Mengenal Gejala Jantung Bengkak yang Perlu Diwaspadai, Begini Cara Mengatasinya
Merdeka.com - Penyakit jantung merupakan salah satu penyakit paling mematikan di dunia. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) penyakit jantung menyebabkan kematian terbesar di Indonesia. Tingkat kematian akibat penyakit jantung pada 2016 mencapai 122 orang per 100.000 populasi.
Salah satu gangguan jantung yang kerap dialami penderita ialah jantung bengkak atau kardiomegali. Seseorang yang mengalami gangguan jantung bengkak biasanya mengalami nyeri di bagian dada dan menjalar ke bahu atau leher.
Melansir dari Mayo Clinic, pembengkakan jantung dapat menyebabkan gagal jantung atau detak jantung yang tidak normal (aritmia). Hal inilah yang kerap menyebabkan penderita mengalami kaki bengkak, lemas, dan pusing. Seseorang yang mengalami beberapa kondisi tersebut sebaiknya berkonsultasi dengan dokter.
Lantas, apa saja gejala jantung bengkak dan bagaimana cara mengatasinya? Simak ulasannya yang merdeka.com lansir dari Mayo Clinic:
Mengenal Gejala Jantung Bengkak

©2015 Merdeka.com/shutterstock/Available in
Gejala jantung bengkak yang paling umum dirasakan penderita ialah dada terasa nyeri dan sesak. Kondisi ini kerap kali dirasakan saat beristirahat setelah melakukan aktivitas yang berat. Apabila nyeri dan ada tekanan di bagian dada ini terus berulang, maka hal menjadi potensi seseorang mengalami gagal jantung.
Selain sesak dan nyeri dada, gejala jantung bengkak berikutnya ialah pusing dan mudah lelah. Bahkan gejala seperti ini berlangsung tanpa melakukan aktivitas fisik yang berat. Kondisi seperti ini bisa menjadi tanda gejala sakit jantung apabila sering berulang.
Selain itu, masih banyak gejala jantung bengkak lainnya yang biasa dialami oleh penderita, di antaranya sebagai berikut:
1. Mudah lelah
2. Irama jantung berubah
3. Berat badan bertambah karena pembengkakan
4. Tungkai dan kaki membengkak
5. Jantung berdebar
6. Sesak napas
Penyebab Jantung Bengkak

©2013 Merdeka.com/Shutterstock/guoxiangphoto
Jantung bengkak atau karidomegali sebenarnya bukan suatu penyakit, melainkan tanda dari kondisi klinis atau penyakit tertentu. Gangguan ini bisa muncul tergantung pada penyebabnya. Ada beberapa penyebab jantung bengkak yang biasa dirasakan penderita, di antaranya sebagai berikut:
• Tekanan darah tinggi
• Kelainan otot jantung
• Penyakit jantung bawaan
• Gangguan pada katup jantung
• Obesitas
• Jarang melakukan olahraga
• Detak jantung tidak normal
• Penyakit jantung koroner
• Anemia
Cara Mengatasi Jantung Bengkak

©www.canadianliving.com
Seperti yang sudah diketahui, penyakit jantung merupakan salah satu penyakit paling mematikan di dunia. Oleh karena itu, perawatan untuk meredakan gejala jantung bengkak agar tidak semakin parah perlu dilakukan. Biasanya, dokter akan memberikan resep obat yang bisa meningkatkan kemampuan pompa jantung.
Dokter juga bisa melakukan operasi untuk mengatasi pembengkakan jantung. Hal ini dilakukan untuk menanamkan alat seperti implan dan pacu jantung, yang berfungsi untuk membantu kinerja jantung kembali normal. Selain itu, ada beberapa cara mengatasi jantung bengkak secara alami, di antaranya sebagai berikut:
• Memperbanyak konsumsi lemak tak jenuh dan serat
• Hindari kebiasaan merokok
• Menghindari minuman beralkohol
• Mengelola stres dengan baik
• Menghilangkan lemak yang menumpuk di perut
• Mencegah dan mengobati penyakit diabetes dan hipertensi
• Olahraga secara rutin dan teratur.
(mdk/jen)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya