Tak ada satupun warga yang tahu kapan makam itu berdiri
Pada sebuah kampung terpencil di Desa Giyanti, Kebumen, terdapat sebuah makam tua yang terbengkalai. Warga setempat menyebut tempat itu dengan nama “Istana Duwur”.
Makam itu letaknya sedikit menjauh dari perkampungan warga. Untuk menuju ke sana, pengunjung harus melewati jalan setapak yang penuh daun-daun berguguran serta mendaki gundukan tanah yang lebih tinggi.
Advertisement
Makam itu berada di tengah kebun milik warga. Di sana ada beberapa nisan batu yang ditanam saling berdekatan. Warga setempat berkata di makam itu dikubur seorang sinden serta para pemain gamelannya.
“Makam ini terkenal dengan nama ‘Panembahan Istana Duwur’. Jadi ada makam pemain gamelan sama sindennya,” kata salah seorang warga dikutip dari kanal YouTube BG Channel.
Warga setempat tidak tahu persis siapa yang dimakamkan di sana. Salah seorang pria yang ikut mendampingi pemilik kanal YouTube BG Channel berkata, mereka-mereka yang dimakamkan di situ berasal dari rombongan kesenian yang terdiri dari dalang, sinden, dan pemain gamelan.
“Makam ini biasanya dikunjungi orang saat malam Jumat Kliwon. Mereka ‘nyekar’ di sini,” kata salah seorang warga.
Warga mengatakan saat malam Jumat Kliwon, terkadang terdengar suara bom dari arah makam itu. Selain itu juga terdengar suara gamelan dari sana. Mereka pun tak tahu persis sejak kapan makam itu berada di sana.
“Kalau saya yang kelahiran tahun 1975 sih makam ini sudah ada sebelum saya lahir,” kata warga itu.
Advertisement
Tak hanya warga desa, bahkan ada warga dari luar kota yang datang ke tempat itu. Biasanya mereka diminta oleh guru spiritualnya untuk mengunjungi makam kuno tersebut.
“Kalau warga lokal sih misal ada kesenian kuda lumping pentas, mereka pasti ke sini. Jadi waktu mereka pentas yang merasuki pemain kuda lumping itu dari sini ceritanya,” kata warga lain yang mendampingi pemilik kanal YouTube BG Channel.
Kini kondisi makam tampak terbengkalai. Seperti tidak ada perhatian dari pemerintah setempat untuk membuat makam itu terlihat lebih bagus dan indah.
“Yang punya tanah ini saja tidak tahu sejarah makam ini. Padahal dia sekarang sudah sepuh. Tahu-tahu dikasih tanah warisan ini dari orang tua sudah ada kuburan ini,” kata warga setempat yang tidak dijelaskan namanya dalam video di kanal YouTube BG Channel.
Warga menduga makam itu sudah ada di sana sejak lama. Bahkan diperkirakan umurnya sudah mencapai ratusan tahun.
Advertisement