Menunaikan puasa merupakan ibadah wajib yang perlu dilakukan oleh setiap umat muslim. Di mana setiap bulan Ramadan, umat muslim harus mengerjakan ibadah puasa selama satu bulan penuh. Kegiatan ini melatih setiap umat muslim untuk menahan lapar, dahaga, dan hawa nafsu untuk mendapatkan kebaikan dari Allah.
Selain ditunaikan di bulan Ramadan sebagai ibadah wajib, puasa juga bisa dikerjakan sebagai amalan sunah. Mulai dari Puasa Senin dan Kamis, Puasa Daud, Puasa Syaban, hingga Puasa Arafah yang dikerjakan pada musim haji. Baik puasa Ramadan atau puasa sunah ini dinilai memiliki keistimewaan tersendiri dibanding ibadah lain.
Dalam hal ini, terdapat beberapa keistimewaan puasa dibanding ibadah lain yang perlu Anda ketahui. Dikatakan, ibadah puasa tidak akan menjerumuskan pada sikap riya' atau pamer. Ibadah puasa juga mampu melumpuhkan godaan setan. Bukan hanya itu, keistimewaan puasa dibanding ibadah lain terletak pada tingkat pahala yang lebih besar.
Tentu saja manfaat keistimewaan ini bisa didapatkan jika ibadah puasa dilakukan dengan niat tulus untuk beribadah kepada Allah. Ibadah yang dilakukan semata-mata hanya untuk mendapat ridho dan keberkahan dari Allah.
Dilansir dari NU Online, berikut kami merangkum beberapa keistimewaan puasa dibanding ibadah lain yang perlu Anda ketahui.
Advertisement
Dalil Keistimewaan Puasa
Sebelum mengetahui beberapa keistimewaan puasa dibanding ibadah lain, perlu dipahami dahulu dalil umum yang menjelaskan hal ini. Penjelasan ini tercantum dalam hadist qudsi yang menyebutkan bahwa:
"Semua amal perbuatan anak Adam -yakni manusia- itu adalah untuknya, melainkan berpuasa, karena sesungguhnya puasa itu adalah untuk-Ku dan Aku yang akan memberikan balasan dengannya.”
Dari hadist tersebut, dapat dipahami bahwa puasa merupakan ibadah dengan kedudukan istimewa di sisi Allah. Di mana Allah akan memberikan balasan langsung dari ibadah puasa yang dilakukan setiap umat muslim untuk-Nya. Hal ini seolah menjadi penegasan bahwa puasa memiliki keunggulan dibanding ibadah lainnya.
Dengan begitu, umat muslim sudah selayaknya menunaikan ibadah puasa wajib dan dianjurkan untuk melakukan ibadah sunah lainnya. Ibadah ini akan memberikan manfaat kebaikan bagi siapa saja yang mengerjakan, baik kebaikan dunia atau akhirat yang akan datang.
Advertisement
Keistimewaan Puasa: Jauh dari Sikap Pamer dan Melumpuhkan Setan
- Tidak Terjerumus dalam Riya
Keistimewaan puasa dibanding ibadah lain yang pertama bahwa puasa tidak bisa terjerumus dalam sifat riya’ atau pamer. Dalam hal ini, dikatakan bahwa puasa adalah ibadah abstrak, yang tidak memiliki gerakan atau sifat fisik, sehingga akan sulit untuk membedakan orang yang sedang berpuasa dan yang tidak.
Berbeda dengan ibadah lain seperti shalat, haji, zakat, dan ibadah lainnya yang berwujud. Sehingga akan jelas terlihat saat orang sedang melakukan ibadah tersebut.
Oleh karena itu, puasa dinilai lebih aman dari risiko sifat riya’ atau pamer. Meskipun begitu, Anda perlu berhati-hati saat berucap untuk menghindari sikap pamer. Ibadah puasa Anda bisa bersifat pamer, ketika Anda sengaja mengatakannya untuk mendapatkan pujian dari orang lain.
- Mampu Melumpuhkan Setan
Keistimewaan puasa dibanding ibadah lain berikutnya dapat melumpuhkan setan. Dikatakan bahwa, puasa adalah ibadah yang ampuh dalam melumpuhkan setan. Di mana saat Anda berpuasa, maka sudah selayaknya menahan diri dari hawa nafsu.
Bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan diri dari berbagai hal buruk yang dapat membatalkan puasa atau mengurangi hikmah puasa. Seperti berbohong, menggunjing, atau melakukan berbagai perbuatan maksiat lainnya.
Dalam hal ini, Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya setan itu menyusup dalam aliran darah anak Adam, maka persempitlah jalan masuknya dengan lapar (puasa).”
Advertisement
Keistimewaan Puasa: Pahala Lebih Besar dan Dapat Melihat Allah
- Pahala Lebih Besar
Keistimewaan puasa dibanding ibadah lain juga terletak pada tingkat pahala yang didapatkan. Dalam hal ini, orang yang melakukan ibadah puasa akan mendapatkan pahala lebih besar bahkan berlipat ganda dibanding ibadah lainnya.
Berbeda dengan ibadah lain yang sudah ditentukan besaran pahalanya, mulai dari 10 kali hingga 700 kali. Ini tidak berlaku pada ibadah puasa, di mana hanya Allah yang tahu dan berkuasa dalam memberikan pahala orang yang berkuasa. Ini pun dijelaskan dalam sebuah hadist, yang berbunyi:
“Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), ‘Kecuali amalan puasa. Amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya.”
- Pahala dapat Melihat Allah
Keistimewaan puasa dibanding ibadah lain yang terakhir yaitu pahala yang didapat bisa memperoleh kesempatan untuk melihat Allah. Dijelaskan bahwa pahala orang yang berpuasa akan mendapatkan balasan langsung dari Allah, yaitu kesempatan untuk bersua atau bertemu dengan Allah di akhirat nanti.
Di mana Anda bisa melihat dengan jelas wujud dari Allah, tanpa penghalang apa pun. Dengan begitu, dapat dikatakan bahwa tingkat pahal seorang berpuasa tergolong tinggi, karena akan mendapatkan nikmat untuk bertemu dengan Allah, jauh lebih nikmat dibanding mendapat surga seisinya.