Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mengenal Manfaat Bioteknologi, Lengkap Beserta Jenis dan Contohnya

Mengenal Manfaat Bioteknologi, Lengkap Beserta Jenis dan Contohnya Ilustrasi ilmuwan. ©2012 Merdeka.com/Shutterstock/Alexander Raths

Merdeka.com - Dalam kehidupan sehari-hari, tentu kita sudah tidak asing lagi dengan istilah bioteknologi. Tanpa disadari, manfaat bioteknologi telah kita rasakan di setiap harinya. Ya, cabang ilmu satu ini begitu dekat dengan kehidupan manusia. Karena bioteknologi dirancang dan dikembangkan untuk membantu mempermudah kehidupan manusia.

Secara umum, bioteknologi adalah ilmu biologi yang mempelajari pemanfaatan makhluk hidup, seperti bakteri, virus, dan fungi untuk menghasilkan barang atau jasa yang bisa digunakan oleh manusia. Adapun contoh bioteknologi di bidang pangan, yaitu pembuatan bir, roti, keju, dan bahan makanan lainnya.

Seiring berkembangnya zaman, manfaat bioteknologi sudah ada dalam berbagai bidang. Bentuk penerapan tersebut merambah ke berbagai sektor, mulai dari bidang pertanian, medis, perairan, kehutanan, hingga industri. Ada banyak manfaat bioteknologi yang sudah dirasakan oleh manusia.

Lantas, apa saja manfaat bioteknologi dalam kehidupan sehari-hari? Simak ulasannya yang Merdeka.com rangkum dari rimbakita.com:

Mengenal Bioteknologi

ilustrasi ilmuwan

©2013 Merdeka.com/Shutterstock/ Sergey Nivens

Bioteknologi sebenarnya sudah lama diterapkan oleh manusia bahkan sejak ribuan tahun lalu. Misalnya pada abad ke-19 Masehi, orang-orang sudah mulai mengerti tentang cara pembuatan keju, kecap, tempe, dan yoghurt.

Dalam perkembangannya, pengertian bioteknologi mulai dikenal luas oleh masyarakat pada 1919. Ilmuwan berkebangsaan Hungaria, Karl Erky, menjadi orang yang pertama kali menggunakan istilah tersebut untuk merujuk terhadap interakso biologi dan teknologi yang dilakukan oleh manusia.

Setelah itu, tepatnya pada tahun 1928, Alexander Fleming berhasil menemukan antibiotik pencilin dan penicilium. Di mana kedua antibiotik tersebut digunakan sebagai obat untuk mengatasi penyakit kulit manusia akibat gangguan bakteri Staphylococcus aureus.

Secara eteimologi, bioteknologi berasal dari kata, yaitu bio yang berarti hidup, teknos yang berarti teknologi, dan logos yang berarti ilmu. Sehingga bioteknologi dapat diartikan sebagai suatu ilmu yang menerapkan prinsip-prinsip atau aturan dalam biologi. Sederhananya, bioteknologi adalah pemanfaatan prinsip-prinsip serta rekayasa terhadap organisme, sistem, ataupun proses biologis.

Manfaat Bioteknologi

Seperti diketahui, bioteknologi adalah suatu rekayasa organisme sebagai upa menghasilkan produk yang bersifat baru. Ada beberapa manfaat bioteknologi dalam kehidupan sehari-hari, di antaranya:

• Meningkatkan hasil produksi dalam bidang pertanian, perkebunan, serta perikanan khususnya yang berkaitan dengan kebutuhan pangan.

• Menghasilkan vaksin dengan menggunakan virus.

• Meningkatkan jumlah spesies dari tumbuhan melalui penyerapan proses kultur jaringan.

• Membuat pupuk yang terbuat dari bahan-bahan hayati dengan memanfaatkan mikrobab untuk membantu proses penyerapan unsur hara.

• Menghasilkan antibiotik dengan memanfaatkan jamur melalui beberapa proses.

Jenis-Jenis Bioteknologi

ilustrasi ilmuwan

©2012 Merdeka.com

Secara umum, jenis bioteknologi terbagi menjadi dua, yaitu bioteknologi konvensional dan bioteknologi modern. Adapun penjelasan mengenai kedua jenis bioteknologi berikut:

Bioteknologi Tradisional

Bioteknologi tradisional adalah bioteknologi yang memanfaatkan mikroba, proses biokimia, dan juga proses genetik alami baik berupa mutasi atau rekombinasi genetik. Jenis bioteknologi ini sudah sejak ribuan tahun lalu oleh manusia. Penerapan bioteknologi konvensional ini juga merambah ke beberapa bidang kehidupan manusia, seperti pertanian, peternakan, dan kesehatan.

Bioteknologi Modern

Bioteknologi modern merupakan jenis bioteknologi yang ditemukan pada tahun 1950-an. Jenis bioteknologi ini dikenal sebagai bioteknologi yang didasarkan pada rekayasa DNA atau manipulasi genetik dengan memanfaatkan biokimia dan mikroorganisme.

Rekayasa genetik atau genetic engineering merupakan manipulasi gen secara langsung untuk tujuan yang lebih praktis. Salah satu teknik rekayasa genetik adalah DNA rekombian di mana suatu sel disisipkan gen tertentu dengan memanfaatkan teknik kloning atau kultur jaringan.

Contoh Penerapan Bioteknologi

Bioteknologi adalah cabang ilmu yang memanfaatkan organisme hidup atau bagian-bagiannya untuk menghasilkan produk atau jasa yang bermanfaat bagi manusia.

Berikut beberapa contoh bioteknologi:

  1. Fermentasi Makanan: Contoh yang paling umum adalah pembuatan tempe, yogurt, keju, dan kecap. Proses fermentasi melibatkan mikroorganisme seperti bakteri atau jamur untuk mengubah bahan makanan menjadi produk baru yang memiliki nilai gizi dan rasa yang lebih baik.

  2. Rekayasa Genetika: Ini adalah teknik bioteknologi modern yang digunakan untuk mengubah sifat genetik organisme. Misalnya, tanaman transgenik seperti jagung atau kedelai yang tahan terhadap hama atau penyakit dikembangkan melalui teknik ini.

  3. Bioteknologi Medis: Contoh dalam bidang medis meliputi produksi insulin rekombinan untuk pengobatan diabetes, pembuatan vaksin, dan terapi gen untuk mengatasi penyakit genetik.

  4. Bioremediasi: Ini adalah penggunaan mikroorganisme untuk membersihkan lingkungan dari polutan seperti minyak, logam berat, dan zat kimia berbahaya. Proses ini membantu memulihkan lingkungan yang tercemar menjadi lebih aman.

  5. Produksi Biofuel: Bioteknologi digunakan untuk menghasilkan bahan bakar ramah lingkungan seperti bioetanol dan biodiesel dari bahan baku organik seperti jagung, tebu, atau limbah biomassa.

Setiap contoh ini menunjukkan bagaimana bioteknologi dapat memberikan solusi inovatif untuk berbagai masalah di bidang pangan, kesehatan, lingkungan, dan energi.

(mdk/jen)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP