Andmesh Kamaleng Ceritakan Hobinya Bermain Game, Akunnya Pernah Ditawar Rp1,5 Miliar

Tak hanya gemar bernyanyi, ternyata Andmesh Kamaleng juga mempunyai kegemaran lain. Salah satunya adalah bermain game yang sudah lama menjadi hobinya.

Denny Marhendri
Oleh Denny Marhendri - Reporter
Andmesh Kamaleng Ceritakan Hobinya Bermain Game, Akunnya Pernah Ditawar Rp1,5 Miliar
You Tube - Tonight Show

Andmesh Kamaleng kini telah menjadi salah satu musisi Tanah Air yang begitu diperhitungkan. Pria kelahiran Alor, Nusa Tenggara Timur ini dikenal dengan lagu-lagu hitsnya seperti 'Cinta Luar Biasa' dan 'Hanya Rindu'.

Tak hanya gemar bernyanyi, ternyata Andmesh Kamaleng juga mempunyai kegemaran lain. Salah satunya adalah bermain game yang sudah lama menjadi hobinya.

Baru-baru ini, Andmesh Kamaleng bercerita mengenai hobinya tersebut. Ia juga berbagi kisah mengenai akun game-nya yang pernah ditawar hingga miliaran rupiah. Berikut selengkapnya.

Barang Unik

Hal itu diungkapkan oleh Andmesh Kamaleng kepada Desta dan Vincent Rompies yang diunggah di kanal Youtube Tonight Show Net pada Sabtu (1/5). Dalam kesempatan tersebut, Andmesh bercerita mengenai fakta menarik dari hobinya bermain game.

Penyanyi 24 tahun ini memang sering mengunggah momen-momen saat ia bermain game di sosial media pribadinya. Karena itu, banyak orang yang tertarik dengan akun game-nya.

"Jadi emang akun PUBG-nya Andmesh itu emang udah terkenal gara-gara barang-barangnya itu unik semua," ungkap Andmesh.

Ditawar Rp1,5 Miliar

Bahkan saking uniknya, Ia pernah mendapat pesan dari orang Timur Tengah. Orang tersebut menawar akun game Andmesh Kamaleng senilai miliaran rupiah.

"Sampai ada orang Arab yang nge-DM di Instagram nawar akun PUBG-nya Andmesh itu seharga 1,5 M," tambah Andmesh.

Lebih Mahal

Tanpa pikir panjang, Andmesh ternyata langsung menolak tawaran tersebut. Alasanya, Ia  sudah mengeluarkan lebih banyak uang dan waktu untuk membuat akun tersebut.

"Nggak lah. Orang lebih mahal dari itu. Barang-barangnya itu udah nggak keluar lagi, udah nggak diproduksi ulang lagi," ucap Andmesh Kamaleng.

Rekomendasi