Setelah merilis remake lagu Yang Terdalam beberapa waktu lalu, grup band NOAH kembali meluncurkan video musik untuk single lawas Peterpan yang berjudul Bintang di Surga pada awal tahun 2022 ini.
Dalam video klip re-make Yang Terdalam, Noah memercayakan Iqbaal Ramadhan sebagai modelnya. Kali ini Noah menggaet aktor Jefri Nichol dan Anya Geraldine untuk mereka ulang Bintang di Surga.
Jefri Nichol pun punya kesan tersendiri saat sytuing di video klip tersebut. Baru-baru ini, ia berbagi pengalamannya.
Advertisement
Hal itu diungkapkan oleh Jefri Nichol dalam video yang diunggah di kanal Youtube NOAH Official pada beberapa hari yang lalu. Dalam video itu, ia menceritakan sedikit tentang konsep video klipnya.
Tidak sekadar reka ulang adegan dari aslinya, video musik teranyar dari Ariel dkk ini juga mengusung konsep sains fiksi alias sci-fi. Dengan menambahkan kehadiran hologram, drone, hingga robot.
"Syutingnya asyik banget karena konsepnya diubah sedikit sama Mas Upi director-nya," ungkap Jefri Nichol.
"Jadi post-apocalypse-future gitu. Jadi ada di dunia yang polisinya robot gitu lho," tambahnya.
Advertisement
Sedangkan, untuk teknis produksi video klip tersebut menggunakan teknologi XR (Extended Reality). Jefri Nichol mengakui bahwa ia baru pertama kali syuting dengan teknologi tersebut.
"Syutingnya pakai CGI, dan kayak videotron gitu di belakangnya buat background gitu," kata Jefri Nichol
"Keren banget. Gue baru pertama kali syuting kayak gini," imbuhnya.
Advertisement
Meski ia sudah sering berakting di depan kamera, dirinya masih membutuhkan banyak referensi untuk syuting video klip seperti ini.
"Kalau gue harus banget dapet insight dari project ini. gue seneng banget bisa diajak," ucapnya.
"Bintang di Surga salah satu lagu yang ku suka. Mungkin itu sama Walau Habis Terang," pungkasnya.