Pada dua dekade lalu, Ariel bersama Uki, Andika, Lukman, Reza, Indra membentuk Peterpan. Setelah itu, Peterpan menjadi band besar yang menghasilkan banyak karya.
Album pertama mereka, Taman Langit bisa terjual lebih dari 750 ribu copy dan menerima penghargaan Multi Platinum. Dari masa ke masa, baik Peterpan atau NOAH, karya mereka selalu bisa diterima masyarakat luas.
Pastinya ada rumus tersendiri yang digunakan mereka saat memproduksi lagu. Kemudian menghasilkan lagu yang nyaman di telinga para pendengar.
Advertisement
Baru-baru ini, Ariel membagikan fakta menarik dari proses produksi lagu-lagunya di masa lalu. Hal itu diungkapkannya dalam video yang diunggah di kanal YouTube Venom Audio.
Penyanyi lagu Bintang di Surga itu mengatakan bahwa ia dan tim selalu melakukan riset terlebih dahulu sebelum melakukan rekaman. Ia ingin karya yang dibuatnya bisa didengar oleh seluruh kalangan.
"Sebagai musisi yang memperdengarkan lagu ke orang lain itu musti dicari ke sound untuk semua. Jadi gue mainnya di tengah-tengah aja," ungkap Ariel.
"Jadi kalau kita musisi, kita pengen musik kita didengar. Nggak cuma itu, tapi bisa dinikmati semua kalangan," imbuhnya.
Advertisement
Supaya Ariel mengetahui lagunya bisa dinikmati masyarakat luas adalah dengan cara ia selalu melakukan uji coba lagu di mobil usai proses rekaman. Hal itu dikarenakan, di era awal 2000-an ketika karier Peterpan baru mulai, masyarakat luas lebih sering mendengarkan lagu di mobil pribadi.
"Karena ada yang alat dengarnya bagus, ada juga yang nggak. Karena di tradisinya gue, kalau habis rekaman itu dites di mobil," jelas Ariel.
"Dengerin di speaker mobil. Karena di masa itu, kebanyakan orang menikmati musik di mobil," tambahnya.
Advertisement
Ternyata teknik itu cukup berhasil, selain karena kebiasaan para pendengar musik pada saat itu, Ariel menilai mobil adalah tempat yang tepat untuk mendengarkan lagu. Hal itu dikarenakan di dalam mobil adalah ruangan yang kedap suara, sehingga tidak ada suara lain yang mengganggu.
"Kalau dengerin musik di mobil kan spesifik, kedap suara kan," ucapnya.
"Kalau sekarang, banyak orang dengerin di earphone. Jadi lebih luas lagi," pungkasnya.