Nama Dikta dikenal luas setelah bergabung menjadi vokalis Yovie & Nuno pada tahun 2007 silam. Pemilik nama lengkap Pradikta Wicaksono ini merupakan sosok penyanyi yang kini tengah menjadi idola generasi milenial.
Bukan hanya bakat dan kariernya yang mencuri perhatian penggemarnya, namun cerita kehidupannya selalu membuat penasaran. Apalagi, cerita itu berkaitan dengan masa lalu Dikta.
Baru-baru ini, Dikta bercerita mengenai masa kecilnya saat menghadapi krisis di tahun 1998 hingga kenakalannya di masa remaja. Berikut selengkapnya.
Advertisement
Pengen Tawuran
Hal itu diungkapkan oleh Ditka dalam video perbincangannya bersama Vincent dan Desta yang diunggah di kanal Youtube VINDES pada Senin (19/7). Dalam kesempatan tersebut, Dikta mengenang masa-masa sekolahnya.
Awalnya, Desta penasaran dengan kenakalan Dikta di masa sekolahnya. Ternyata di masa remajanya, Dikta juga sering terlibat kenakalan-kenakalan yang masih diingatnya sampai sekarang.
"Lu tawuran nggak, Dik?" tanya Desta.
"Gue dulu sempat, jadi gue dulu sekolah gue kan di kompleks di Bekasi. Gue bilang ke bokap gue, 'Pah SMA mau ke Jakarta'. 'Nggak boleh pasti mau tawuran kan," kenang Dikta.
"Gue pengen banget tawuran," tambahnya.
Advertisement
Tahun 1998
Ketika Dikta masih duduk di bangku SMP ia juga sering terlibat keributan dengan beberapa warga di sekitar tempat tinggalnya. Pada saat itu memang kondisi daerah ibu kota sempat ricuh karena krisis politik dan ekonomi tahun 1998.
"Gue tawuran pas kerusuhan, pas 98. Sama warga yang mau nyerang kompleks gue," tutur Dikta.
Advertisement
Tawuran dengan SMA
Lebih lanjut, Dikta masih mengingat ketika ia duduk di bangku SMP dirinya cukup sering terlibat tawuran dengan siswa SMA. Walaupun jarak usia cukup jauh, hal itu tidak membuat Dikta gentar.
"Terus SMP gue itu suka ribut sama SMA. Adalah sama SMA lawan kita dulu," jelas Dikta.
"Pertama kalinya mukul orang pakai stik golf itu di situ," ucapnya.