Sempat Dikira Pensiun, Ini Perjalanan Karier Sisca Soewitomo Jadi Juru Masak

Sempat beredar perbincangan mengenai Sisca yang menggantung pancinya atau banyak yang menduga Ia pensiun. Baru-baru ini, Sisca Soewitomo menegaskan bahwa Ia masih aktif menjadi juru masak.

Denny Marhendri
Oleh Denny Marhendri - Reporter
Sempat Dikira Pensiun, Ini Perjalanan Karier Sisca Soewitomo Jadi Juru Masak
Instagram/@sisca.soewitomo ©2020 Merdeka.com

Berkenalan dengan dunia kuliner sejak usia belia, sampai sekarang Sisca Soewitomo masih berkarier menjadi juru masak. Sosoknya seperti tak pernah dilupakan oleh banyak orang ketika Ia menjadi pengisi acara memasak di stasiun televisi nasional.

Namun, sempat beredar perbincangan mengenai Sisca yang menggantung pancinya atau banyak yang menduga Ia pensiun. Baru-baru ini, Sisca Soewitomo menegaskan bahwa Ia masih aktif menjadi juru masak.

Hal itu diungkapkan oleh Sisca dalam video perbincangan bersama Jordi Onsu yang diunggah di kanal YouTube MOP, Minggu (16/8). Sisca mengungkapkan bahwa Ia masih menekuni pekerjaannya dan tidak berhenti.

"Masih terus. Itu pekerjaan jadi enggak pernah akan berhenti," ungkapnya.

Mengingat Sisca sudah memulai kariernya sejak usia belia, Jordi lantas menanyakan apakah Ia bosan dengan pekerjaan yang ditekuninya selama kurang lebih 50 tahun. Lalu, Sisca menjawab bahwa Ia tidak pernah merasa jenuh dengan apa yang dijalaninya.

"Ibu 50 tahun berkarier di dunia kuliner nih. Sempat ada bosan nggak sih Bu, maksudnya masak terus," tanya Jordi.

"Enggak, jadi enggak pernah ada perasaan seperti itu. Karena itu sudah menyatu," jawab Sisca.

Sisca juga menceritakan perjalanan kariernya ketika Ia ingin membantu perekonomian keluarganya. Lalu, Ia memilih untuk berkuliah di jurusan perhotelan.

"Saya lalu ingin memilih sekolah apa yang nanti bisa ikut membantu menambah penghasilan keluarga. Ya saya lihat ada sekolah perhotelan, masanya pendek belajarnya banyak," tambahnya.

Ternyata keputusan Sisca saat itu malah membuat kariernya semakin naik. Dari jurusan perhotelan itulah yang membuat Sisca mendapatkan beasiswa untuk bersekolah di luar negeri.

"Ternyata itu membuat banyak keberuntungan buat saya. Saya sekolah di situ saya mendapatkan beasiswa. Beasiswa studi untuk di Taiwan," ungkapnya.

Ternyata sebelum memutuskan untuk menjadi seorang juru masak, Sisca sempat berkuliah di jurusan kedokteran. Namun, karena menurutnya Ia kurang berbakat lantas Ia berhenti dan memutuskan untuk melanjutkan kuliah di jurusan perhotelan.

"Ngambil jurusan kedokteran. Tapi saat itu mungkin saya kurang berbakat saya menikah," ucap Sisca.

Rekomendasi