Pernah 'Ngamen' di Kereta saat Tinggal di Jerman, Ini Cerita Karier Sandhy Sondoro

Baru-baru ini, Sandhy Sondoro mengungkapkan fakta-fakta menarik mengenai kariernya yang jarang diketahui banyak orang.

Denny Marhendri
Oleh Denny Marhendri - Reporter
Pernah 'Ngamen' di Kereta saat Tinggal di Jerman, Ini Cerita Karier Sandhy Sondoro
You Tube - DAD Entertaiment

Sebelum sukses menjadi musisi Tanah Air, Sandhy Sondoro telah lebih dulu menjajal kariernya di Jerman. Bahkan, ayah satu anak itu sudah sempat merilis sebuah album di negara tersebut.

Baru-baru ini, Sandhy Sondoro mengungkapkan fakta-fakta menarik mengenai kariernya yang jarang diketahui banyak orang. Sandhy Sondoro menceritakan bahwa Ia pernah bernyanyi di tempat umum di Jerman.

Tidak hanya itu, Sandhy Sondoro juga membagikan bagaimana Ia menjadi penyanyi yang sukses. Ia mengungkapkan bagaimana Ia menjadi orang yang perhitungan.

Bernyanyi dalam Kereta

Hal itu diungkapkan oleh Sandhy Sondoro dalam video perbincangannya bersama Judika yang diunggah di kanal YouTube DAD Entertaiment pada beberapa hari lalu. Dalam perbincangan tersebut, Sandhy Sondoro menceritakan bagaimana Ia mencari nafkah saat berada di Jerman.

Dirinya mengungkapkan bahwa Ia sering menyanyi di dalam kereta umum. Hal itu dikarenakan banyak orang Indonesia yang kesulitan untuk mencari pekerjaan sampingan di Jerman.

“Di Berlin, kayak MRT gitu, ternyata ada banyak pengamen, gue gabung. Itu kita masuk dalam train dan nyanyi di dalamnya. Orang Indonesia soalnya ribet cari pekerjaan sampingan di sana,” ungkap Sandhy Sondoro.

Hasil Lumayan

Dengan menyanyi di dalam kereta, ternyata penghasilan yang didapatkan Sandhy Sondoro juga tidak sedikit. Ia mengaku bahwa perjam bisa mendapatkan sekitar 25 Euro atau lebih dari Rp. 250.000.

Sedangkan Sandhy Sondoro biasa bernyanyi di dalam kereta dari pagi hari, sehingga biasanya Ia mendapatkan 100 Euro.

“Biasanya per jam bisa 25 Euro. Jadi kalau dari pagi main, gua bisa dapet 100 Euro,” tambah Sandhy Sondoro.

Perhitungan

Tidak hanya membagikan bagaimana Ia bertahan dan mencari nafkah saat berada di Jerman saja. Ia juga menceritakan bagaimana Ia berpikir mengenai pengeluarannya.

Hal itu diungkapkan Sandhy Sondoro karena Ia ingin menjelaskan perbedaan orang pelit dan orang perhitungan. Menurutnya, orang yang perhitungan tersebut bisa menjadi orang yang sukses.

“Artinya, kita hidup harus perhitungan, bukan pelit. Itu beda. Orang sukses sekarang memang harus perhitungan. Mereka matang dalam berpikir soal pengeluaran,” jelas Sandhy Sondoro.

Sering Dinilai Salah

Ternyata tak selamanya orang setuju dengan cara pandang Sandhy Sondoro tersebut. Banyak orang yang sering salah menilai Sandhy Sondoro.

“Gue sering banget dinilai perhitungan sama orang. Gue sukses karena perhitungan, harus bisa bedain mana perhitungan dan mana pelit,” tuturnya.

Rekomendasi