Salah satu keunikan masyarakat Dataran Tinggi Dieng adalah anak berambut gimbal yang dianggap sebagai titisan Kyai Kolo Dete dan Nini Roro Ronce. Saat kecil, mereka harus menjalani ruwat sebelum rambut gimbal itu dipotong.
Kendati sudah dipotong, namun ada anak yang rambut gimbalnya tetap tumbuh walau telah dewasa. Hal itulah yang dijumpai di Desa Sikunang, Kecamatan Kejajar, Wonosobo.
Dilansir dari kanal YouTube Kacong Explorer, Desa Sikunang merupakan salah satu desa tertua di Dataran Tingg Dieng.
Banyak anak di Desa Sikunang yang rambutnya gimbal. Bahkan ada juga orang dewasa yang rambutnya masih gimbal.
“Sudah termakan usia. Sudah banyak yang lepas,” kata Mbah Herman, salah satu pria dewasa yang hingga kini rambutnya masih tua. Kalau Mbah Herman sendiri menyebut dirinya sebagai “Gembel Tua”.
Advertisement
Mbah Herman mengatakan bahwa ia kerap kali dikira tidak pernah mandi oleh warga sekitarnya.Namun ia membantah kalau hal itu tidak benar.
Rambut Mbah Herman sendiri sudah gimbal saat ia masih kecil. Saat menjalani ruwatan, Mbah Herman mengaku minta dibelikan tahu.
Dalam setiap acara ruwatan, setiap anak rambut gimbal yang akan dipotong rambutnya permintaan mereka harus dipenuhi terlebih dahulu.
Walaupun sudah dipotong, rambut Mbah Herman tumbuh kembali. Kini, Mbah Herman sudah hidup berkeluarga dan dikaruniai tiga anak. Anak bungsunya merupakan salah satu anak berambut gimbal di Dieng.
Kata penduduk setempat, ada lebih dari 10 anak di Desa Sikunang yang berambut gimbal. Salah satu dari mereka adalah Candra, seorang bocah berusia 6 tahun.
Saat tim kanal YouTube Kacong Explorer mengunjunginya dalam sebuah kanal YouTube yang diunggah pada Jumat (8/3), Candra sedang bermain bersama kuda kesayangannya.
Advertisement
Walaupun rambut gimbalnya sudah lebat, namun pihak keluarga belum ada rencana untuk meruwat dan memotong rambut tersebut.
“Ini sih belum ada rencana. Tergantung anaknya saja mintanya kapan,” kata kakak Candra yang saat itu sedang mendampingi sang adik.
Advertisement
Dilansir dari kanal YouTube Kacong Explorer, Desa Sikunang dimungkinkan menjadi salah satu desa tertua di Dieng. Namanya sudah tercatat di sebuah prasasti, tepatnya Prasasti Mangulihu. Prasasti tersebut ditemukan di Gunung Pangonan, tak jauh dari Telaga Semurup.