Mengenal Penyebab Herpes di Bibir, Ketahui Gejala dan Cara Mengatasinya
Merdeka.com - Kulit merupakan salah satu organ tubuh manusia yang paling besar. Rata-rata kulit orang dewasa adalah sekitar 2,7 kilogram. Hal ini terdiri dari berbagai lapisan utama, seperti epidermis, dermis, dan hipodermis. Lapisan epidermis merupakan bagian terluar dari kulit manusia.
Sedangkan dermis merupakan tempat melekatnya pembuluh darah, folikel rambut dan saraf. Lapisan ini merupakan tempat dibentuknya protein yang disebut kolegan. Sementara itu, hipodermis adalah kulit lemak atau jaringan ikat yang menjadi tempat kelenjar keringat.
Kulit memiliki beberapa komponen, seperti air, protein, lemak, senyawa kimia, dan beberapa jenis mineral. Sehingga kulit manusia berperan penting dalam melindungi tubuh. Namun, kulit juga rentan terkena gangguan, salah satu jenis penyakit kulit yang menimbulkan rasa tidak nyaman dan membahayakan tubuh adalah herpes di bibir.
Melansir dari Medical News Today, herpes merupakan gangguan kulit yang ditandai dengan munculnya lepuhan pada kulit yang berwarna kemerahan dan berisi cairan di bibir. Gangguan kulit ini termasuk jenis penyakit jangka panjang yang bisa bertahan seumur hidup di dalam tubuh seseorang.
Setiap orang memiliki risiko penyakit herpes, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Oleh karena itu, upaya pencegahan penyakit herpes harus sejak dini dilakukan. Berikut penyebab herpes di bibir beserta gejala dan cara mengatasinya yang dilansir dari Healthline:
Penyebab Herpes di Bibir

©Shutterstock
Seperti yang sudah diketahui, herpes merupakan kelompok virus herpesviridae yang bisa menginfeksi manusia. Biasanya, penderita gangguan ini akan mengalami lepuhan kulit atau kulit kering. Salah satu jenis herpes yang banyak dialami penderita adalah herpes simplex virus atau HSV.
Salah satu penyebab herpes di bibir yang paling umum adalah virus simpleks tipe I dan II. Virus ini termasuk dalam virus herpes hominis yang digolongkan ke dalam virus DNA. Adapun penularan infeksi herpes dapat melalui kontak langsung atau sentuhan dengan penderita yang terinfeksi.
Saat seseorang terinfeksi virus HSV-1, akan mudah menularkan virus tersebut kepada orang lain. Untuk itu, ada beberapa cara penyebaran virus dan penyebab herpes di bibir lainnya, antara lain menggunakan peralatan makan yang sama, berciuman, menggunakan produk lipstik atau kosmetik di bibir secara bersama-sama.
Tak hanya itu, penyebab herpes di bibir juga bisa virus herpes simpleks tipe 2 (HSV-2). Virus HSV-2 juga bisa ditularkan melalui hubungan seksual dengan penderita genital. Saat seseorang melakukan oral seks dengan pasangannya yang menderita genital, virus akan tertular dan meningkatkan risiko penyakit herpes.
Gejala Herpes di Bibir

©Shutterstock
Gejala herpes di bibir yang paling umum terjadi ialah adanya bintik berwarna putih tampak berisi air atau disebut sebagai vesikel. Biasanya, bintik ini berkelompok di atas kulit yang sembab dan kemerahan. Selain itu, ada beberapa gejala lainnya yang kerap dialami penderita, di antaranya sebagai berikut:
• Sakit kepala
• Kesemutan pada kulit
• Sering merasa lelah
• Bibir terasa gatal
• Demam
• Muncul ruam dan bercak kemerahan di bibir yang menimbulkan rasa nyeri dan perih
Cara Mengatasi Herpes di Bibir Secara Alami
Penyakit herpes merupakan salah satu penyakit yang membahayakan kesehatan. Pasalnya, jika sudah terinfeksi herpes, virus ini sulit dihilangkan dari tubuh. Oleh sebab itu, untuk menekan risiko terinfeksi herpes harus ada upaya pencegahan sejak dini.
Penyakit herpes umumnya bisa diredakan dengan menggunakan beberapa obat anti virus seperti krim atau salep sesuai rekomendasi dokter. Adapun cara mengatasi herpes secara alami adalah sebagai berikut:
Pengompresan
Salah satu cara mengatasi herpes secara alami yang bisa dilakukan ialah pengompresan. Hal ini dipercaya mampu menurunkan rasa sakit dan menurunkan peradangan. Caranya cukup mudah, kompres pada area kulit yang kerap muncul herpes menggunakan air hangat atau dingin.
Lidah Buaya
Lidah buaya memiliki kandungan anti bakteri yang berfungsi efektif meredakan peradangan. Selain itu, beberapa kandungan lidah buaya juga dapat membantu mengurangi menghilangkan rasa nyeri dan mempercepat proses penyembuhan luka.
Untuk mendapatkan manfaat dari kandungan lidah buaya caranya cukup mudah. Cukup siapkan lidah buaya dan cuci hingga bersih, lalu belah menjadi dua. Kemudian ambil gel dalam lidah buaya dan oleskan di area yang muncul herpes.
Susu
Salah satu cara mengatasi herpes di bibir lainnya, yaitu menggunakan susu. Beberapa kandungan pada susu dinilai efektif dalam membantu meredakan herpes di bibir.
Dilansir dari laman Healthline, kandungan lemak yang terdapat pada susu merupakan anti virus yang berfungsi efektif dalam mempercepat proses penyembuhan. Selain itu, susu juga mengandung magnesium yang berperan penting menyembuhkan rasa sakit akibat herpes.
(mdk/jen)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya