Aksi kriminalitas rawan terjadi di mana-mana. Akhir-akhir ini, makin banyak oknum yang melakukan aksi kriminal secara membabi buta. Salah satunya terjadi dalam peristiwa pembegalan di Kudus, Jawa Tengah.
Hingga berita ini ditulis, Kepolisian Resor Kudus, Jawa Tengah, masih memburu pelaku pembegalan sadis itu. Diketahui selain mengambil handphone korban, pelaku juga melukai korbannya dengan senjata tajam di kompleks Taman Bumi Wangi di Desa Jekulo.
“Hingga kini kami masih melakukan penyelidikan untuk menangkap pelakunya yang diduga ada empat orang. Sedangkan korban berinisial MIS (23) yang merupakan warga Desa Mejobo, Kecamatan Mejobo, Kudus, masih menjalani perawatan karena terluka,” kata Kasat Reskrim Polres Kudus AKP Agustinus David P dilansir dari ANTARA pada Kamis (6/1).
Lantas bagaimana peristiwa itu terjadi? Berikut selengkapnya:
Advertisement
Dalam sebuah postingan dari akun Instagram @kudusviral pada Kamis siang (6/1), tersiar kabar telah terjadi pembacokan pada Kamis dini hari pukul 02.00 yang menyebabkan tangan korban putus di kompleks Taman Bumi. Namun dalam postingan itu belum diketahui kronologi persis dari peristiwa tersebut.
Saat dikonfirmasi, Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma melalui Kasatreskrim Agustinus David membenarkan informasi ini. Kabar ini menjadi viral di tengah masyarakat Kudus. Mereka merasa resah dan meminta pihak kepolisian menindak tegas pelaku.
Advertisement
AKP Agustinus mengatakan, kejadian itu berawal ketika korban hendak jalan-jalan di kawasan Taman Bumi Wangi di Jalan Kudus-Pati pada Kamis (6/1) pukul 02.00. Kemudian korban didatangi pelaku yang berjumlah empat orang.
Dua orang pelaku yang diduga membawa senjata tajam kemudian memaksa korban menyerahkan kunci kontak sepeda motor dan telepon genggam milik korban. Pelaku juga melukai korban dengan senjata tajam yang mengenai tangan kiri, lengan tangan, dan punggung sebelah kiri.
Advertisement
Mengetahui ada korban yang sudah terluka, para warga yang berada di sekitar lokasi kejadian menolong korban. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Jekulo. Sementara itu korban dilarikan ke RSUD Kudus untuk mendapat penanganan karena mengalami luka tangan kiri hingga putus, lengan tangan kanan robek, dan punggung sebelah kiri robek.
Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp1 juta karena telepon seluler dibawa kabur pelaku. Atas peristiwa ini, AKP Agustinus mengimbau masyarakat untuk waspada dan tidak keluar pada malam hari, terutama pada jam-jam rawan tindak kejahatan.
Kata Saksi Mata
Maslikan, juru parkir Taman Bumi Wangi mengaku mendengar pelaku meminta telepon seluler korban. Namun saat mendatangi tempat kejadian dia sudah melihat korban terluka tangan kirinya telah putus akibat sabetan senjata tajam.
“Korban juga meminta tolong untuk mengamankan sepeda motornya,” kata Maslikan dikutip dari ANTARA.