Pengertian Komunikasi, Unsur, dan Jenisnya, Perlu Diketahui
Merdeka.com - Komunikasi merupakan salah satu hal penting yang berguna dalam kehidupan sehari-hari. Dengan komunikasi, setiap orang atau masyarakat dapat berinteraksi satu sama lain dalam menjalankan peran sebagai makhluk sosial. Biasanya komunikasi ini dilakukan dengan menggunakan bahasa yang berlaku di suatu masyarakat.
Sehingga secara umum, pengertian komunikasi dapat dipahami sebagai kegiatan interaksi antara satu orang dengan orang yang lain dengan maksud menyampaikan pesan tertentu atau saling bertukar informasi. Dengan begitu, dibutuhkan cara komunikasi yang efektif, sehingga orang yang diajak bicara atau komunikasi bisa menangkap makna atau maksud dari pesan yang disampaikan.
Dalam hal ini, terdapat beberapa unsur yang dibutuhkan dalam proses komunikasi. Mulai dari pengirim, pesan yang ingin disampaikan, kode, media atau saluran, penguraian kode, penerima, dan adanya umpan balik. Bukan hanya itu, unsur hambatan juga kerap muncul sehingga komunikasi yang dilakukan cenderung gagal dan tidak mencapai tujuan.
Sebagai hal penting yang berguna dalam kehidupan sehari-hari, maka penting bagi masyarakat untuk memahami pengertian komunikasi, unsur, jenis, dan berbagai risiko hambatan yang mengganggu proses komunikasi yang dilakukan. Dengan memahami hal ini, Anda mempraktikkan teori komunikasi dalam keseharian guna mencapai berbagai tujuan secara efektif.
Dilansir dari Toppr, berikut kami merangkum pengertian komunikasi, unsur, jenis, hingga hambatannya, perlu diketahui.
Pengertian Komunikasi dan Jenisnya

©2014 Merdeka.com/Shutterstock/Sergey Nivens
Pengertian komunikasi
Komunikasi adalah proses menciptakan dan berbagai ide, informasi, pandangan, fakta, perasaan dari satu orang ke orang lain. Komunikasi juga dapat dipahami sebagai kegiatan interaksi yang dilakukan oleh dua orang atau lebih, baik untuk menyampaikan pesan, maupun saling bertukar informasi satu dengan yang lain.
Dalam hal ini, seseorang perlu menggunakan bahasa yang efektif agar pesan atau informasi dapat tersampaikan dengan baik. Dengan begitu, orang yang diajak berbicara bisa menangkap makna atau maksud dari informasi yang disampaikan. Selanjutnya penerima pesan dapat memberikan umpan balik dari informasi yang disampaikan. Umpan balik ini bisa berupa kognisi atau pemahaman, afeksi atau perasaan, hingga perilaku.
Jenis komunikasi
Setelah mengetahui pengertian komunikasi secara umum, berikutnya terdapat beberapa jenis komunikasi yang perlu Anda ketahui. Secara umum, jenis komunikasi dibedakan menjadi tiga yaitu komunikasi formal, komunikasi informal, dan komunikasi tidak resmi. Berikut penjelasannya.
Komunikasi formal
Komunikasi formal adalah komunikasi yang mengalir melalui saluran resmi yang dirancang dalam bagan organisasi. Bagan organisasi ini berisi hierarki jabatan, mulai dari atasan hingga bawahan. Komunikasi formal ini dapat dilakukan secara lisan maupun tertulis.
Secara umum, komunikasi formal dibedakan menjadi dua yaitu sebagai berikut:
Komunikasi informal
Komunikasi informal adalah komunikasi yang berlangsung tanpa mengikuti saluran formal, atau dengan kata lain tanpa adanya hierarki yang berlaku. Komunikasi informal sering disebut sebagai 'grapevine' karena menyebar ke seluruh organisasi dan ke segala arah tanpa memperhatikan tingkat otoritas.
Komunikasi informal menyebar dengan cepat, sering terdistorsi dan sangat sulit untuk mendeteksi sumber komunikasi tersebut. Ini juga mengarah pada rumor tidak benar yang berkembang. Perilaku orang sering dipengaruhi oleh rumor dan diskusi informal yang terkadang justru menghambat lingkungan kerja.
Namun, terkadang saluran ini dapat membantu karena membawa informasi dengan cepat. Dalam beberapa kondisi ini berguna bagi manajer, biasanya dilakukan untuk menyampaikan informasi guna mengetahui reaksi bawahan.
Komunikasi tidak resmi
Komunikasi tidak resmi mengacu pada komunikasi karyawan di luar tempat kerja tentang hal-hal yang tidak terkait dengan pekerjaan. Pertemuan ramah, acara makan malam, dan pertemuan sosial di antara karyawan adalah contoh saluran komunikasi tidak resmi.
Unsur dalam Komunikasi

©Shutterstock
Setelah mengetahui pengertian komunikasi dan jenis-jenisnya, berikutnya terdapat beberapa unsur yang perlu diperhatikan dalam proses komunikasi. Unsur komunikasi ini berupa pengirim atau orang yang mengirimkan pesan, pesan yang dikirimkan, kode, media atau saluran, penguraian kode, penerima, dan adanya umpan balik.
Berikut penjelasan lebih lanjut beberapa unsur dalam proses komunikasi yang perlu diperhatikan:
Hambatan Komunikasi

© upi.com
Setelah mengetahui pengertian komunikasi, jenis, dan unsur dalam prosesnya, terakhir Anda juga perlu mengetahui bahwa terdapat beberapa hambatan yang menjadi risiko komunikasi. Hambatan komunikasi ini dapat muncul dan membawa makna yang salah sehingga komunikasi yang dilakukan gagal.
Secara umum, hambatan komunikasi dibedakan menjadi empat macam yaitu hambatan semantik, hambatan psikologis, hambatan organisasi, dan hambatan pribadi. Berikut penjelasan lebih lanjut yang bisa disimak.
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya