Menelusuri Rute 'Swiss Van Java' Menuju Dieng, Jalannya Membelah Gunung dan Banyak Tanjakan Ekstrem

Dilansir dari kanal YouTube Cerita Desa Indonesia, jalur Swiss van Java merupakan jalur yang rawan kecelakaan

Shani Rasyid
Oleh Shani Rasyid - Reporter
Menelusuri Rute 'Swiss Van Java' Menuju Dieng, Jalannya Membelah Gunung dan Banyak Tanjakan Ekstrem
Menelusuri Rute 'Swiss Van Java' Menuju Dieng, Jalannya Membelah Gunung dan Banyak Tanjakan Ekstrem (Merdeka.com)

Menelusuri Rute "Swiss Van Java" Menuju Dieng, Jalannya Membelah Gunung dan Banyak Tanjakan Ekstrem

Butuh kendaraan prima untuk bisa melewati jalur ini.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Jalur itu populer dijuluki “Swiss van Java”. Jalur ini menghubungkan antara pusat Kota Wonosobo dengan Dataran Tinggi Dieng, tepatnya menuju Desa Sembungan yang merupakan desa tertinggi di tanah Jawa.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Dinamakan Swiss van Java, karena pemandangan di jalur tersebut mirip di Eropa, tepatnya di negeri Swiss. Dalam perjalanan menyusuri rute itu, pengendara akan disuguhkan pemandangan gunung yang menjulang di ujung jalan. Perjalanan melewati ladang sayur milik petani dan beberapa perkampungan.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Sepenjang perjalanan, sering dijumpai para petani membawa hasil alam. Ada juga pengunjung lain yang berhenti sejenak untuk berfoto dengan latar belakang pemandangan alam yang indah.

Jalan terus menanjak. Sementara di kanan kiri berbagai komoditas ditanam petani mulai bawang merah, sayur sawi, dan kentang.

Makin dekat ke Dieng, jalan yang dilalui makin ekstrem. Tak hanya menanjak curam, tikungan yang dijumpai juga tajam. 

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Setelah melewati salah satu tanjakan, pengunjung akan menjumpai sebuah air terjun. Namanya Air Terjun Sikarim.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Untuk bisa masuk ke obyek wisata Curug Sikarim, wisatawan dikenakan tarif Rp10 ribu per orang. Setelah melewati Curug Sikarim, jalan yang tadinya beraspal makin dipenuhi kerikil dan lubang. Kondisinya makin berbahaya kalau kabut yang turun cukup tebal.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Dilansir dari kanal YouTube Cerita Desa Indonesia, jalur Swiss van Java merupakan jalur yang rawan kecelakaan. Di samping kendaraan yang tidak kuat menanjak, saat turun kendaraan juga rawan mengalami rem blong karena curamnya jalan.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Oleh karena itu wisatawan yang ingin melewati jalur tersebut tidak direkomendasikan untuk melewatinya sendiri, apalagi bagi mereka yang tidak menguasai medan yang harus dilalui. Selain itu pengendara harus memastikan kendaraan yang digunakan dalam kondisi yang prima.

Rekomendasi