Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jejak Orang Bugis di Jogja, Diabadikan jadi Sebuah Nama Kampung

Jejak Orang Bugis di Jogja, Diabadikan jadi Sebuah Nama Kampung Kampung Bugisan. ©jogjakota.go.id

Merdeka.com - Suku Bugis merupakan kelompok etnik dari wilayah Sulawesi Selatan. Kelompok etnik ini memiliki jiwa perantau. Maka tak heran apabila mereka tak hanya tinggal di tempat asal mereka, namun juga menyebar hingga Pulau Kalimantan, Sumatra, Kepulauan Riau, hingga ibu kota Jakarta.

Keberadaan orang-orang Bugis juga bisa ditemukan di Yogyakarta. Di sana ada sebuah kampung bernama Bugisan. Kampung ini dulunya menjadi tempat tinggal kesatuan prajurit asal Bugis yang menjadi bagian dari prajurit Keraton Yogyakarta.

Lalu bagaimana keadaan Kampung Bugisan saat masih didiami para Prajurit Bugis? Bagaimana keadaan kampung itu sekarang? Berikut selengkapnya:

Sejarah Prajurit Bugis di Keraton Yogyakarta

kampung bugisan

©jogjakota.go.id

Dikutip dari Kemdikbud.go.id, keberadaan prajurit Bugis di Keraton Yogyakarta sudah ada sejak tahun 1763, setelah adanya peristiwa pemulangan Ratu Bendara oleh Mangkunegara I dari Kadipaten Mangkunegara Surakarta.

Pada dasarnya, para prajurit Bugis asal Sulawesi Selatan sudah dimulai saat pemerintahan Kerajaan Mataram Islam Keraton Kartasura, tepatnya pada saat pemerintahan Sunan Amangkurat II. Tren penyebaran prajurit dari Makassar ini ada hubungannya dengan peristiwa sejarah Perjanjian Bongaya pada 18 November 1667 antara Sultan Hasanudin dengan VOC.

Penerang dalam Kegelapan

kampung bugisan

©kemdikbud.go.id

Keberadaan Prajurit Bugis sangat berarti bagi kesatuan militer Keraton Yogyakarta. Dalam peperangan, mereka membawa bendera atau panji-panji bernama Wulan Dadari. Bendera itu berbentuk persegi panjang dengan warna dasar hitam, di tengahnya ada lingkaran dengan warna dasar kuning emas.

Dikutip dari Jogjakota.go.id, Wulan Dadari bermakna pasukan yang diharapkan selalu memberikan penerang dalam kegelapan, ibarat bulan yang muncul di malam yang gelap yang menggantikan fungsi matahari.

Kampung Bugis Kini

kampung bugisan

©kemdikbud.go.id

Di jalan masuk menuju Kampung Bugisan Kota Yogyakarta, terdapat patung prajurit Bugis. Patung itu merupakan ikon yang menjadi penanda dan menjadi bagian dari memori kolektif bahwa kampung itu dulunya menjadi tempat bermukim para prajurit Bugis.

Bahkan kostum orang Bugis berdasarkan patung prajurit tersebut dipakai oleh para abdi dalem Kraton Yogyakarta pada saat acara-acara penting. Salah satunya saat mengawal Gunungan Garebeg dari Kamendhungan Utara menuju Masjid Gedhe Keraton.

(mdk/shr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP