Rhoma Irama adalah salah satu musisi Tanah Air yang bisa berkarya hingga lebih dari 50 tahun. Penyanyi yang dijuluki Raja Dangdut ini sudah memulai kariernya di umur belasan tahun.
Pria yang membentuk Soneta Grup pada tahun 1973 ini sudah mengalami berbagai lika-liku di perjalanan kariernya. Bisa dibilang Rhoma dan Soneta Grup adalah arus utama dari hulu sampai hilir arus musik dangdut di Indonesia.
Baru-baru ini, Rhoma Irama mengungkapkan fakta menarik di balik lagu 'Judi' yang sangat terkenal. Selain itu, Rhoma Irama juga menceritakan beberapa fakta mengenai penampilannya selama ini.
Advertisement
Lagu Paling Lama Dibuat
Hal itu disampaikan Rhoma Irama saat menjadi bintang tamu dalam acara Brownis yang diunggah di kanal Youtube Trans TV Official pada Rabu (14/10). Dalam kesempatan tersebut, Rhoma Irama mengungkapkan mengapa lagu 'Judi' adalah karya yang paling lama dibuat.
Ternyata, lagu yang dirilis pada tahun 1987 tersebut terinspirasi dari sebuah acara Porkas (Pekan Olahraga dan Ketangkasan), undian berhadiah, dan fenomena perjudian dalam bidang olahraga. Lalu, lagu yang memakan riset yabg pajang tersebut dirilis dalam album bertajuk 'Nada-nada Rindu'.
"Dulu kan ada yang namanya Porkas. Jadi lamanya itu karena saya melakukan observasi tentang baik buruknya, tentang apa yang dialami masyarakat, jadi lama itu," ungkap pria yang mendapat julukan Raja Dangdut itu.
Advertisement
Cara Menciptakan Lagu
Sudah puluhan tahun berkarier, tentunya lagu yang sudah diciptakan Rhoma Irama berjumlah ratusa. Rhoma juga mengungkapkan bagaimana proses kreatif saat Ia membuat lagu.
Rhoma menuturkan, bahwa tidak semua lagu-lagunya terinspirasi dari fenomena atau kejadian. Ia juga menggunakan cerita orang lain untuk dijadikan sebuah karya dan berimajinasi.
"Jadi tidak semuanya true story, ada adopsi dari peristiwa orang, ada imajinatif saja," tambah Rhoma.
Advertisement
Makna Selendang Rhoma Irama
Penampilan yang identik dengan Rhoma Irama adalah selendang yang diletakkan di atas pundaknya. Ternyata ada maksud tersendiri dari penampilan itu. Rhoma mengaku bahwa sejak tahun 1973, Ia sudah menggunakan selendang itu sebagai ciri khasnya.
"Ya sebetulnya sejak kita deklarasi The Voice of Moslem tahun 1973 itu selendang sebagai identitas saja bahwa we are Moslem," tutur Rhoma Irama.