Berawal dari tahun 70-an dan sampai saat ini karya-karyanya masih dikagumi oleh seluruh kalangan masyarakat. Karena itulah Warkop DKI menjadi legenda komedi Indonesia yang sukses.
Walau banyak kelompok komedian lain di tanah air, Warkop DKI paling menempel di benak masyarakat. Warkop DKI juga sudah melewati banyak perjalanan di industri, baik film maupun sinetron.
Baru-baru ini, Indro menceritakan salah satu keistimewaan film Warkop DKI. Ia juga bercerita mengenai film Warkop DKI yang tak lekang oleh waktu.
Advertisement
Disebut Film Dono
Fakta itu diungkapkan Indro dalam video yang diunggah di kanal Youtube Vindes pada beberapa hari yang lalu. Dalam kesempatannya tersebut, ia mengenang kesuksesan film Warkop DKI.
Salah satu fenomena yang paling diingat Indro adalah masyarakat yang dulu sering menyebut film Warkop DKI dengan sebutan 'Film Dono'. Ternyata itu sampai diselidiki oleh tim Warkop beserta Dono, Kasino dan Indro sendiri.
"Iya, itu sampai kita selidikin. Kalau sekarang nggak ada orang yang manggil gue Dono, dulu orang manggil gue Dono, manggil Kasino Dono," ungkap Indro.
"Sampai kita ngomong ke psikolog segala macem. Nggak ada masalah itu justru kekayaannya film Warkop," imbuhnya.
Advertisement
Suku Kata Mudah
Pemilik nama lengkap Indrodjojo Kusumonegoro ini mengatakan bahwa fenomena itu terjadi karena suku kata 'Dono' yang mudah disebutkan. Selain itu, sebanyak 34 film Warkop DKI juga sudah melekat di hati masyarakat.
"Karena secara gampangnya, Dono itu hanya ada suku kata Do sama No. Kalau Indro itu ada konsonan tiga," kata Indro.
"Berarti sedemikian lekatnya (dengan masyarakat)," tambahnya.
Advertisement
Apresiasi Karya
Melihat fenomena itu, Indro tak mempermasalahkan karena menurutnya orang-orang mempunyai cara tersendiri untuk mengapresiasi film Warkop DKI. Bahkan sampai saat ini, film ini masih ditonton banyak masyarakat tanah air.
"Orang lain punya cara tersendiri untuk mengingat grup ini," ucapnya.
"Makanya orang nyebut film Warkop DKI itu Film Dono, toh film itu. Jadi ya itulah kekayaan kami," pungkasnya.