Di Dusun Dimajar, Desa Sumberarum, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang, terdapat sumber mata air hangat.
Namanya Pemandian Air Panas Ngasinan. Pemandian ini konon sudah ada sejak zaman Belanda. Hingga kini tak banyak perubahan dari struktur bangunan pemandian itu.
“Dulu yang bikin pondasi di sumber air hangat ini adalah Belanda. Kemudian ditembok seperti di bilik dan digunakan untuk terapi mandi,” kata Nurodin, salah satu warga pengelola pemandian itu, dikutip dari Magelangkab.go.id.
Nurodin mengatakan bahwa pengunjung biasanya berendam di pemandian air hangat untuk menyembuhkan penyakit kulit. Keunikan lainnya airnya terasa asin. Itulah kenapa pemandian itu diberi nama Ngasinan.
Advertisement
Pada hari-hari tertentu, banyak warga yang mengunjungi tempat itu untuk terapi. Karena ruang biliknya terbatas, maka antrean terlihat menumpuk.
Selain orang Magelang, para pengunjung juga datang dari Yogyakarta, Semarang, Purworejo, dan daerah lainnya.
Tak hanya di pusat pemandian air panas Ngasinan, air hangat juga keluar di sekitar pemandian itu. Bahkan ada warga setempat yang membuat sebuah kolam renang yang isinya air hangat.
“Ada perumahan yang baru dibangun di sebelah Pemandian Air Panas Ngasinan. Saat dibikin sumur ternyata airnya juga hangat. Di sebelah perumahan ada kolam renang baru yang airnya hangat,” lanjut Nurodin.
Advertisement
Sementara itu Kepala Desa Sumberarum Tempuran, Muhzen Fanani, mengatakan bahwa pihaknya memang belum punya wacana untuk mengembangkan potensi desanya.
“Insya Allah akan dikembangkan potensi alam di desa ini. Dan baru diketahui bahwa sumber air hangat ini berada di Dusun Dimajar saja,” kata Muhzen dikutip dari Magelangkab.go.id.
Akses jalan menuju Pemandian Air Hangat Ngasinan bisa dilalui dengan kendaraan roda empat melalui Desa Sumberarum, Tempuran, atau bisa juga melalui Jembatan Gantung Dusun Jati, Desa Kalinegoro, Kecamatan Mertoyudan bila dengan kendaraan roda dua