Mengenal Fungsi Sejarah, Lengkap Beserta Penjelasannya
Merdeka.com - Fungsi sejarah sangat penting diketahui oleh setiap orang, terutama generasi muda. Melalui sejarah, seseorang dapat memahami kehidupan manusia dan dapat berkontribusi pada pemahaman moral. Hal ini yang kemudian membuat fungsi sejarah perlu dipahami setiap orang.
Secara umum, fungsi sejarah adalah sebagai sumber pengetahuan dan dijadikan media untuk menelusuri fakta dan kejadian yang terjadi di masa lampau. Fungsi ini ditujukan agar generasi berikutnya dapat menjadikan peristiwa di masa lalu sebagai pelajaran dan pengalaman.
Dengan mengetahui fungsi sejarah, seseorang bisa memahami apa yang pernah terjadi di masa lalu. Hal ini yang kemudian bisa dijadikan sumber referensi agar bisa belajar dari sejarah. Berikut beberapa fungsi sejarah dan penjelasannya yang merdeka.com lansir dari Liputan6.com dan sumber lainnya:
Pengertian Sejarah

©2012 Merdeka.com
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), sejarah adalah pengetahuan atau uraian tentang peristiwa dan kejadian yang benar-benar terjadi dalam masa lampau. Sederhananya, sejarah merupakan kejadian dan peristiwa yang benar-benar terjadi atau pernah dialami pada masa yang lampau.
Sementara itu, secara etimologi, sejarah berasal dari bahasa Arab syajaratun yang memiliki arti pohon atau tarikh. Pohon sendiri memiliki makna percabangan geneologis suatu kelompok keluarga yang menyerupai pohon yang penuh cabang, ranting, sampai ke akar-akarnya.
Sejarah juga dapat dimaknai sebagai asal-usul atau silsilah. Sejarah, babad, hikayat, riwayat, tambo, atau historia adalah istilah umum yang berhubungan dengan peristiwa masa lalu. Adapun sejarah menurut para ahli adalah sebagai berikut:
W. J. S Poerwadarminta
Sejarah adalah seluruh kesusasteraan lama, asal usul, dan silsilah. Sejarah juga berkaitan dengan kejadian yang benar-benar terjadi di masa yang lampau, kemudian menjadi kajian ilmu pengetahuan sebagai cerita pembelajaran.
Ibnu Khaldun
Sejarah adalah catatan tentang masyarakat umum manusia atau peradaban manusia yang terjadi pada watak/sifat masyarakat itu.
Sartono Kartodirdjo
Sejarah adalah gambaran tentang masa lalu manusia dan sekitarnya sebagai makhluk sosial yang disusun secara ilmiah dan lengkap. Meliputi urutan fakta masa tersebut dengan tafsiran dan penjelasan yang memberikan pengertian pemahaman tentang apa yang telah berlalu.
Unsur-Unsur Sejarah

© Negative Space
Unsur-unsur sejarah adalah hal yang membentuk sejarah itu sendiri. Adapun unsur-unsur pembentuk sejarah, antara lain:
Manusia
Manusia menjadi salah satu unsur sejarah karena keberadaannya dapat memengaruhi kehidupan. Sejarah tidak membahas mengenai sejarah binatang atau tumbujan karena sudah masuk dalam kajian biologi atau zoologi. Sederhananya, manusia dalam sejarah diposisikan sebagai subjek dan objek dalam sejarah.
Ruang
Ruang sebagai unsur sejarah merujuk aspek tata letak geografis suatu kejadian yang dialami manusia. Berbagai aktivitas yang dilakukan manusia pada waktu tertentu pasti berada pada ruang tertentu juga. Keterlibatan ruang ini akan mempermudah pembaca generasi berikutnya agar bisa memahami secara utuh sebuah peristiwa yang benar-benar terjadi.
Waktu
Setiap peristiwa sejarah mempunyai keunikan yang selalu berbeda dari waktu ke waktu. Sebagai ilmu, sejarah bisa dilihat dari aktivitas manusia yang dilihat dari kurun waktunya. Hal ini yang kemudian membuat waktu menjadi salah satu unsur sejarah.
Fungsi Sejarah
Fungsi sejarah sendiri terbagi menjadi dua, yakni fungsi intrinsik dan fungsi ekstrinsik. Adapun penjelasan mengenai kedua fungsi tersebut adalah sebagai berikut:
Fungsi Intrinsik
• Fungsi sejarah sebagai cara untuk mengetahui masa lampau. Adanya sejarah, seseorang lebih dapat memahami kehidupan masyarakat pada masa lalu.
• Fungsi sejarah sebagai pernyataan pendapat. Tidak sedikit para penulis sejarah yang menggunakan ilmu sejarah untuk menyatakan sebuah pendapat.
• Fungsi sejarah sebagai profesi yang menulis di bidang sejarah.
• Fungsi sejarah sebagai ilmu untuk melihat perkembangan filsafat, teori sejarah, serta perkembangan ilmu-ilmu lain.
Fungsi Ekstrinsik
Fungsi ekstrinsik sejarah berarti sejarah digunakan sebagai pendidikan atau liberal education bagi masyarakat. Adapun fungsi sejarah untuk pendidikan antara lain:
• Pendidikan penalaran
• Pendidikan politik
• Pendidikan moral
• Pendidikan masa depan
• Pendidikan perubahan
• Pendidikan keindahan
• Pendidikan kebijakan
• Bukti dari sebuah tindakan atau perbuatan
• Sebagai rujukan
Klasifikasi Sejarah
• Berdasarkan kurun waktu (kronologis)
• Berdasarkan wilayah (nasional)
• Berdasarkan negara (nasional)
• Berdasarkan kelompok suku bangsa (etnis)
• Berdasarkan topik atau pokok pembahasan (topikal)
(mdk/jen)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya