Doa Memotong Ayam dan Tata Caranya, Umat Islam Wajib Tahu
Merdeka.com - Ayam merupakan salah satu hewan peliharaan yang cukup digemari oleh masyarakat Indonesia. Berbagai jenis ayam tersebar di berbagai daerah, ada yang memelihara untuk diadu, namun tak jarang juga dijadikan sebagai hewan ternak. Bahkan ada juga ayam hias yang harganya mencapai puluhan juta rupiah.
Secara umum, ayam banyak dibudidayakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti diambil daging dan telurnya. Dalam agama Islam, cara memotong ayam harus beradab, sesuai syariat dan ada doa. Sebab, jika salah dalam proses penyembelihan atau tidak sesuai syariat Islam, daging ayam yang dikonsumsi menjadi tidak halal.
Baca juga: Cara Menyembelih Hewan Kurban, Doa Dan Caranya Sesuai Syariat Islam
Oleh karena itu, saat menyembelih ayam dan binatang lainnya tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Hal ini sebagaimana yang telah disebutkan dalam salah satu surah Alquran, yang artinya:
"Wahai manusia! Makanlah dari (makanan) yang halal dan baik yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Sungguh, setan itu musuh yang nyata bagimu." (Q.S. Al Baqarah ayat 168)
Lantas, bagaimana bacaan doa memotong ayam dan tata caranya? Simak ulasannya yang dilansir dari NU Online:
Doa Memotong Ayam dan Tata Caranya

©2012 Merdeka.com/Shutterstock/Gravicapa
Sebagaimana kita tahu, jika memotong ayam tidak sesuai syariat bisa menyebabkan daging yang dikonsumsi menjadi tidak halal. Oleh karena itu, setiap umat muslim penting untuk mengetahui tata cara memotong ayam yang baik dan benar. Berikut beberapa cara memotong ayam yang sesuai syariat Islam:
Doa Memotong Ayam
Allahumma hadzihi minka wa ilaika, fataqabbal minni ya karim
Artinya, "Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-Mu. Dan dengan ini aku bertaqarrub kepada-Mu. Karenanya hai Tuhan Yang Maha Pemurah, terimalah taqarrubku."
Penyembelih Beragama Islam
Cara memotong ayam yang baik dan benar dalam Islam yaitu penyembelih harus seorang muslim dan berakal sehat. Sebelum memotong ayam, penyembelih harus memastikan bahwa ayam yang akan disembelih dalam keadaan sehat.
Tidak Memutus Tulang Leher
Penyembelih tidak diperbolehkan makan, minum, atau aktivitas lainnya yang menyebabkan lalai mengucapkan basmalah. Pastikan untuk menyembelih pada pangkal leher ayam dengan memutus saluran pernapasan, saluran makan, dan dua urat lehernya dengan sekali sayatan tanpa mengangkat pisau. Selain itu, proses penyembelihan dilakukan dari leher bagian depan dan tidak memutus tulang leher.
Pakai Alat yang Tajam dan Bersih

©©2012 Merdeka.com
Salah satu adab dan doa memotong ayam, yang baik dan benar menurut Islam adalah dengan menggunakan alat penyembelihan yang tajam dan bersih. Dengan begitu, proses pemotongannya tidak tersendat dan aliran darah yang keluar bisa lancar. Anjuran ini sebagaimana yang telah disebutkan dalam hadits berikut, yang artinya:
Artinya: "Ya Rasulullah sesungguhnya kami besok akan berhadapan dengan musuh dan kami tidak mempunyai pisau (untuk sembelih). Maka Nabi saw bersabda: Apa saja yang bisa mengalirkan darah dan disebutkan atasnya nama Allah, makanlah (sembelihan tersebut) apabila yang dipakai untuk penyembelihan itu bukan dengan gigi dan kuku. Dan saya akan menerangkan itu kepadamu. Adapun gigi itu adalah tulang dan adapun kuku itu adalah pisau menurut kaum Habasyah." (HR. Ahmad dan Al-Baihaqi).
Setelah itu, biarkan darah ayam keluar dengan waktu minimal tiga menit. Pastikan ayam yang akan masuk ke dalam proses perendaman air panas harus sudah mati.
(mdk/jen)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya