Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Niat Sholat Sunnah Rawatib, Lengkap Beserta Tata Cara dan Keutamaannya

Niat Sholat Sunnah Rawatib, Lengkap Beserta Tata Cara dan Keutamaannya ilustrasi sholat. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Sholat sunnah rawatib adalah sholat sunnah yang dikerjakan sebelum dan sesudah sholat wajib (sholat lima waktu). Sholat sunnah ini berfungsi sebagai penyempurna jika terjadi kekurangan dalam sholat fardhu seseorang. Oleh karenanya, mengerjakan sholat sunnah rawatib sangat dianjurkan.

Melansir dari NU Online, sholat sunnah rawatib yang dikerjakan sebelum sholat fardhu disebut sholat qolbiyah. Sementara itu, sholat sunnah rawatib yang dikerjakan sesudah sholat fardhu disebut dengan sholat sunnah qolbiyah.

BACA JUGA: Sholat Sunnah Sebelum Dan Setelah Sholat Wajib, Beserta Keutamaannya

Ada banyak sekali keistimewaan yang didapatkan seorang muslim apabila menunaikan sholat sunnah rawatib. Hal ini sebagaimana yang telah disebutkan dalam salah satu hadits, yang artinya:

"Sesungguhnya amal hamba yang pertama kali dihisab pada hari Kiamat adalah sholat fardhu. Itu pun jika sang hamba menyempurnakannya. Jika tidak, maka disampaikan, "Lihatlah oleh kalian, apakah hamba itu memiliki amalan (sholat) sunnah?” Jika memiliki amalan sholat sunnah, sempurnakan amalan shalat fardhu dengan amal sholat sunnahnya. Kemudian, perlakukanlah amal-amal fardhu lainnya seperti tadi," (HR. Ibnu Majah).

Niat sholat sunnah rawatib dan tata caranya perlu diketahui karena memiliki banyak keutamaan. Berikut niat sholat sunnah rawatib dan tata caranya yang dilansir dari Liputan6.com dan NU Online:

Jumlah Rakaat Sholat Rawatib

ilustrasi sholat

©2020 Merdeka.com

Sholat sunnah rawatib jika dihitung secara keseluruhan bisa mencapai 22 rakaat. Namun, yang paling dianjurkan adalah sholat sunnah rawatib muakkad yang jumlah rakaatnya jika ditotal 12 rekaat. Hal ini sebagaimana yang tercantum dalam sebuah hadits, yang artinya:

"Dari Abdullah bin Mughaffal radhiallahu anhu, ia berkata: "Bersabda Rasulullah shallallahu alaihi wasalam, Di antara dua azan (azan dan iqamah) itu ada salat, di antara dua azan itu ada sholat, di antara dua adzan itu ada sholat. Kemudian pada ucapannya yang ketiga dia menambahkan: bagi yang mau (mengerjakannya)". (Muttafaqun alaih). (HR Bukhari dan Muslim).

Pembagian Sholat Sunnah Rawatib

ilustrasi sholat

©2020 Merdeka.com

Sholat sunnah rawatib sendiri terdiri dari dua macam, yaitu sholat sunnah rawatib muakkad (sangat dianjurkan) dan sholat sunnah ghairu muakkad (anjurannya tidak sekuat yang muakkad). Adapun penjelasan mengenai jumlah rakaat sholat sunnah rawatib adalah sebagai berikut:

Sholat Sunnah Rawatib Muakkad

Seperti yang sudah diketahui, sholat sunnah muakkad sangat dianjurkan untuk dilaksanakan. Berikut jumlah sholat sunnah rawatib muakkad:

• 2 rakaat sebelum subuh

• 2 atau 4 rakaat sebelum zuhur

• 2 atau 4 rakaat sesudah zuhur

• 2 rakaat sesudah maghrib

• 2 rakaat sesudah isya

Penjelasan mengenai jumlah sholat sunnah rawatib muakkad ini sebagaimana yang disebutan dalam hadits berikut, artinya:

"Barangsiapa yang sholat 12 rakaat di dalam sehari semalam maka dibangunkan baginya sebuah rumah di dalam surga." (HR Muslim no 728).

Sholat Sunnah Rawatib Ghoiru Muakkad

Berbeda dengan sholat sunnah rawatib muakkad, sholat sunnah rawatib ghoiru muakkad tidak begitu ditekankan. Adapun jumlah sholat sunnah ghoiru muakkad adalah sebagai berikut:

• 2 atau 4 rakaat sebelum ashar (jika dikerjakan 4 rakaat, dikerjakan dengan 2 kali salam)

• 2 rakaat sebelum maghrib

• 2 rakaat sebelum isya

Niat Sholat Sunnah Rawatib dan Tata Caranya

ilustrasi sholat

©2020 Merdeka.com

Berikut ini bacaan niat sholat sunnah rawatib dua rakaat berdasarkan sholat fardu.

Niat Sholat Sunnah Rawatib Sebelum Subuh

Ushalli sunnatash subhu rok’ataini qobliyatan mustaqabilal qiblati lillahi ta’ala.

Artinya," Aku niat mengerjakan sholat sunnah sebelum subuh 2 rakaat, menghadap kiblat karena Allah Ta’ala."

Niat Sholat Sunnah Rawatib Sebelum Duhur

Ushalli sunnatadh dhuhri rok’ataini qobliyatun mustaqbilal qiblati lillahi ta’ala.

Artinya," Aku niat mengerjakan sholat sunnah sesudah zuhur 2 rakaat, menghadap kiblat karena Allah Ta’ala."

Niat Sholat Sunnah Rawatib Sesudah Maghrib

Ushalli sunnatal maghribi rok’ataini bad’diyatta mustaqbilal qiblati lillahi ta’ala.

Artinya," Aku niat mengerjakan sholat sunnah sesudah maghrib 2 rakaat, menghadap kiblat karena Allah Ta’ala."

Niat Sholat Sunnah Rawatib Sesudah Isya

Ushalli sunnatal isyaa’i rok’ataini ba’diyatta mustaqbilal qiblati lillahi ta’ala

Artinya," Aku niat mengerjakan sholat sunnah sesudah Isya 2 rakaat, menghadap kiblat karena Allah Ta’ala."

Tata Cara Sholat Rawatib

  1. Membaca Niat
  2. Takbiratul Ihram
  3. Membaca doa iftitah
  4. Membaca Surat al-Fatihah
  5. Membaca Surat Pendek (Dianjurkan Surah Al-Kaafirun dan Al-Ikhlas)
  6. Ruku dengan tumaninah (Allahu akbar)
  7. Itidal dengan tumaninah,
  8. Sujud dengan tumaninah
  9. Duduk di antara dua sujud, dengan tumaninah
  10. Sujud kedua dengan tumaninah (Allahu akbar)
  11. Berdiri lagi untuk menunaikan rakaat kedua
  12. Membaca surat Al-Fatihah
  13. Membaca Surat Pendek yang dihapal
  14. Ruku dengan tumaninah (Allahu akbar)
  15. Itidal
  16. Sujud pertama (rakaat kedua)
  17. Duduk diantara dua sujud
  18. Sujud kedua (rakaat kedua)
  19. Tasyahud Akhir
  20. Salam

Keutamaan Sholat Sunnah Rawatib

Sholat sunnah rawatib memiliki banyak keutamaan jika dikerjakan oleh setiap muslim, di antaranya seperti berikut:

Menutupi Kekurangan Sholat Wajib

Salah satu keutamaan sholat sunnah rawatib adalah menutupi kekurangan sholat wajib. Dikutip dari NU Online, Allah SWT akan senantiasa membuka ruang bagi hamba-Nya untuk memperbaiki dan menutupi kekurangan sholat wajib. Hal ini sebagaimana yang telah disebutkan dalam salah satu hadits, yang artinya:

Artinya, “Sesungguhnya amal hamba yang pertama kali dihisab pada hari Kiamat adalah sholat fardhu. Itu pun jika sang hamba menyempurnakannya. Jika tidak, maka disampaikan, “Lihatlah oleh kalian, apakah hamba itu memiliki amalan (sholat) sunnah?” Jika memiliki amalan sholat sunnah, sempurnakan amalan sholat fardhu dengan amal sholat sunnahnya. Kemudian, perlakukanlah amal-amal fardhu lainnya seperti tadi,” (HR. Ibnu Majah).

Terhindar dari Siksa Api Neraka

Keutamaan sholat sunnah rawatib selanjutnya, yaitu terhindar dari siksa api neraka. Setiap muslim yang mengerjakan sholat sunnah ini, diharamkan menerima siksa api neraka. Adapun hadits yang menerangkan keutamaan sunnah ini adalah seperti berikut:

"Siapa saja yang menjaga empat rakaat sebelum zuhur dan dua rakaat setelahnya, maka Allah mengharamkannya atas siksa neraka," (HR. At-Tirmidzi).

Diangkat Derajatnya

Setiap muslim yang mengerjakan sholat sunnah rawatib akan dihapuskan dosa dan diangkat derajatnya. Umat Islam yang banyak bersujud dengan sholat, Allah akan diampuni dosa-dosanya dan ditinggikan derajatnya.

(mdk/jen)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP