Jenis-Jenis Kalimat dalam Bahasa Indonesia, Lengkap Beserta Penjelasan dan Contohnya

Kalimat adalah satuan bahasa terkecil yang bisa mengungkapkan pikiran yang utuh. Umumnya, pikiran yang utuh tersebut bisa diekspresikan dalam bentuk tulisan maupun lisan.

Jevi Nugraha
Oleh Jevi Nugraha - Reporter
Jenis-Jenis Kalimat dalam Bahasa Indonesia, Lengkap Beserta Penjelasan dan Contohnya
Ilustrasi membaca. ©2015 Merdeka.com/Lifehack

Kalimat adalah satuan bahasa terkecil yang bisa mengungkapkan pikiran yang utuh. Umumnya, pikiran yang utuh tersebut bisa diekspresikan dalam bentuk tulisan maupun lisan.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kalimat merupakan satuan bahasa yang secara relatif berdiri sendiri, memiliki pola intonasi final dan secara aktual ataupun potensial terdiri atas klausa. Kalimat yang paling sederhana dalam bahasa Indonesia terdiri dari dua unsur, yaitu Subjek (S) dan Predikat (P).

Sementara itu, kalimat memiliki beberapa jenis yang membedakannya satu sama lain. Berikut jenis-jenis kalimat dalam bahasa Indonesia yang merdeka.com rangkum dari Bola.com:

Jenis-Jenis Kalimat Berdasarkan Pengucapannya

Kalimat Langsung

Kalimat langsung adalah kalimat hasil kutipan dari ucapan seseorang tanpa melalui perantara dan tanpa mengubah yang diutarakan. Umumnya, kalimat langsung ditandai dengan penggunaan tanda petik untuk membedakan kalimat kutipan dengan kalimat penjelas. Adapun ciri-ciri kalimat tidak langsung adalah sebagai berikut:

• Kalimat langsung menggunakan tanda petik ("...").

• Kata ganti orang dalam bagian kalimat yang dikutip tetap.

• Intonasi bagian yang dikutip lebih tinggi daripada bagian lainnya.

Contoh:

• Ibu berkata,"Antarkan minuman ini ke ruang tamu"

• "Ayo anak-anak, segera upacara di halaman sekolah," ucap Pak Guru.

Kalimat Tidak Langsung

Berbeda dengan kalimat langsung, kalimat tidak langsung menceritakan kembali isi atau pokok ucapan pernah disampaikan seseorang tanpa perlu mengutip keseluruhan kalimatnya. Adapun ciri-ciri kalimat tidak langsung, yaitu:

• Menggunakan kata tugas

• Tidak menggunakan tanda petik dalam bahasa tulis

• Bagian kutipan berupa kalimat berita

• Intonasi mendatar dan menurun pada bagian kalimat akhir

Contoh:

• Ibu menyuruhku ke dapur untuk masak

• Andi memberi tahu bahwa besok libur sekolah

Jenis-Jenis Kalimat Berdasarkan Jumlah Frasanya

• Kalimat Tunggal

Kalimat tunggal adalah kalimat yang hanya terdiri dari satu klausa, yang terbentuk dari satu pola.

• Kalimat Majemuk

Kalimat majemuk adalah kalimat yang terdiri dari dua atau lebih kalimat tunggal yang saling berhubungan. Berdasarkan kedudukan satu kalimat tunggal dengan yang lain, kalimat majemuk dibedakan menjadi tiga jenis, yakni kalimat majemuk setara, bertingkat, dan campuran.

Jenis-jenis Kalimat Berdasarkan Unsur Kalimat

• Kalimat Lengkap

Kalimat lengkap merupakan kalimat yang minimal terdiri atas sebuah subjek dan sebuah predikat. Kalimat majas dapat dikategorikan sebagai kalimat lengkap.

• Kalimat Tidak Lengkap

Kalimat tidak lengkap adalah kalimat yang tidak sempurna. Kalimat dengan bentuk tidak sempurna biasanya hanya memiliki sebuah subjek saja, sebuah predikat, atau bahkan hanya terdiri atas objek dan keterangan.

Umumnya, kalimat ini digunakan untuk kalimat semboyan, salam, perintah, pertanyaan, ajakan, jawaban, seruan, larangan, sapaan, dan kekaguman.

Jenis-Jenis Kalimat Berdasarkan Pola Subjek – Predikat

• Kalimat Versi

Kalimat versi adalah kalimat yang sesuai dengan susunan pola kalimat dasar pada Bahasa Indonesia (S – P) atau (S – P – O – K) atau (S – P – K ) dan lain sebagainya.

• Kalimat Inversi

Kalimat inversi merupakan kalimat yang memiliki ciri khas adanya predikat yang mendahului kata subjek. Kalimat versi biasanya digunakan untuk menyampaikan penekanan atau menegaskan makna.

Kata pertama yang muncul merupakan kata yang menjadi penentu makna kalimat, sekaligus menjadi kata yang menimbulkan kesan terhadap pembaca maupun pendengarnya.

Rekomendasi