Pada Rabu (9/3) kemarin, seorang penulis novel, Hilman Hariwijaya tutup usia. Penulis novel legendaris itu meninggal dunia di usia 57 tahun.
Karyanya yang sampai saat ini dikenang banyak orang adalah novel Lupus yang laris manis di pasaran. Mengingat karyanya tersebut, banyak orang terinspirasi dari sosoknya.
Salah satunya adalah Raditya Dika sebagai seorang pengarang novel. Ia mengaku sosok mendiang Hilman Hariwijaya punya peran penting dalam kariernya.
Advertisement
Inspirasi
Tepat di hari berpulangnya Hilman Hariwijaya, Dika mengungkapkan rasa dukanya dan menceritakan sosok mendiang. Hal itu dibagikan melalui unggahan di akun Instagram pribadinya.
Dika mengawali kalimat itu dengan ucapan rasa terima kasih. Karya besar mendiang Hilman Hariwijaya mempunyai andil yang sangat besar dalam awal kariernya.
"Terima kasih atas inspirasi dan cerita2 yg menemani kami semua," ungkap Dika.
"Doa terbaik untuk mas Hilman dan keluarga," tambahnya.
Advertisement
Kenangan
Selanjutnya, penulis novel Kambing Jantan mengenang awal mulanya ia menggemari novel Lupus tersebut. Di masa lalu, ia sering bolak-balik ke toko buku demi mendapatkan informasi tentang novel Lupus keluaran terbaru.
"Kalau bukan karena mas Hilman, mungkin saya tidak akan jadi penulis," kata Dika.
"Masih teringat bagaimana tiap bulan mampir ke toko buku hanya untuk melihat apakah ada buku Lupus terbitan terbaru," kenangnya.
Advertisement
Teknis
Secara teknis, Dika selalu kagum dengan cara mendiang Hilman Hariwijaya bercerita tentang komedi. Hal itu pun disambut baik oleh Dika yang pada saat ia masih SD, dirinya membutuhkan banyak referensi untuk menulis.
"Pas masih SD tuh, aku mikir 'nih kenapa gue ketawa?' Oh gue ketawa karena si Lupus ini membandingkan dirinya antara dua hal yang sangat bertolak belakang dengan menjadikan dirinya obyek tertawaannya dia," ucapnya.
"Berarti kalau gue mau kayak gitu, gue harus menjadikan diri gue sebagai obyek kan, karena komedi butuh obyek," pungkasnya.