Doa Sebelum Adzan, Lengkap Beserta Arti dan Keutamaannya
Merdeka.com - Adzan merupakan salah satu cara yang digunakan oleh umat Muslim untuk menyerukan kepada segenap Muslim lainnya untuk menunaikan ibadah shalat wajib. Adzan juga termasuk ibadah sunnah yang memiliki pahala dan keutamaan yang besar.
Melansir dari NU Online, adzan pertama kali dikumandangkan oleh Bilal bin Rabbah. Beliau merupakan muazin pertama pada zaman Rasulullah SAW. Bilal dipilih oleh Rasulullah menjadi muazin karena memiliki suara lantang yang merdu, menghayati kalimat-kalimat azan, berdisiplin tinggi dan berani. Sebagaimana dalam sebuah hadits berikut ini:
Baca juga: Berikut Syarat Sahnya: Doa Mau Adzan Dan Setelah Mengumandangkannya
"Ketika kaum Muslim datang ke Madinah, mereka berkumpul. Mereka memperkirakan waktu solat, tetapi tidak ada seorangpun yang menyerukan Sholat. Oleh karena itu, pada suatu hari, mereka membicarakannya. Sebagian diantara mereka berkata, "gunakanlah lonceng seperti orang-orang Nasrani." Sebagian lain berkata: "gunakanlah terompet seperti terompet orang Yahudi." Lalu umar berkata: "mengapa kalian tidak menyerukan seseorang untuk melakukan solat?” kemudian Rasulullah SAW bersabda, "hai Bilal, berdiri dan serukanlah panggilan Sholat." (H. R. AL-Bukhori, Muslim, at Tirmidzi, dan An Nasa’i).
Sebelum dan sesudah mengumandangkan adzan, setiap Muslim dianjurkan untuk membaca doa kepada Allah SWT. Berikut doa sebelum adzan yang dilansir dari NU Online:
Doa Sebelum Adzan

©Pixabay/AveCalvar
Ketika mendekati waktu adzan, umat Islam dianjurkan untuk membaca doa sebelum adzan seperti berikut:
Subhaanallah walhamdulillah wala ilahaillah wallahuakbar, wala haulawala kuuwata illabillahiladhim, allahummasholli wasallim ‘ala sayyidina muhammadillahu ya kariim.
Artinya:
"Maha suci Allah, segala puji bagi Allah dan tiada tuhan selain Allah yang maha besar, dan tidak ada daya dan upaya kecuali pertolongan dari Allah, ya Allah, limpahkan kasih sayang kepada junjungan kita Nabi Muhammad yang pemurah."
Dengan membaca doa sebelum adzan, kita sebagai umat Islam memohon pertolongan Allah SWT dan juga memanjatkan pujian untuk Rasulullah SAW. Sehingga, umat muslim akan senantiasa mengingat Allah SWT dan menjalankan segala perintah-Nya.
Doa Sesudah Adzan
Sebagaimana kita tahu, adzan merupakan pertanda telah masuknya waktu sholat dan panggilan untuk melaksanakan sholat secara berjemaah bagi seluruh umat Muslim. Hal yang sangat disunnahkan terkait adzan dan iqamah adalah membaca doa setelahnya. Adapun doa sesudah adzan dan artinya adalah sebagai berikut:
Allahumma Rabba hadzihid-da‘wati at-tammati, wash-shalatil-qaimati, ati sayyidana Muhammad al-washilah wal fadlilah, wad-darajatar rafi’ah wab’atshu maqaman mahmûdan alladzi wa’adtah, innaka la tukhliful-mi‘ad.
"Ya Allah Tuhan yang memiliki seruan yang sempurna dan shalat yang tetap didirikan, kurniailah Nabi Muhammad wasilah (tempat yang luhur) dan kelebihan serta kemuliaan dan derajat yang tinggi dan tempatkanlah dia pada kependudukan yang terpuji yang telah Engkaujanjikan, sesungguhnya Engkau tiada menyalahi janji, wahai dzat yang paling Penyayang."
Keutamaan Adzan

©2019 Merdeka.com/Free Images
Setiap Muslim yang mengumandangkan adzan, Allah SWT akan membanggakannya di hadapan para malaikat. Selain itu, ada banyak keutamaan adzan lainnya yang perlu diketahui umat Muslim, di antaranya sebagai berikut:
Mendapatkan Pahala yang Besar
Seseorang yang mengumandangkan adzan juga akan mendapatkan pahala yang besar dari Allah SWT. Hal ini sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW bersabda:
Artinya:
"Seandainya orang-orang mengetahui pahala yang terkandung pada azan dan shaf pertama, kemudian mereka tidak mungkin mendapatkannya kecuali dengan cara mengadakan undian atasnya, niscaya mereka akan melakukan undian.” (HR Bukhari dan Muslim).
Mengusir Setan
Salah satu keutamaan adzan dapat mengusir setan. Apabila adzan dikumandangkan, maka setan akan pergi. Sebagaimana Abu Hurairah menceritakan tentang hal ini bahwa Rasulullah bersabda, yang artinya:
"Apabila diserukan Adzan untuk solat, syaitan pergi berlalu dalam keadaan ia kentut hingga tidak mendengar Adzan. Bila mu’adzin selesai mengumandangkan adzan, ia datang hingga ketika diserukan iqomat ia berlalu lagi." (H. R. Bukhori, Muslim).
Diampuni Dosa-Dosanya
Setiap orang yang menjadi muazin maka dosanya akan diampuni oleh Allah SWT. Sebagaimana yang disebutkan dalam salah satu hadits berikut ini, Rasulullah bersabda:Artinya:
"Tuhanmu takjub kepada seorang penggembala domba di puncak bukit gunung, dia mengumandangkan azan untuk shalat lalu dia shalat. Maka Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, ‘Lihatlah hamba-Ku ini, dia mengumandangkan azan dan beriqamah untuk shalat, dia takut kepada-Ku. Aku telah mengampuni hamba-Ku dan memasukkannya ke dalam surga," (HR Abu Dawud dan An Nasa’i).
Jembatan Masuk Surga
Tidak hanya diampuni dosanya, seseorang yang mengumandangkan adzan juga akan mendapatkan jaminan surga. Hal ini termaktub dalam salah satu hadits berikut ini.Artinya:
"Kami pernah bersama Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam, lalu Bilal berdiri mengumandangkan azan. Ketika selesai, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, ‘Barangsiapa mengucapkan seperti ini dengan yakin, niscaya dia masuk surga." (HR An Nasa’i).
(mdk/jen)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya