7 Keseruan Bupati Jepara di Karimun Jawa, dari 'Nanggap' Wayang hingga Main di Pantai

Pada Jumat (11/3) Bupati Jepara Dian Kristiandi mengunjungi Kepulauan Karimunjawa. Di sana, ia menghadiri berbagai kegiatan dengan segala keseruannya. Ini potret-potretnya yang ia bagikan melalui Instagram pribadinya.

Shani Ramadhan Rasyid
Oleh Shani Ramadhan Rasyid - Reporter
7 Keseruan Bupati Jepara di Karimun Jawa, dari 'Nanggap' Wayang hingga Main di Pantai
Keseruan Bupati Jepara di Karimun Jawa. ©Instagram/@masandijepara

Pada Jumat (11/3) Bupati Jepara, Dian Kristiandi mengunjungi Kepulauan Karimunjawa. Setibanya di wilayah yang menjadi bagian Kabupaten Jepara itu, pria yang akrab disapa Andi itu langsung menghadiri acara pelepasan 85 ekor tukik atau anak penyu di Pulau Parang.

“Ini merupakan upaya konservasi alam agar penyu tidak punah. Kami berharap penyu tidak hanya jadi cerita kelak, tapi anak-anak kita nanti tetap dapat melihat dan terus menjaganya,” kata Andi dalam sambutannya, dikutip dari Jatengprov.go.id.

Tak hanya melepas penyu, Andi juga mengikuti acara-acara lain dalam kunjungannya di wilayah terluar Provinsi Jawa Tengah itu. Apa saja? Berikut selengkapnya:

Nanggap Wayang

Dalam kunjungan itu, Bupati Andi menyertakan rombongan wayang kulit yang ia bawa dari Jawa untuk menggelar pentas di Pulau Parang. Dalam Instagramnya, Andi mengatakan warga di Pulau Parang sudah hampir setengah abad tidak merasakan pentas wayang kulit.

Dalam acara itu, warga terlihat sangat antusias. Pentas wayang sendiri dipertunjukkan oleh dalang Ki Hendro Suryo Kartiko dengan lakon Wahyu Makutarama.

“Pentas wayang ini untuk melunasi janji saya dua tahun lalu saat berkunjung ke Pulau Parang. Jika itu dihitung sebagai nadzar, maka sampun luar nggih,” kata Andi dalam sambutannya di depan warga Pulau Parang.

Urus Sengketa Lahan

Andi juga mengunjungi proyek The Start Up Island yang dibangun PT Levels Hotel Indonesia di Karimun Jawa. Berdasarkan keterangan Ketua RW dan anggota BPD serta petiggi desa setempat, ada sebidang tanah yang tidak sesuai kepemilikan haknya.

Andi mengatakan, saat ini pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jepara masih melakukan pengecekan ulang terhadap dugaan pencaplokan lahan tersebut.

“Ini kita lakukan pengecekan karena sempat ramai di medsos. Jika nanti didapati tidak sesuai maka akan ada tindakan,” kata Andi melalui akun Instagramnya pada Sabtu (12/3).

Menanam Terumbu Karang

Dalam kesempatan itu, Bupati Andi juga melakukan kegiatan transplantasi terumbu karang di Pantai Kemojan, Karimun Jawa. Meski kondisi terumbu karang di Karimun Jawa bagus, kegiatan itu tetap diperlukan untuk menjaga ekosistem terumbu karang di sana.

“Kalau di sawah kita menanam padi, kalau di Karimun Jawa kita diajak nandur karang di laut. Ojo lali kalau ke Karimunjawa melu nandur karang ben karange tetap terjaga dan alamnya tetap indah,” tulis Andi dalam Instagramnya.

Bagi-bagi Sembako

Untuk menyejahterakan masyarakat di Karimun Jawa, Bupati Andi juga mengadakan kegiatan bagi-bagi sembako pada warga Desa Karimun Jawa dan Desa Kemojan. Andi mengatakan, bantuan itu diberikan untuk modal usaha dalam rangka memajukan perekonomian warga.

“Untuk seluruh kecamatan, bantuan yang disalurkan sejumlah 10 ton. Sedangkan zakat produktif yang dikelola Baznas Jepara kami berikan dalam bentuk modal usaha,” kata Andi.

Menanam Mangrove

Dalam kesempatan itu, Bupati Andi juga mengadakan kegiatan menanam pohon mangrove bersama Balai Taman Nasional (BTN) Karimun Jawa. Penanaman mangrove dilakukan di pesisir Pantai Kemojan.

“Bersama BTN Karimun Jawa kami menanam bakau atau mangrove di pantai cemara Desa Kemujan Karimun Jawa. Ada yang tahu apa manfaat bakau atau mangrove?” tulis Andi dalam caption-nya.

Main di Pantai

Setelah mengikuti berbagai kegiatan yang menguras energi dan pikiran, Andi menjernihkan otak dengan bermain di pantai bersama anak-anak PAUD. Dalam kesempatan itu, Andi ikut mencari kerang bersama anak-anak di Desa Kemujan.

“Saya ikut gabung dengan mereka. Ternyata mereka jago golek kerang. Seru lo, golek kerang !!!” tulis Andi.

Miniatur Indonesia

Bagi Andi, Karimun Jawa merupakan miniatur Indonesia. Masyarakatnya terdiri dari berbagai suku seperti Madura, Bugis, Jawa, hingga Batak. Ia bersyukur di tengah perbedaan itu kerukunan masyarakat di sana tetap terjaga.

“Kerukunan dan guyub rukun yang ditunjukkan masyarakat Karimunjawa menjadi modal untuk membangun, terutama di sektor pariwisata,” tulis Andi.

 

Rekomendasi