Irfan Sembiring Meninggal Dunia, Ini Potret Aksi Panggung Pendiri Rotor di Masa Lalu

Selain menjadi gitaris, peran Irfan sangatlah penting di band thrash metal tersebut. Dalam sejarah, ia adalah pendiri Rotor setelah ia keluar dari band terdahulunya, Sucker Head.

Denny Marhendri
Oleh Denny Marhendri - Reporter
Irfan Sembiring Meninggal Dunia, Ini Potret Aksi Panggung Pendiri Rotor di Masa Lalu
Instagram - Irvan Sembiring

Kabar duka kembali menyelimuti dunia hiburan Tanah Air. Irfan Sembiring, yang juga dikenal sebagai gitaris band Rotor meninggal dunia pada Selasa (16/2).

Selain menjadi gitaris, peran Irfan sangatlah penting di band thrash metal tersebut. Dalam sejarah, ia adalah pendiri Rotor setelah ia keluar dari band terdahulunya, Sucker Head.

Masih mengenang Rotor, ternyata band tersebut pernah membuka sebuah konser internasional yang diadakan di Indonesia. Penampilan Rotor pada saat itu pun menjadi perhatian penggemar musik metal di Indonesia. Lalu, bagaimana potret aksi Irfan Sembiring di atas panggung pada masa lalu? Ini potretnya:

Pembuka Metallica

Masa sukses Rotor adalah saat mereka berhasil menjadi pembuka Metallica saat bertandang ke Indonesia. Pada tahun 1993, walaupun konser tersebut sempat ricuh, Rotor berhasil menyelesaikan penampilannya.

Delapan Album

Sampai akhir 90an, Rotor telah berhasil merekam empat album studio. Sedangkan, empat album tersebut berada di naungan tiga label rekaman yang berbeda.

Dirilis Ulang

Belum lama ini, debut album Rotor yang berjudul Behind The 8th Ball dirilis ulang. Namun, perilisan tersebut hanya dalam bentuk piringan hitam.

Tak hanya punya ciri khas bermusik, Irfan juga memiliki gaya penampilan unik. Ia sangat identik dengan gaya rambut gondrongnya.

Formasi Awal

Inilah formasi awal mula Rotor terbentuk Irfan Sembiring(gitar, vokal), Seto (gitar), Didik (bass), Bakar (drum). Setelah berjalan Rotor hanya berformat Irfan Sembiring(gitar), Juda Pranyoto (bass), dan Jodie Gondokusumo (vokal).

Namun, sebelum bubar secara resmi Rotor sudah tak menyisakan personil. Juda yang meninggal karena over dosis obat bius, disusul Jodie yang juga meninggal dunia dan terakhir Irfan Semibiring yang dikabarkan telah meninggal, Selasa (16/2).

Rekomendasi