Bacaan Sholat Wajib Latin Lengkap dengan Niatnya, Perlu Diketahui

Anda bisa menyimak bacaan latin untuk mengoreksi sekaligus memastikan bacaan yang dilafalkan sehari-hari. Selain mengetahui beberapa bacaan sholat wajib dan gerakannya, Anda juga perlu mengetahui bagaimana cara berwudhu dan masing-masing bacaan niat sholat dengan baik dan benar.

Ayu Isti Prabandari
Oleh Ayu Isti Prabandari - Reporter
Bacaan Sholat Wajib Latin Lengkap dengan Niatnya, Perlu Diketahui
ilustrasi sholat. ©2020 Merdeka.com

Seperti diketahui, dalam agama Islam sholat merupakan perintah wajib dari Allah yang harus dilaksanakan oleh seluruh umat muslim. Di mana, setiap umat muslim harus menunaikan sholat fardu atau sholat wajib dari waktu pagi hingga petang hari sebanyak 5 kali. Masing-masing sholat ini dilaksanakan pada waktu yang sudah ditentukan, yaitu waktu subuh, zuhur, ashar, maghrib, dan isya.

Dalam pelaksanaan sholat wajib, terdapat beberapa gerakan yang harus dilakukan. Masing-masing gerakan dalam sholat ini mempunyai lafal bacaan doa yang berbeda-beda. Sehingga gerakan dan lafal bacaan dalam sholat harus dilakukan dengan benar dan tepat.

BACA JUGA : Tata cara niat sholat 5 waktu arab latin dengan artinya

Sebagai pengetahuan dasar, seluruh umat muslim harus mengetahui bagaimana bacaan sholat wajib yang benar sesuai dengan gerakannya. Meskipun sudah mempraktikkan sholat sehari-hari, tidak ada salahnya untuk mengoreksi bacaan sholat wajib agar semakin sempurna.

Untuk mempermudah, Anda bisa menyimak bacaan latin untuk mengoreksi sekaligus memastikan bacaan yang dilafalkan sehari-hari. Selain mengetahui beberapa bacaan sholat wajib dan gerakannya, Anda juga perlu mengetahui bagaimana cara berwudhu dan masing-masing bacaan niat sholat dengan baik dan benar.

Dilansir dari beragam sumber, berikut kami merangkum beberapa bacaan sholat fardhu lengkap dengan gerakan dan lafal niatnya yang perlu diketahui.

BACA JUGA: Niat bacaan Arab dan latin, Tata Cara Sholat 5 Waktu

Tata Cara Wudhu

Sebelum mengetahui bacaan sholat wajib latin, perlu diketahui bagaimana cara berwudhu dengan baik dan benar. Dalam hal ini, wudhu merupakan salah satu rukun yang perlu dilakukan sebelum menunaikan ibadah sholat, baik sholat wajib maupun sunah.

Bukan sekadar membasuh anggota badan dengan air, melainkan dilakukan dengan niat yang tulus sepenuh hati untuk mensucikan diri dari hadast. Oleh karena itu, wudhu perlu dilakukan dengan urutan dan tata cara yang benar. Ini dimulai dari membaca niat, membasuh wajah, kedua tangan, kepala, hingga mata kaki.

Berikut niat dan tata cara wudhu dengan baik yang perlu diperhatikan:

1. Membaca basmalah.

2. Membasuh kedua tangan.

3. Berkumur sebanyak 3 kali.

4. Menghirup air ke dalam hidung sebanyak 3 kali.

5. Membaca niat wudhu sebelum membasuh wajah. Berikut beberapa jenis bacaan niatnya:

  • Nawaytu raf‘al hadatsi lillāhi ta’ālā.
  • Nawaytu fardhal wudhū’i lillāhi ta’ālā.
  • Nawaytul wudhū’a lillāhi ta’ālā.
  • Nawaytut thahārata anil hadatsi lillāhi ta’ālā.

6. Membasuh wajah 3 kali.

7. Membasuh tangan hingga siku sebanyak 3 kali.

8. Mengusap sebagian kulit kepala 3 kali.

9. Menyapu seluruh bagian kepala.

10. Membasuh kedua telinga sebanyak 3 kali.

11. Membasuh kedua kaki hingga mata kaki sebanyak 3 kali.

12. Menengadahkan tangan dan berdiri menghadap kiblat.

13. Membaca doa setelah wudhu:

Asyhadu al lâ ilâha illaLlâh wahdahu lâ syarîka lah, wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhu wa rasûluhu. Allahumma ij’alni minat tawwâbîna waj’alni minal mutathahhirîn. Subhânaka Allâhumma wa bihamdika asyhadu al lâ ilâha illa Anta astaghfiruka wa atûbu ilaik. Wa shallaLlâhu ‘ala sayyidina Muhammad wa 'âli Muhammad.

Artinya: “Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah, dan tiada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa sesungguhnya Nabi Muhammad adalah hamba dan utusan Allah. Ya Allah, jadikanlah aku sebagian dari orang-orang yang bertaubat, dan jadikanlah aku sebagian dari orang yang suci. Maha suci engkau Ya Allah, dan dengan memuji-Mu. Aku bersaksi tiada Tuhan selain Engkau, aku meminta ampunan pada-Mu, dan bertaubat pada-Mu. Semoga berkah rahmat Allah senantiasa terlimpahkan pada nabi Muhammad dan keluarganya.”

Bacaan Niat Sholat Wajib

Sebelum mengetahui bacaan sholat wajib, penting juga untuk mengetahui masing-masing lafal niat sholat wajib dengan benar. Seperti diketahui, niat merupakan salah satu rukun yang wajib dilakukan ketika menunaikan sholat.

Dalam hal ini, bacaan niat masing-masing sholat fardhu berbeda. Berikut beberapa bacaan sholat wajib sesuai niat, yang perlu diketahui:

  • Niat sholat subuh

Ushallii fardash-Shubhi rak’ataini mustaqbilal qiblati (adaaan) [makmuuman/imaaman] lillaahi ta’aalaa.

Artinya: Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Shubuh sebanyak dua rakaat dengan menghadap kiblat, (Sebagai) [makmum/ imam], karena Allah Ta’ala.

  • Niat sholat dzuhur

Ushallii fardhazh-Zhuhri arba’a raka’aatin mustaqbilal qiblati (adaaan) [makmuuman/imaaman] lilaahi ta’aalaa.

Artinya: Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Dzuhur sebanyak empat raka’at dengan menghadap kiblat, (Sebagai) [makmum/imam], karena Allah Ta’ala.

  • Niat sholat ashar

Ushallii fardhal ‘Ashri arba’a raka’aatin mustaqbilal qiblati (adaaan) [makmuuman/imaaman] lilaahi ta’aalaa.

Artinya: Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Ashar sebanyak empat rakaat dengan menghadap kiblat, (Sebagai) [makmum/imam], karena Allah Ta’ala.

  • Niat sholat maghrib

Ushallii fardhal Maghribi tsalaatsa raka’aatin mustaqbilal qiblati (adaaan) [makmuuman/imaaman] lilaahi ta’aalaa.

Artinya: Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Maghrib sebanyak tiga rakaat dengan menghadap kiblat, (sebagai) [makmum/imam] karena Allah Ta’ala.

  • Niat sholat isya

Ushallii fardhal Isyaa’i arba’a raka’aatin mustaqbilal qiblati (adaaan) [makmuuman/imaaman] lilaahi ta’aalaa.

Artinya: Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Isya’ sebanyak empat rakaat dengan menghadap kiblat, (sebagai) [makmum/imam] karena Allah Ta’ala.

Bacaan Sholat Wajib Latin

  • Takbiratul Ihram

Bacaan sholat wajib yang pertama dilakukan saat gerakan takbiratul ihram. Gerakan takbiratul ihram adalah gerakan berdiri tegak menghadap kiblat kemudian diikuti dengan mengangkat kedua tangan sambil membaca takbiratul ihram dan menempatkan kedua tangan sedekap di depan dada. Berikut bacaan takbiratul ihram:

Allahu’akbar

Artinya: “Allah Maha Besar”

  • Doa Iftitah

Bacaan sholat wajib berikutnya adalah doa iftitah. Doa iftitah adalah doa sunnah yang bisa dilafalkan di awal rakaat sholat. Namun jika Anda hanya memiliki waktu yang terbatas untuk menunaikan sholat, doa iftitah dianjurkan untuk tidak dibaca. Berikut bacaan doa iftitah yang perlu diketahui:

Allaahu Akbaru kabiiraw-walhamdu lillaahi katsiiran, wa subhaanallaahi bukrataw-wa’ashiila.

Artinya: “Allah Maha Besar, Maha Sempurna Kebesaran-Nya. Segala Puji Bagi Allah, Pujian Yang Sebanyak-Banyaknya. Dan Maha Suci Allah Sepanjang Pagi Dan Petang.”

Wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas-samaawaati wal ardha haniifam-muslimaw-wamaa anaa minal musyrikiina. Inna shalaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii lillaahi Rabbil ‘aalamiina. Laa syariikalahu wa bidzaalika umirtu wa anaa minal muslimiin.

Artinya: “Kuhadapkan Wajahku Kepada Zat Yang Telah Menciptakan Langit Dan Bumi Dengan Penuh Ketulusan Dan Kepasrahan Dan Aku Bukanlah Termasuk Orang-Orang Yang Musyrik. Sesungguhnya Sahalatku, Ibadahku, Hidupku Dan Matiku Semuanya Untuk Allah, Penguasa Alam Semesta. Tidak Ada Sekutu Bagi-Nya Dan Dengan Demikianlah Aku Diperintahkan Dan Aku Termasuk Orang-Orang Islam.”

  • Surat Al Fatihah

Bacaan sholat wajib berikutnya adalah Surat Al Fatihah. Surat Al Fatihah dibawa di setiap awal rakaat sholat yang dilakukan. Berikut adalah bacaan latin surat Al Fatihah dan artinya yang perlu diketahui:

Bismillahirrahmaanirrahiim(i)

Artinya: “Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang”

Alhamdu lilla_hi rabbil ‘a_lamin(a). Ar Rahmaanirrahiim(i). Maaliki yaumiddiin(i). Iyyaaka na’budu wa iyyaaka nasta’iin(u). Ihdinash-shirraatal musthaqiim(i). Shiraathal ladziina an’amta ‘alaihim ghairil maghduubi ‘alaihim waladh-dhaalliin(a).

Artinya: Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam, Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang, Pemilik hari pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.

Sesudah surat Al Fatihah, bisa dilanjutkan dengan bacaan ayat dalam Al Quran atau surat pendek dalam Juz amma seperti Al Ikhlas, An Nas, An Nasr dan sebagainya.

  • Bacaan Rukuk

Bacaan sholat wajib berikutnya dilakukan saat gerakan rukuk. Gerakan rukuk dilakukan mengangkat tangan sambil membaca takbiratul ihram lalu melakukan gerakan membungkuk di mana kedua tangan menyentuh dan menggenggam lutut. Berikut bacaan sholat rukuk yang bisa dilafalkan:

Subhaana rabbiyal azhiimi wa bi hamdih (dibaca sebanyak 3 kali)

Artinya: “Maha Suci Tuhanku Yang Maha Agung Dan Dengan Memuji-Nya.”

  • Bacaan Iktidal

Selanjutnya adalah bacaan sholat wajib pada gerakan iktidal. Gerakan iktidal dilakukan dengan mengangkat tangan sambil membaca takbiratul ihram lalu kembali memposisikan tubuh berdiri tegak. Berikut bacaan sholat pada gerakan iktidal yang bisa dilafalkan:

Sami’allahu liman hamidah

Artinya: Allah mendengar orang yang memuji-Nya.

  • Bacaan Sujud

Berikutnya adalah bacaan sholat wajib yang dilakukan saat gerakan sujud. Gerakan sujud dilakukan dengan membaca tahbiratul ihram terlebih dahulu kemudian melakukan gerakan sujud dengan telapak tangan, dahi, hidung, dan kedua ujung jari kaki menyentuh lantai. Berikut bacaan sholat sujud yang perlu diketahui:

Subhaana rabbiyal a’la wa bi hamdihi. (Dibaca sebanyak 3 kali)

Artinya: “Maha Suci Tuhanku Yang Maha Tinggi, dan dengan segala puji bagi-Nya.”

  • Bacaan Duduk di antara Dua Sujud

Bacaan sholat wajib berikutnya dibaca pada gerakan duduk di antara dua sujud. Duduk di antara dua sujud dilakukan dengan membaca takbiratul ihram kemudian dilanjukan dengan posisi duduk di mana kedua tangan menempel pada paha dan ujung jari kaki menyentuh lantai. Berikut bacaan sholat yang dilakukan pada gerakan duduk di antara dua sujud:

Rabbighfirlii warhamnii wajburnii warfa’nii warzuqnii wahdinii wa ‘aafinii wa’fu ‘annii.

Artinya: “Ya Allah, ampunilah aku, kasihanilah aku, cukupilah aku, angkatlah derajatku, berikanlah rejeki kepadaku, berikanlah petunjuk kepadaku, berilah kesehatan kepadaku dan ampunilah aku.”

  • Bacaan Tasyahud Awal

Bacaan tasyahud awal dilakukan di pertengahan sholat, biasanya setelah dua rakaat pertama. Bacaan sholat wajib ini dilafalkan saat Anda menunaikan sholat dzuhur, ashar, maghrib, dan isya saja, sholat subuh tidak termasuk karena hanya dilakukan dua rakaat. Berikut bacaan latinnya:

At-tahiyyaatul mubaarakatush shalawaatuth thayyibaatulillaahi. Assalaamu ‘alaika ayyuhan-nabiyyu wa rahmatullaahi wa barakaatuhu. Assalaamu ‘alainaa wa ‘alaa ‘ibaadillaahish-shaalihiina. Asyhadu an laa ilaaha illallaahu wa asyhadu anna Muhammadar Rasuulullaahi.

Artinya: "Segala kehormatan, keberkahan, rahmat dan keselamatan, serta kebaikan hanyalah kepunyaan Allah. Keselamatan, rahmat dan berkah dari Allah semoga tetap tercurah atasmu, wahai Nabi [Muhammad]. Keselamatan, rahmat dan berkah dari Allah semoga juga tercurah atas kami, dan juga atas seluruh hamba Allah yang sholeh. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah."

  • Bacaan Tasyahud Akhir

Bacaan sholat wajib yang terakhir dibaca saat gerakan tasyahud akhir. Sama seperti gerakan lainnya, tasyahud akhir dilakukan dengan membaca takbiratul ihram terlebih dahulu kemudian dilanjutkan dengan posisi duduk tasyahud sebagai gerakan akhir dalam sholat. Berikut bacaan sholat pada tasyahud akhir yang bisa dilafalkan:

At-tahiyyaatul mubaarakatush-shalawaatuth-thayyibaatulillaahi. Assalaamu ‘alaika ayyuhan-nabiyyu wa rahmatullaahi wa barakaatuhu. Assalaamu ‘alainaa wa ‘alaa ‘ibaadillaahish-shaalihiina. Asyhadu an laa ilaaha illallaahu wa asyhadu anna Muhammadar Rasuulullaahi.

Allohumma sholli ‘alaa muhammad, wa ‘alaa aali muhammad, kamaa shollaita ‘alaa aali ibroohim, wa baarik ‘alaa muhammad, wa ‘alaa aali muhammad, kamaa baarokta ‘alaa aali ibraahim, fil ‘aalamiina innaka hamiidummajiid.

Artinya: “Segala kehormatan, keberkahan, rahmat dan keselamatan (shalawat), serta kebaikan hanyalah kepunyaan Allah. Keselamatan, rahmat dan berkah dari Allah semoga tetap tercurah atasmu, wahai Nabi (Muhammad). Keselamatan, rahmat dan berkah dari Allah semoga juga tercurah atas kami, dan juga atas seluruh hamba Allah yang shaleh. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan allah.”

"Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan keselamatan untuk Nabi Muhammad. Dan juga limpahkanlah rahmat dan keselamatan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana telah Engkau limpahkan rahmat dan keselamatan kepada Ibrahim dan kepada keluarga Ibrahim. Limpahkanlah keberkahan kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah melimpahkan keberkahan kepada Ibrahim dan kepada keluarga Ibrahim. Di seluruh alam semesta, sesungguhnya Engkau adalah Maha Terpuji lagi Maha Agung."

Rekomendasi