Beberapa tahun terakhir, tren kedai kopitiam ala Chinese-Singapura mulai menjamur di berbagai kota di Indonesia. Kopitiam yang merupakan gabungan dua kata, kopi (bahasa Melayu) dan tiam yang berarti kedai dalam bahasa Hokkien/Hakka, tidak hanya menawarkan sajian sederhana seperti kopi dan roti bakar saja, namun juga suasana budaya khas yang mengundang nostalgia.
Tak heran, konsep itu mendapat sambutan hangat terutama bagi kalangan generasi muda yang mencari pengalaman bersantap yang unik. Fenomena itu juga memicu lahirnya Kembar Kopitiam di Kudus, Jawa Tengah. Menikmati sajian klastik ala kopitiam pun tak perlu jauh-jauh ke Singapura atau Malaysia.
Advertisement
Dua Sosok Penting di Balik Kembar Kopitiam Kudus
Lahirnya Kembar Kopitiam adalah buah kreativitas dan kerja keras Naufan Faris Shidqi (23) dan Hisyam Abidtiya Akrom (25). Meski tidak memiliki darah Tionghoa, berkembangnya tren ngopi ala Chinese-Singapura ini berhasil menginspirasi mereka untuk membuat kedai kopitiam di Kudus.
Nama Kembar dipilih karena ternyata ayah mereka adalah saudara kembar. "Kenapa Kembar Kopitiam? Kembar itu karena ayah kami merupakan saudara kembar, sedangkan tiam artinya kedai atau toko dalam Bahasa Mandarin,” jelas Naufan.
Sebelum membuka usaha, keduanya melakukan riset mendalam terkait konsep bisnis dan menu makanan yang ditawarkan kedai kopitiam. Menu yang disajikan merupakan hasil kreasi dan eksperimen yang melibatkan keluarga dan teman dekat sebagai panel tester.
Latar belakang pendidikan mereka di bidang Manajemen Bisnis menjadi bekal kuat untuk mengelola bisnis kedai kopitiam ini. Naufan diketahui merupakan lulusan dari Universitas Ciputra Surabaya, dan Hisyam merupakan lulusan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
Advertisement
Beragam Menu Kembar Kopitiam Kudus yang Menggugah Selera
Berkat riset dan eksperimen yang dilakukan, lahirlah berbagai menu makanan dan minuman ala Kembar Kopitiam. Salah satu menu favorit yang ditawarkan adalah Mie Ayam Kembar, perpaduan mi, jamur, dan ayam berbumbu charsiu halal.
"Biasanya bumbu charsiu sebagai pelengkap daging babi, tapi di sini kami memakai daging ayam. Dan dipastikan yang ada di sini semuanya halal," terang Naufan lebih lanjut.
Untuk menu minuman, seperti kedai kopitiam lainnya, Kembar Kopitiam juga menawarkan menu minuman yang dipadukan dengan butter sebagai menu autentik. Harga yang dibanderol juga cukup terjangkau sekitar Rp7.000 hingga Rp18.000. Sementara untuk menu makanan mulai Rp15.000 hingga Rp29.000.
Advertisement
Suasana Kembar Kopitiam Bikin Betah Nongkrong
Tak hanya fokus pada eksperimen menu, Naufan juga tak luput memperhatikan konsep dan suasana kedai agar bikin betah pengunjung. Kembar Kopitiam Kudus mengusung konsep interior autentik dengan warna merah menyala dan hijau tua.
Perpaduan dua warna itu dalam tradisi Tionghoa melambangkan keberuntungan dan kesegaran. Hiasan lampu lampion merah yang menggantung di sudut ruangan dan poster-poster karakter Tiongkok dengan aksara Mandarin memperkuat suasana Chinese klasik di Kembar Kopitiam Kudus.
Tak hanya dari segi dekorasi, suasana nostalgia juga dihadirkan lewat lantunan lagu-lagu Indonesia era 1980 hingga 1990-an yang diputar sepanjang hari. "Sengaja memilih lagu lokal Indonesia biar liriknya bisa dipahami dan dinikmati pengunjung." terang Naufan.
Sejak resmi dibuka pada 2023 lalu, Kembar Kopitiam menjadi pilihan kaum muda khususnya Gen Z yang mencari tempat nyaman untuk bersantai, belajar, atau bekerja. Kembar Kopitiam terdiri dari tiga lantai yang masing-masing menawarkan pengalaman berbeda dan juga dilengkapi dengan tempat salat.
"Kita ada tiga lantai, pertama semi privat dengan penyekat antar meja, lantai kedua ruangan tertutup ada AC-nya, lantai tiga itu area terbuka. Ada musala juga di lantai dua." papar Naufan menjelaskan fasilitas di Kembar Kopitiam Kudus.
Advertisement
Support BRI untuk Kembar Kopitiam Kudus
Dalam menjalankan bisnis, Kembar Kopitiam mendapat dukungan penuh dari Bank Rakyat Indonesia (BRI). Sejak awal operasional, BRI memberikan fasilitas dengan layanan pembayaran nontunai, baik melalui mesin Electronic Data Capture (EDC) maupun sistem pembayaran digital QRIS BRImo.
Tak hanya mempermudah transaksi bagi pengunjung, kolaborasi BRI dengan Kembar Kopitiam juga membuka kesempatan promosi lebih luas. Dalam beberapa periode, BRI memberikan program diskon menarik untuk pembayaran menggunakan QRIS BRImo.
Dukungan BRI untuk Kembar Kopitiam diakui Naufan sangat membantu meningkatkan jumlah transaksi nontunai di kedia miliknya. Selain itu, bantuan promosi di akun instagram BRI Cabang Kudus turut memperkenalkan Kembar Kopitiam ke masyarakat lebih luas lagi.
“Kami sangat terbantu dengan kerja sama BRI. Apalagi sempet diunggah di akun IG BRI Kudus. Selain mempermudah transaksi, promosi dari BRI membantu memperkenalkan kedai kami ke banyak orang,” ungkap Naufan.
Sejalan dengan hal tersebut, Iman Indrawan, Pimpinan Cabang BRI Kudus mengungkapkan dukungan fasilitas pembayaran nontunai seperti EDC dan QRIS diberikan untuk mempermudah transaksi para nasabah. Selain itu juga sebagai wujud dukungan mendorong pertumbuhan UMKM.
"Fasilitas pembayaran nontunai dari BRI agar nasabah mudah dalam transaksi dan mendorong pertumbuhan UMKM muda." jelasnya kepada wartawan peserta Jurnalis on Site BRI Fellowship 2025 terkait dukungan fasilitas EDC dan QRIS BRI.
Saat ini terdapat ratusan mesin EDC dan lebih dari 9000 titik QRIS BRI yang tersebar di berbagai tempat usaha di Kudus. Termasuk salah satunya di Kembar Kopitiam yang berlokasi di Jalan Habib Ja’far Al-Kaff Nomor 31, Demaan, Kudus.
Advertisement
Manfaat Pembayaran Nontunai melalui QRIS BRI
Merangkum dari laman bri.co.id, berikut manfaat dan keuntungan dari sistem pembayaran nontunai menggunakan QRIS BRI:
1. Transaksi menjadi lebih efektif dan efisien sehingga dapat memangkas waktu antrian.
2. QRIS dapat diterima oleh seluruh e-wallet dari berbagai metode pembayaran dengan maksimal pembayaran Rp 2.000.000,- per transaksi.
Penyedia aplikasi pembayaran dapat menetapkan batas nominal kumulatif harian dan/atau bulanan atas transaksi QRIS yang dilakukan oleh setiap pengguna QRIS, ditetapkan sesuai mitigasi risiko pengguna.