Penyakit Tangan Bolong atau Trypophobia, Ketahui Penyebab dan Gejalanya

Kamis, 3 September 2020 14:00 Reporter : Ayu Isti Prabandari
Penyakit Tangan Bolong atau Trypophobia, Ketahui Penyebab dan Gejalanya Trypophobia. © Dailymail.com

Merdeka.com - Sebagain dari Anda mungkin ada yang merasa jijik atau tidak tahan melihat permukaan dengan lubang-lubang yang berkumpul di atasnya. Biasanya orang yang mengalami hal ini akan merasakan perasaan geli dan tidak nyaman. Bahkan pada sebagian orang bisa mengalami berbagai gejala. Mulai dari merinding, mual, merasa tidak nyaman, hingga pandangan mata tidak fokus atau lelah.

Jika Anda salah satu di antara orang yang mengalami hal ini, bisa jadi Anda mempunyai gejala penyakit tangan bolong. Penyakit tangan bolong juga dikenal dengan istilah trypophobia, yaitu orang-orang yang merasa takut dan jijik setiap kali melihat permukaan benda dengan lubang-lubang dalam jumlah banyak dan berkumpul menjadi satu. Seperti melihat buah stroberi hingga lubang pada terumbu karang.

Bagi penderitanya, kondisi ini sangat mengganggu bahkan bisa memunculkan berbagai gejala yang membuat rasa tidak nyaman. Beberapa gejala ini akan muncul setiap kali melihat benda-benda sekitar yang berpori atau terdapat lubang di dalamnya. Bagi Anda yang mengalami hal ini, perlu menyimak beberapa penjelasan mengenai penyakit tangan bolong atau trypophobia berikut.

Dilansir dari situs Healthline, berikut kami telah merangkum beberapa penjelasan mengenai penyakit tangan bolong, penyebab, gejala, dan beberapa cara mengatasinya untuk Anda.

2 dari 5 halaman

Penyakit Tangan Bolong

trypophobia
© Dailymail.com

Sebelum mengetahui penyebab dan gejala penyakit tangan bolong, perlu dipahami terlebih dahulu apa yang dimaksud penyakit tangan bolong atau trypophobia. Penyakit tangan bolong atau trypophobia merupakan gangguan rasa takut atau jijik pada benda-benda yang memiliki lubang rapat. Lubang ini biasanya terbentuk dalam jumlah banyak dan berkumpul saling berdekatan. Penderita yang mengalami gangguan ini bisa merasakan ketakutan tersendiri hingga muncul berbagai gejala fisik seperti mual,

Gangguan rasa takut ini akan muncul setiap kali penderita melihat benda-benda di sekitarnya yang memiliki pori-pori atau lubang dalam jumlah banyak. Misalnya seperti buah stoberi, lubang biji teratai, hingga sarang lebah. Untuk itu perlu diketahui hal-hal apa saya yang menjadi pemicu trypophobia bagi para penderitanya. Dengan begitu, hal ini dapat lebih mudah diantisipasi sebelum menimbulkan ketakutan dan ketidaknyamanan lebih lanjut.

3 dari 5 halaman

Penyebab Penyakit Tangan Bolong

strawberry arnaud©2014 Merdeka.com/Click Top 10

Setelah memahami pengertian singkat dari penyakit tangan bolong atau typophobia, berikutnya perlu diketahui hal-hal apa saja yang bisa menjadi pemicu gangguan ini. Dalam hal ini, sebenarnya tidak banyak yang diketahui pemicu pasti yang membuat penderita mengalami ketakutan setiap melihat lubang-lubang. Namun terdapat beberapa pemicu umum yang mungkin bisa Anda alami yaitu sebagai berikut:

  • Polong biji teratai
  • Sarang lebah
  • Buah stroberi
  • Busa logam
  • Aluminium
  • Buah delima
  • Gelembung atau busa
  • Kondensasi
  • Blewah
  • Sekelompok mata yang berkumpul menjadi satu

Bukan hanya itu, beberapa pemicu lain juga bisa datang dari hewan, termasuk serangga, amfibi, mamalia, dan makhluk lain yang memiliki bintik kulit atau bulu. Beberapa benda atau hewan tersebut biasanya dapat membuat penderita trypohobia merasa jijik dan takut setiap kali melihatnya. Sehingga tidak heran, jika mereka cenderung menghindari beberapa hal tersebut agar tidak menimbulkan gejala berkelanjutan.

4 dari 5 halaman

Gejala Penyakit Tangan Bolong

002 yoga tri priyanto©2018 pixabay.com

Setelah mengetahui beberapa hal pemicu penyakit tangan bolong, selanjutnya perlu diketahui beberapa gejala yang dapat muncul pada penderita gangguan ini. Beberapa gejala ini akan muncul seketika setelah penderita secara tidak sengaja melihat benda yang mempunyai pori-pori atau lubang yang berkelompok. Berikut beberapa gejala yang mungkin akan muncul:

  • Merinding
  • Merasa jijik
  • Merasa tidak nyaman
  • Merasa tidak nyaman pada mata atau pandangan, seperti kelelahan mata, distorsi, atau ilusi
  • Serangan panik
  • Berkeringat
  • Mual
  • Tubuh bergetar

Bagi Anda yang mengalami salah satu atau beberapa dari tanda-tanda tersebut, bisa dikatakan Anda memiliki kecenderungan gangguan trypophobia. Namun untuk mengetahui lebih lanjut, Anda bisa memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Telebih lagi jika gejala-gejala yang muncul semakin mengganggu kesehatan dan aktivitas sehari-hari.

5 dari 5 halaman

Cara Mengatasi Penyakit Tangan Bolong

016 tantri setyorini©2015 Merdeka.com/Pixabay/sapphire_penguin

Cara mengatasi penyakit tangan bolong atau trypophobia biasanya dilakukan dengan terapi eksposur. Terapi ini berfokus pada perubahan respon penderita terhadap objek yang menyebabkan ketakutan.

Selain itu, juga bisa dilakukan tambahan perawatan perilaku kognitif (CBT), yaitu gabungan terapi eksposur dengan teknik lain yang membantu mengelola kecemasan dan mencegah pikiran berlebihan.

Bukan hanya itu, terdapat beberapa cara lain yang bisa dilakukan untuk mengatasi gejala penyakit tangan bolong, yaitu sebagai berikut:

  • Terapi bicara umum dengan konselor atau psikiater
  • Konsumsi obat-obatan seperti beta-blocker untuk mengurangi kecemasan dan gejala panik
  • Teknik relaksasi seperti latihan pernapasan pada yoga
  • Melakukan aktivitas fisik atau olahraga untuk mengelola kecemasan
  • Mindful breathing atau bernapas dengan penuh kesadaran, perhatian, observasi, dan mendengarkan. Ini dilakukan untuk membantu mengatasi stres berlebihan.
  • Istirahat yang cukup serta makan makanan yang sehat dan seimbang
  • Menghindari konsumsi kafein atau zat lain yang dapat memperburuk kondisi kecemasan
  • Menghubungi teman atau kelompok pendukung yang menghadapi masalah serupa untuk meringankan ketakutan dan saling mendukung.

[ayi]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini