Cara Mengontrol Emosi saat Hamil, Istirahat Cukup hingga Latihan Meditasi

Cara mengontrol emosi saat hamil ini bisa dilakukan dengan membangun komunikasi yang terbuka pada pasangan, cukupi asupan makanan dengan baik, istirahat cukup, hingga melakukan berbagai strategi manajemen stres, seperti meditasi atau yoga. Anda juga bisa melakukan aktivitas lain yang menenangkan.

Ayu Isti Prabandari
Oleh Ayu Isti Prabandari - Reporter
Cara Mengontrol Emosi saat Hamil, Istirahat Cukup hingga Latihan Meditasi
Ilustrasi Hamil. unsplash ©2020 Merdeka.com

Perubahan mood atau sering dikenal dengan istilah mood swing memang merupakan salah satu gejala yang dialami oleh wanita hamil. Ini tidak lain karena terjadinya perubahan hormon dalam tubuh yang berpengaruh pada berbagai hal, termasuk suasana hati yang gampang berubah.

Misalnya, tanpa alasan yang jelas Anda merasa sedih dan bisa menangis, atau lebih sensitif daripada sebelum hamil. Atau bisa juga mudah marah karena hal-hal kecil yang membuat tidak nyaman. Perlu dipahami bahwa ini merupakan kondisi yang wajar dan umum terjadi pada ibu hamil.

Meskipun begitu, kondisi ini memang cukup mengganggu kehidupan sehari-hari. Anda menjadi tidak dapat bekerja atau beraktivitas dengan nyaman karena mood sering naik turun. Dalam hal ini, terdapat beberapa cara mengontrol emosi saat hamil yang bisa dipraktikkan.

Cara mengontrol emosi saat hamil ini bisa dilakukan dengan membangun komunikasi yang terbuka pada pasangan, cukupi asupan makanan dengan baik, istirahat cukup, hingga melakukan berbagai strategi manajemen stres, seperti meditasi atau yoga. Anda juga bisa melakukan aktivitas lain yang menenangkan.

Beberapa cara ini dapat membantu Anda mengontrol emosi lebih baik selama kehamilan. Dilansir dari laman What to Expect, berikut kami merangkum berbagai cara mengontrol emosi saat hamil yang perlu diketahui.

Penyebab Mood Swing saat Hamil

Sebelum mengetahui berbagai cara mengontrol emosi saat hamil, perlu dipahami terlebih dahulu faktor apa yang menyebabkan mood swing atau perubahan suasana hati selama kehamilan. Seperti disebutkan sebelumnya, perubahan hormon berperan besar dalam kondisi ini.

Selama kehamilan, tubuh meningkatkan produksi estrogen dan progesteron, yang dapat memicu kemurungan serta efek samping lain yang tidak terlalu menyenangkan seperti mual dan kelelahan. Sama halnya seperti perubahan mood yang terjadi saat menjelang menstruasi. Di mana sistem kerja dan kondisi hormon yang terjadi dalam tubuh mempengaruhi suasana hati.

Sehingga perlu dipahami, bahwa kondisi mood swing selama kehamilan memang wajar dan umum terjadi. Meskipun setiap ibu hamil mengalami kondisi yang berbeda-beda. Namun, Anda tak perlu khawatir jika kondisi mood swing bisa diatasi dengan baik sehari-hari.

Cara Mengontrol Emosi saat Hamil

Setelah memahami faktor penyebab, berikutnya terdapat beberapa cara mengontrol emosi saat hamil yang perlu diketahui. Perubahan suasana hati memang tidak terduga dan dapat terjadi kapan saja. Namun bukan berarti Anda menerima keadaan tanpa berusaha mengendalikan emosi.

Berikut beberapa cara mengontrol emosi saat hamil yang bisa Anda praktikkan dalam keseharian:

  • Mood swing adalah wajar. Pahami terlebih dahulu bahwa kondisi ini wajar dan umum terjadi pada sebagian besar ibu hamil. Tidak perlu menyalahkan diri sendiri, cukup terima dan belajar bagaimana cara mengendalikan emosi dengan baik.
  • Bangun komunikasi dengan pasangan. Usahakan untuk membangun komunikasi yang baik dan terbuka dengan pasangan tentang kondisi. Minta pasangan untuk memberikan dukungan selama Anda mengalami kondisi ini.
  • Makan camilan. Konsumsi camilan mungkin bisa membantu Anda meningkatkan suasana hati yang lebih baik. Seperti konsumsi cokelat atau makanan lain yang membantu Anda merasa lebih baik. Namun tetap batasi konsumsi agar tak berlebihan dan menimbulkan masalah kesehatan.
  • Istirahat cukup. Usahakan untuk mencukupi kebutuhan tidur dengan baik setiap hari. Tidur yang cukup dapat membantu menyeimbangkan suasana hati dan mengurangi risiko mood swing.
  • Manajemen stres. Lakukan berbagai teknik manajemen stres yang membantu Anda merasa lebih baik. Seperti latihan napas atau meditasi, yoga, menulis jurnal, mandi, atau hanya sekedar jalan-jalan untuk menenangkan tubuh dan pikiran.
  • Terhubung dengan orang lain. Tetap bangun kehidupan sosial yang baik dengan orang-orang di sekitar, termasuk ibu hamil lainnya agar mendapatkan dukungan yang cukup, dan membuat Anda tidak sendiri.

Kapan harus Berbicara pada Profesional

Setelah mengetahui berbagai cara mengontrol emosi saat hamil, terakhir akan dijelaskan kapan harus atau butuh jasa profesional untuk menangani kondisi ini. Tidak menjadi masalah ketika gangguan mood swing selama kehamilan dapat diatasi baik dengan beberapa cara di atas.

Namun, terdapat kondisi tertentu di mana gangguan perubahan mood ini semakin parah. Seperti ketika merasa cemas hingga muncul tanda-tanda depresi. Berikut berbagai gejala yang perlu diwaspadai, dan saatnya Anda meminta bantuan profesional:

  • Merasa sangat sedih, mudah tersinggung atau marah entah dari mana
  • Merasa gelisah atau sulit berkonsentrasi
  • Merasa takut atau panik
  • Perubahan dalam kebiasaan makan atau tidur
  • Kurangnya minat pada hal-hal yang biasanya dinikmati
  • Merasa sangat cemas menjadi seorang ibu atau mengkhawatirkan bayinya
  • Jantung berdebar-debar, napas cepat atau ketegangan otot
  • Pikiran menakutkan atau mengganggu yang tidak hilang

Jika memiliki salah satu gejala di atas atau tidak merasa seperti diri Anda sendiri, segera beri tahu dokter atau bidan Anda. Mengambil langkah-langkah untuk menjaga kesehatan mental adalah penting dan akan membantu untuk memiliki kehamilan yang lebih menyenangkan.

Cara mengontrol emosi saat hamil, jika Anda memiliki riwayat depresi atau pikiran untuk bunuh diri, pastikan untuk memberi tahu dokter sehingga Anda berdua dapat memantau kesejahteraan emosional dengan cermat dan dengan perawatan profesional tambahan jika diperlukan.

Rekomendasi