Penyebab Biduran pada Kulit, Ketahui Gejala dan Cara Mengatasinya

Terdapat beberapa penyebab biduran pada kulit yang perlu diketahui. Penyebab biduran pada kulit ini dapat dipicu dari konsumsi makanan tertentu, infeksi virus atau bakteri, hingga perubahan suhu ekstrem yang dapat menyebabkan alergi bagi sebagian orang.

Ayu Isti Prabandari
Oleh Ayu Isti Prabandari - Reporter
Penyebab Biduran pada Kulit, Ketahui Gejala dan Cara Mengatasinya
Ilustrasi biduran. ©Wikimedia Commons/James Heilman, MD

Masalah atau gangguan kulit memang merupakan salah satu keluhan yang sering terjadi dan dialami oleh banyak orang. Sebagian bagian tubuh terluar, tentu kulit mudah terkena kontak dengan berbagai macam hal yang bisa memicu gangguan alergi maupun iritasi. Gangguan alergi atau iritasi ini pun akan berkembang dan menimbulkan berbagai gejala yang mengganggu kenyamanan aktivitas sehari-hati.

Salah satu gangguan kulit yang cukup mengganggu dan perlu diwaspadai adalah biduran. Biduran merupakan gangguan kulit yang disebabkan oleh reaksi alergi hingga menimbulkan ruam merah yang sedikit menonjol. Bukan hanya itu, penderita biduran juga mengalami rasa gatal dari ruam merah yang ditimbulkan. Beberapa gejala ini tentu memberikan rasa tidak nyaman bagi penderitanya.

Saat reaksi alergi ini terjadi, tubuh akan mengeluarkan atau melepaskan protein histamin di dalamnya. Saat histamin dilepaskan, secara otomatis pembuluh darah kecil atau kapiler akan mengeluarkan cairan. Cairan ini akan mengumpul di kulit sehingga menimbulkan ruam kemerahan dengan tekstur kulit yang tidak rata.

Ada beberapa penyebab biduran pada kulit yang perlu diketahui. Penyebab biduran pada kulit ini dapat dipicu dari konsumsi makanan tertentu, infeksi virus atau bakteri, hingga perubahan suhu ekstrem yang dapat menyebabkan alergi bagi sebagian orang. Bukan hanya itu, masih terdapat beberapa hal yang dapat memicu terjadinya biduran.

Dilansir dari situs Medical News Today, berikut kami merangkum beberapa penyebab biduran pada kulit beserta gejala dan cara mengatasinya:

Penyebab Biduran pada Kulit

Seperti yang telah disebutkan, terdapat beberapa hal yang menjadi penyebab biduran pada kulit. Beberapa hal ini menimbulkan reaksi alergi kemudian terjadi peradangan pada kulit hingga muncul ruam kemerahan dengan tekstur kulit yang tidak rata dan terasa gatal. Berikut adalah penyebab biduran pada kulit yang perlu diketahui:

  • Efek konsumsi obat-obatan, termasuk antibiotic, obat anti-inflamasi nonsteroid (NSAID) seperti aspirin dan penghambat ACE yang digunakan untuk mengobati penderita tekanan darah tinggi.
  • Konsumsi makanan tertentu yang dapat menyebabkan reaksi alergi seperti kacang-kcangan, kerang, telur, stoberi, dan produk gandum.
  • Akibat infeksi penyakit seperti influenza, flu biasa, demam kelenjar, dan hepatitis B.
  • Infeksi bakteri termasuk infeksi saluran kemih dan radang tenggorokan.
  • Parasit usus.
  • Perubahan suhu ekstrem.
  • Suhu tubuh tinggi.
  • Bulu hewan peliharaan seperti anjing, kucing, kuda, dan yang lainnya.
  • Tengau debu.
  • Kecoa dan limbah kecoa.
  • Getah.
  • Serbuk sari.
  • Beberapa tumbuhan yang dapat menyebabkan alergi seperti jelatang, poison ivy, dan pohon ek beracun.
  • Gigitan atau sengatan serangga.
  • Kontan dengan bahan kimia.
  • Penyakit kronis seperti tiroid atau lupus.
  • Paparan sinar matahari.
  • Cairan di kulit.
  • Goresan.

Beberapa penyebab biduran pada kulit tersebut memang bisa memicu terjadinya gangguan kulit jenis ini. Namun hingga kini, belum diketahui secara pasti apa yang menjadi pemicu utama gangguan biduran.

Di samping itu, penderita biduran kronis juga biasanya dikaitkan dengan respon autoimun namun juga belum ditemukan alasannya secara pasti.

Gejala Biduran

Setelah mengetahui beberapa hal yang menjadi penyebab biduran pada kulit, berikutnya perlu diketahui pula bagaimana gejala yang dapat ditimbulkan. Gejala biduran biasanya berupa ruam berwarna merah muda atau merah dengan bentuk oval atau bulat.

Ruam kemerahan ini menimbulkan rasa gatal yang sangat mengganggu juga disertai dengan warna kemerahan di sekitar ruam tersebut.

Bintik ruam ini biasanya muncul secara berkelompok. Bintik ruam bisa muncul di daerah wajah, lengan, tangan, jari tangan, tungkai, kaki, dan jari kaki. Dalam hal ini, buntik ruam bisa muncul di satu bagian tubuh tertentu maupun di beberapa bagian.

Gejala ini bisa hilang dalam waktu 24 jam, namun terkadang gejala lain akan muncul setelah gejala sebelumnya mereda. Pada sebagian kasus, gejala ruam gatal ini dapat berlangsung selama beberapa hari. Bahkan pada penderita biduran kronis bisa mengalami gejala hingga berbulan-bulan atau bertahun-tahun.

Cara Mengatasi Biduran

Setelah mengetahui penyebab biduran pada kulit beserta gejala yang ditimbulkan, berikutnya akan diberikan beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi biduran dengan mudah.

Untuk mengurangi risiko biduran, Anda perlu menghindari beberapa hal yang bisa menjadi pemicu munculnya biduran, yaitu sebagai berikut:

  • Tidak mengonsumsi atau mengurangi alkohol.
  • Menghindari pengobatan tertentu yang dapat menyebabkan alergi.
  • Menghindari stres atau lakukan meditasi atau latihan pernapasan untuk mengurangi pikiran stres.
  • Menggunakan produk sabun, krim kulit, dan deterjen yang lembut dan tidak mengiritasi.
  • Menghindari konsumsi makanan tertentu yang memicu produksi histamin seperti bayam, ikan, yogurt, ikan, tomat, makanan olahan, daging, cokelat, dan strawberry.

Selain melakukan beberapa cara tersebut untuk mencegah risiko biduran, Anda bisa melakukan beberapa hal ini jika sudah terkena biduran. Beberapa cara ini dapat membantu meredakan gejala yang ditimbulkan, seperti :

  • Mengenakan pakaian longgar dan ringan.
  • Menghindari menggaruk ruam yang gatal.
  • Menggunakan sabun dengan bahan lembut untuk kulit sensitif.
  • Menggunakan kipas angin, air dingin, pelembap, atau kompres air dingin untuk mendinginkan area ruam yang ada.
  • Mandi oatmeal dengan air hangat.
  • Serta menghindari berbagai hal yang bisa memicu terjadinya biduran.
Rekomendasi