Pada Selasa, 18 Februari 2020, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo tengah mengisi Government Gathering 2020 di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Pada saat berdiri di panggung, tiba-tiba ada seorang mahasiswa berpakaian putih hitam melangkah ke atas panggung dan menghampiri Ganjar. Sesampainya di atas panggung Ia menyodorkan sebuah berkas berwarna merah kepada Ganjar.
“Tiap mahasiswa punya cara berekspresi dan berperan masing-masing. Termasuk aksi mengacungkan rapor merah yang saya lakukan pada pak Ganjar kemarin setelah selesai memberi materi,” cuit Iqbal Khatami lewat akun Twitternya @iqbalkhatami21. Iqbal Khatami tak lain adalah mahasiswa yang mengacungkan rapor merah pada Ganjar Pranowo.
Advertisement
Pemberian rapor merah itu merupakan dari bentuk aksi demonstrasi mahasiswa yang menuntut agar Ganjar Pranowo segera menyelesaikan persoalan lingkungan yang ada di Jawa Tengah. Tercatat, ada dua persoalan lingkungan yang diangkat dalam demonstrasi itu. Pertama, adalah persoalan lingkungan di pabrik PT RUM, Sukoharjo, sedangkan yang kedua adalah soal konflik pembangunan pabrik PT Semen Indonesia dengan para petani Pegunungan Kendeng.
"Kami sangat menolak segala bentuk eksploitasi sumber daya alam di Kendeng. Sampai sekarang segala tuntutan masyarakat belum terpenuhi. Itu yang kami kawal," kata Bayu Septian, koordinator BEM Seluruh Indonesia wilayah Jateng-DIY, seperti dilansir halaman tagar.id.
Advertisement
Bagi Iqbal Khatami, acara Goverment Gathering itu sengaja Ia manfaatkan sebagai momentum pergerakan. Melalui akun Twitter-nya, Iqbal mengatakan bahwa cara itu merupakan salah satu cara mahasiswa dalam mengekspresikan diri ketika ruang dialog terbatas dan tidak ada kesempatan untuk melakukan audiensi.
Iqbal sendiri mengaku telah mempersiapkan diri sejak awal bersama teman-temannya dari BEM UMY. Sebelum aksi itu, Ia dan kawan-kawan BEM UMY terlebih dahulu menyusun laporan yang berisi kajian tentang permasalahan lingkungan yang ada di Jawa Tengah dan DKI Jakarta. Sebenarnya rapor merah rencananya juga akan Ia berikan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Namun ternyata Anies tidak menghadiri acara tersebut.
Advertisement
Saat menyerahkan rapor merah itu, Iqbal mengaku sempat melihat ekspresi syok dari muka Ganjar Pranowo. Oleh karena itu dia mengatakan Ganjar juga seharusnya syok ketika melihat banyaknya masyarakat hari ini yang menjadi korban kebijakan pembangunannya yang tidak memperhatikan aspek lingkungan.
Menanggapi cuitan itu, Ganjar Pranowo memberi kicauan balasan. Melalui akun Twitter-nya Ia menulis kalau dirinya belum sempat syok karena sebelumnya Iqbal tidak sempat menjelaskan apa isi map itu. Ganjar sebenarnya tidak menyangka kalau Iqbal ternyata seorang demonstran, bukan peserta seminar. Tapi terlepas dari protes Iqbal kepadanya yang dianggap kurang sopan, Ganjar mengapresiasi aksi mahasiswa itu.
"Tetap semangat ya. Kamu keren kok," tulis Ganjar di bagian akhir kicauannya.