Thomas Alva Edison adalah seorang ilmuwan besar yang sangat populer di dunia. Salah satu karyanya yang memberi kontribusi besar bagi dunia ialah penemuan lampu pijar. Di mana hasil penemuannya tersebut, hingga kini masih bisa kita rasakan.
Ilmuwan yang lahir di Ohio, Amerika Serikat 11 Februari 1847 ini sejak kecil sudah dikenal memiliki rasa ingin tahu yang besar dan selalu ingin mencoba. Bahkan sebelum mencapai usia sekolah, Thomas kecil diketahui pernah membedah hewan-hewan karena didorong rasa ingin tahunya yang besar. Tak heran, jika ilmuwan penemu lampu pijar ini dikenal ulet, pekerja keras dan pantang menyerah.
Tidak hanya dikenal sebagai penemu lampu pijar, Edison juga seorang yang mematenkan radio. Tepat hari ini, 29 Desember pada tahun 1891 silam, Edison mematenkan radio yang sekarang masih bisa kita nikmati. Berikut sejarah singkat tentang Thomas Alva Edison saat mematenkan radio yang merdeka.com lansir dari Britannica.com dan sumber lainnya:
Advertisement
Thomas Alva Edison merupakan bungsu dari tujuh bersaudara, anak pasangan Samuel Ogden Edison Jr dan Nancy Matthews Elliot. Edison kecil hanya mengenyam pendidikan selama beberapa pekan sebelum ibunya memutuskan untuk mengajarinya sendiri.
Sejak kecil, Edison dianggap oleh gurunya sebagai murid yang tidak pintar, tidak berbakat, dan tertinggal. Meski begitu, di usianya yang ke-11 tahun, Edison menunjukkan rasa ingin tahu yang begitu besar. Untuk itu, ia sangat gemar membaca berbagai macam buku.
Pada usia 12 tahun, Edison meminta izin kepada orangtuanya untuk menjual koran di jalur kereta Port Huron menuju Detroit. Edison muda menjadi operator telegraf setelah berhasil menyelamatkan anak kecil bernama MacKenzie karena terjebak di rel kereta.
Kemudian pada tahun 1868, Edison menemukan sistem interkom elektrik yang kemudian didaftarkan untuk mendapat hak paten pertamanya. Sayang, alat itu tidak laku dijual. Dari sini Thomas pun belajar untuk membuat penemuan komersial.
Edison terus mengembangkan stock ticker dan menghasilkan US$40.000. Uang ini lalu digunakan untuk membangun perusahaan dan laboratorium di Menlo Park, New Jersey. Di sinilah sumber berbagai penemuan Thomas dilahirkan, termasuk phonograph di tahun 1877.
Advertisement
Tepat pada 29 Desember 1891, Edison mematenkan radio sebagai temuannya. Selain itu, ilmuwan ini juga menerapkan sistem produksi massal radio. Penemuan radio ini awalnya ditemukan setelah diketahui adanya gelombang radio.
Adapun orang pertama yang menerima dan mengirimkan gelombang radio adalah David E Hughes pada 1878. Dia mendemonstrasikan penemuannya ini kepada Royal Society pada 1880, tapi hanya dibilang sekedar induksi.
Kemudian pada 1886 dan 1888, Heinrich Rudolf Hertz pertama kali membuktikan teori Mazwell melalui eksperimen. Dia memperagakan bahwa radiasi radio memiliki seluruh properti gelombang dan menemukan bahwa persamaan elektromagnetik dapat diformulasikan ke persamaan turunan partial disebut persamaan gelombang.
Maka dari itu, Edison bukan satu-satunya orang yang murni menemukan radio. Namun, berkat dipatenkan radio ini, industri radio bisa berkembang dan semakin maju.
Salah satu awal penggunaan radio terjadi saat Angkatan Laut Jepang memata-matai armada Rusia pada saat Perang Tsushima di 1901. Penggunaannya yang paling dikenang adalah pada saat tenggelamnya RMS Titanci pada 1912, termasuk komunikasi antara operator di kapal yang tenggelam dan kapal terdekat.
Sejak saat itu, radio terus berkembang pesat di beberapa negara, seperti Inggris, Prancis, Uni Soviet, Jepang, dan RRC. Selain mengalami perkembangan, radio juga memasuki tahap penyempurnaan. Sampai saat ini, radio masih menjadi media massa yang bisa diandalkan.
Advertisement
Thomas Alva Edison telah berjasa besar bagi masyarakat dunia. Tidak hanya mematenkan radio saja, tetapi dia juga dikenal sebagai penemu lampu pijar.
Setidaknya ada sekitar 6.000 bahan yang dihabiskan, sebelum akhirnya menemukan lampu pijar listrik pertama yang mampu menyala 40 jam pada 21 Oktober 1879. Bukan cuma itu, Thomas juga menemukan proyektor untuk film-film kecil.
Tahun 1882, untuk pertama kalinya Thomas memasang lampu listrik di jalan dan rumah-rumah sejauh satu kilometer di New York. Dunia menjadi lebih terang berkat Thomas.
Setidaknya ada 1.093 hak paten atas namanya. Ia juga dikenal sebagai orang yang berjasa di bidang pertahanan pemerintahan Amerika setelah meneliti berbagai hal seperti mendeteksi pesawat terbang, menghancurkan periskop dengan senjata mesin, mendeteksi kapal selam, menghentikan torpedo dengan jaring, menaikkan kekuatan torpedo, kapal kamuflase, dan banyak lainnya.