding semen. Selain itu ada pula yang terbuat dari papan atau anyaman bambu. Sedangkan lantainya masih menggunakan tanah.
Walau begitu, ada beberapa rumah yang mulai meninggalkan desain tradisional. Lantai rumah telah menggunakan keramik yang dipoles rapi menggunakan cat. Karena letaknya tersembunyi, sinyal internet sangat sulit didapatkan di kampung ini.
Sementara itu untuk sumber pencahayaan, rumah-rumah di Kampung Sodong mendapatkan bantuan listrik dari desa.