Bagi setiap orang, kebutuhan tidur harian perlu dicukupi dengan baik. Bukan tanpa alasan, kebutuhan tidur dengan kuantitas dan kualitas menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga kesehatan tubuh. Tidak heran, jika orang dengan waktu tidur yang sedikit biasanya mempunyai daya tahan tubuh yang lemah dan mudah terserang penyakit.
Bukan hanya mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan, mendapatkan waktu tidur yang cukup juga bisa mengembalikan energi tubuh secara optimal. Sehingga ketika bangun keesokan harinya, tubuh akan merasa lebih segar dan berenergi penuh untuk menjalani rutinitas keseharian. Selain itu, kebutuhan tidur yang tercukupi dengan baik juga sangat mendukung mood atau suasana hati yang lebih baik.
Meskipun begitu, bagi sebagian mungkin menemui berbagai masalah yang mengganggu waktu dan kualitas tidur. Bahkan tidak sedikit orang yang mengalami insomnia atau tidak bisa tidur. Dalam hal ini, terdapat beberapa penyebab tidak bisa tidur yang sering kali terjadi. Mulai dari kondisi pikiran stres, pola makan yang salah, konsumsi kafein, hingga gangguan kesehatan mental.
Jika Anda sering mengalami masalah ini, perlu memahami dan mengidentifikasi berbagai penyebab tidak bisa tidur yang mungkin terjadi. Dengan mengetahui beberapa penyebab ini, dapat memudahkan Anda untuk melakukan antisipasi atau pencegahan agar kualitas tidur dapat kembali diperbaiki. Dilansir dari Mayoclinic, berikut kami merangkum beberapa penyebab tidak bisa tidur dan berbagai informasi penting lainnya yang perlu Anda ketahui.
Advertisement
Mengenal Insomnia
Sebelum mengetahui beberapa penyebab tidak bisa tidur, perlu dipahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan gangguan insomnia. Insomnia adalah gangguan tidur umum yang membuat seseorang menjadi sulit tidur, sulit untuk tetap tertidur, atau membuat bangun dini hari dan tidak dapat tidur kembali.
Biasanya orang yang mengalami gangguan ini akan merasa sangat lelah saat bangun. Bukan hanya itu, gangguan insomnia juga dapat melemahkan tingkat suasana hati, kesehatan, dan kinerja sehari-hari.
Dalam hal ini, banyak orang dewasa mengalami gangguan insomnia akut atau jangka pendek yang berlangsung selama hitungan hati atau minggu. Kondisi ini biasanya dipengaruhi oleh pikiran stres atau kondisi traumatis tertentu.
Selain itu, sebagian orang juga sering mengalami insomnia kronis atau jangka panjang yang berlangsung jingga sebulan lebih. Kondisi ini bisanya dikaitkan dengan masalah kesehatan tertentu atau efek dari pengobatan.
Advertisement
Gejala Insomnia
Setelah mengetahui kondisi umum insomnia atau gangguan tidak bisa tidur, berikutnya terdapat berbagai gejala yang mungkin muncul pada penderita insomnia. Berikut adalah beberapa gejala insomnia atau gangguan tidak bisa tidur yang mungkin terjadi pada Anda :
- Kesulitan tidur di malam hari
- Bangun di malam hari
- Bangun terlalu pagi
- Tidak merasa cukup istirahat setelah tidur malam
- Kelelahan atau kantuk di siang hari
- Iritabilitas, depresi atau kecemasan
- Kesulitan memperhatikan, fokus pada tugas atau mengingat
- Sering melakukan kesalahan atau kecelakaan
- Kekhawatiran yang terus berlanjut tentang tidur
Advertisement
Penyebab Tidak Bisa Tidur
Setelah mengetahui kondisi umum dan berbagai gejala yang muncul, berikutnya perlu diketahui hal apa saja yang menjadi penyebab tidak bisa tidur. Dalam hal ini, penyebab tidak bisa tidur biasanya banyak mendapatkan pengaruh dari gaya hidup yang tidak sehat.
Mulai dari kebiasaan tidur yang buruk, pola makan yang sehat, hingga kondisi stres. Berikut beberapa penyebab tidak bisa tidur atau insomnia kronis yang sering terjadi :
- Kecemasan. Kecemasan atau kekhawatiran terhadap pekerjaan, sekolah, kesehatan, keuangan atau yang lainnya membuat pikiran terus aktif hingga malam hari. Kondisi ini tentu akan menyebabkan Anda sulit untuk tidur. Bukan hanya itu, peristiwa atau trauma kehidupan seperti kematian, perceraian, atau hilangnya pekerjaan juga bisa membuat pikiran cemas dan sulit tidur.
- Jadwal kerja yang padat. Jadwal kerja yang padat akan merusak riteme sirkadian yang biasanya mengatur jam internal untuk siklus tidur-bangun, metabolisme, dan suhu tubuh. Ritme sirkadian yang terganggu akan menyebabkan seseorang mengalami insomnia tau tidak bisa tidur.
- Kebiasaan tidur yang buruk. Kebiasaan tidur yang buruk ini dapat dilihat dari jadwal tidur yang tidak teratur, tidur siang, aktivitas yang merangsang sebelum tidur, lingkungan tidur yang tidak nyaman, dan menggunakan tempat tidur untuk bekerja, makan atau menonton TV. Komputer, TV, video game, smartphone, atau layar lain sebelum tidur dapat mengganggu siklus tidur Anda.
- Pola makan yang salah. Terlalu banyak mengonsumsi makanan di sore hari dapat membuat perut kembung dan tidak nyaman saat berbaring. Bukan hanya itu, mungkin Anda juga bisa mengalami mulas, aliran balik asam makanan dari perut ke kerongkongan yang menyebabkan sulit tidur.
Selain beberapa penyebab tidak bisa tidur tersebut, terdapat beberapa hal lain yang bisa mempengaruhi gangguan tidur yang sedang dialami, yaitu meliputi :
- Gangguan kecemasan seperti stres, trauma, dan gangguan kesehatan mental lainnya.
- Konsumsi obat antidepresan yang dapat mengganggu tidur. Obat antidepresan ini biasanya mengandung kafein dan stimulant lain yang dapat mengganggu tidur.
- Kondisi kesehatan lain yang dapat mempengaruhi gangguan insomnia, seperti nyeri kronis, kanker, diabetes, penyakit jantung, asma, penyakit gastroesophageal reflux (GERD), tiroid yang terlalu aktif, penyakit Parkinson, dan penyakit Alzheimer.
- Kopi, teh, cola, dan minuman berkafein lainnya adalah stimulan. Meminumnya di sore atau malam hari bisa membuat Anda kesulitan tidur di malam hari. Nikotin dalam produk tembakau merupakan stimulan lain yang dapat mengganggu tidur. Alkohol dapat membantu Anda tertidur, tetapi alkohol mencegah tahap tidur yang lebih dalam dan sering kali menyebabkan bangun di tengah malam.
Advertisement
Cara Mencegah Gangguan Insomnia
Setelah mengetahui beberapa penyebab tidak bisa tidur, Anda juga perlu mengetahui hal apa saja yang bisa dilakukan untuk mencegah kondisi yang semakin parah. Berikut adalah beberapa cara mencegah insomnia atau gangguan tidak bisa tidur yang bisa Anda praktikkan:
- Jaga waktu tidur dan waktu bangun Anda konsisten dari hari ke hari, termasuk akhir pekan.
- Melakukan aktivitas fisik seperti olahraga secara teratur dapat membantu meningkatkan kualitas tidur malam.
- Periksa obat-obatan Anda untuk mengetahui apakah obat-obatan tersebut dapat menyebabkan insomnia.
- Hindari atau batasi tidur siang.
- Hindari atau batasi kafein dan alkohol, dan jangan gunakan nikotin.
- Hindari makan dan minum besar sebelum tidur.
- Buatlah kamar tidur Anda nyaman untuk tidur dan gunakan hanya untuk seks atau tidur.
- Ciptakan ritual sebelum tidur yang menenangkan, seperti mandi air hangat, membaca, atau mendengarkan musik lembut.