Dikelilingi Bukit yang Indah, Ini Sekelumit Kisah Di Balik Berdirinya Kota Bumiayu
Merdeka.com - Bumiayu adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Berada di bagian selatan Kabupaten Brebes, wilayah Bumiayu dikelilingi pegunungan dan bukit sehingga memiliki panorama yang indah.
Karena keindahan alamnya, wilayah Bumiayu memiliki beberapa tempat wisata seperti Kebun Teh Kaligua, Telaga Ranjeng, Puncak Sakub, Curug Putri, dan berbagai tempat wisata lainnya. Selain itu, Bumiayu juga memiliki jajanan kuliner khas seperti dage, gorengan randem, sogol, dan ketan pencok.
Di balik keindahannya, ada cerita rakyat yang berkembang tentang asal muasal berdirinya kota Bumiayu. Selain itu, di kota ini terdapat peninggalan fosil-fosil manusia purba. Berikut selengkapnya:
Kisah Seorang Raja

©pegipegi.com
Berdasarkan cerita rakyat yang berkembang, asal mula Kota Bumiayu berasal dari kisah seorang raja yang sedang berburu di hutan. Dan ia terpesona saat melihat sesosok gadis cantik tengah mencuci di sungai.
Karena terlalu fokus mengamati gadis itu, kakinya tersandung sebatang kayu dan sang gadis menyadari keberadaannya. Karena ketakutan, sang gadis berlari menjauh dan sang raja mengejarnya. Namun sang gadis itu justru berlari ke istana kerajaannya.
Asal Mula Kata Bumiayu

©2021 Liputan6.com
Sang gadis baru sadar kalau tempat persembunyiannya itu adalah istana sang raja sendiri. Saat itu dia belum paham tentang tahta seorang raja dan tak silau pula dengan harta dan perawakan sang raja yang gagah.
Karena terus dirayu dan berusaha disentuh, sang gadispun mengancam pada raja akan masuk ke dalam bumi. Namun sang raja tidak peduli dan tetap berusaha meraihnya.
Sebelum sang raja melangkah ke arahnya, gadis itu menghentakkan kaki ke lantai dan seketika hilang lenyap ditelan bumi. Saat itulah sang raja kaget dan berteriak histeris sambil menyebut, ”Bumi...ayu...Bumi...ayu..” dan kemudian lahirlah nama Bumiayu.
Temuan Fosil Manusia Purba

©YouTube/Melawan Lupa Metro TV
Selain terkenal akan legenda dan keindahan alamnya, Bumiayu juga ada temuan fosil manusia purba. Bahkan, usia fosil itu diketahui lebih tua 300.000 tahun dibandingkan fosil Homo Erectus di Sangiran, Sragen, Jawa Tengah.
Temuan fosil manusia purba itu diyakini berasal dari masa 1,8 juta tahun yang lalu, di mana kawasan itu masih berupa pantai dan menjadi pendaratan manusia dari wilayah lain. Menurut profesor dari LIPI, Harry Widianto, tak menutup kemungkinan bahwa manusia purba yang ada di Sangiran merupakan migrasi dari manusia purba Bumiayu.
Punya Banyak Tempat Wisata
Letaknya yang berada di daerah perbukitan membuat Bumiayu memiliki banyak tempat wisata yang memiliki pemandangan eksotis. Tak jauh dari wilayah ini terdapat obyek wisata Kebun Teh Kaligua dan Telaga Ranjeng.
Selain itu, beberapa obyek wisata yang tak jauh dari Bumiayu, dilansir dari Pegipegi.com antara lain Waduk Penjalin, Pemandian Air Panas Pakujati, Bukit Baper, Curug Putri, Ranto Canyon, dan Kalibaya Park.
(mdk/shr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya