Dari Mengatur Bisnis hingga Sedekah, Kisah Pengusaha Les Komputer di Yogya Maksimalkan Fitur Tagihan dan Donasi BRImo

Sedekah jadi mudah dengan BRImo! Kisah Suryono, pengusaha les komputer, berbagi kapan saja, bahkan setelah sholat subuh. Praktis, cepat, dan penuh berkah.

Tyas Titi Kinapti
Oleh Tyas Titi Kinapti - Reporter
Dari Mengatur Bisnis hingga Sedekah, Kisah Pengusaha Les Komputer di Yogya  Maksimalkan Fitur Tagihan dan Donasi BRImo
Dari Mengatur Bisnis hingga Sedekah, Kisah Pengusaha Les Komputer di Yogya Maksimalkan Fitur Tagihan dan Donasi BRImo (Merdeka.com)

Di sebuah sudut Sleman, tepatnya di Perumahan Munggur 3 Godean, berdiri sebuah lembaga kursus komputer yang tak hanya menawarkan keterampilan, tapi juga harapan. Suryono (58), pengusaha les komputer di Yogyakarta LPK IMBIA, yang telah mendedikasikan hidupnya selama hampir tiga dekade untuk mencerdaskan anak bangsa melalui pendidikan nonformal.

Semangatnya tak pernah surut.Di tengah perubahan zaman dan perkembangan teknologi digital, Suryono tak tinggal diam. Ia justru semakin adaptif dan memanfaatkan berbagai kemudahan teknologi untuk operasional lembaga maupun urusan pribadi. Salah satunya lewat aplikasi BRImo dari BRI.

Bagi pria ayah dua anak ini, BRImo bukan hanya aplikasi keuangan, tapi sudah menjadi alat bantu sehari-hari yang menyatu dengan ritme hidup dan bisnisnya. Dari bayar listrik hingga sedekah, dari top-up Brizzi hingga memantau arus kas harian, semua cukup dalam genggaman.

30 Tahun Mengabdi Lewat Kursus Keterampilan

Kisah Pria Pengusaha Les Komputer di Yogya Menyalurkan Ilmu dan Kebaikan Lewat BRImo
LPK IMBIA, Les Kursus Komputer Yogyakrta pertama kali berdiri tahun 1995. LPK IMBIA berlokasi di Jl. Godean KM 7.5 Perum, Jl. Munggur III Desa No.11, Sidoarum. merdeka.com/Instagram @kursus_komputer_jogja_imbia/

Suryono telah mengabdi di dunia pendidikan selama 30 tahun. Les Komputer di Yogyakarta, LPK IMBIA ini pertama kali berdiri tahun 1995 dengan nama LPK IMBIA Komputer di Baciro, Yogyakarta. Saat itu, pelatihan komputer masih menjadi hal baru dan langka.

“Izin pertama kami dari Depdikbud tahun 1995. Waktu itu masih sedikit tempat kursus komputer, apalagi yang mengarah ke keahlian teknisi atau jaringan,” ujar Suryono mengenang perjalan usahanya saat ditemui merdeka.com pada Kamis (24/4/2025).

Seiring waktu, lembaga ini terus berkembang. Program pelatihannya pun makin beragam, tidak hanya komputer perkantoran, tapi juga teknisi komputer dan HP, desain grafis, digital marketing, sampai akuntansi. Bahkan mereka membuka pelatihan untuk MC Bahasa Jawa hingga asisten perawat atau pekarya kesehatan. Semua dirancang agar peserta punya bekal keterampilan yang bisa langsung diterapkan di dunia kerja.

“Peserta bisa pilih program sesuai kebutuhan. Ada yang hanya sehari, ada juga yang 6, 12, sampai 16 kali pertemuan. Fleksibel, dan bisa online maupun offline,” jelas Suryono.

Kini, meski sejak 2015 berpindah lokasi ke Jl. Godean KM 7.5 Perum, Jl. Munggur III Desa No.11, Sidoarum, semangat pelayanan LPK IMBIA tak pernah berubah. Lembaga ini tetap memberikan pelatihan keterampilan dengan harga terjangkau dan pengajar bersertifikasi.

“Kami ingin mereka yang belajar benar-benar siap kerja. Bahkan bisa ikut uji kompetensi resmi dari BNSP kalau mau,” tambahnya.

Fitur Tagihan di BRImo Mempermudah Transaksi Operasional Usaha

Kisah Pria Pengusaha Les Komputer di Yogya Menyalurkan Ilmu dan Kebaikan Lewat BRImo
BRI mempermudah pengusaha lewat fitur tagihan di BRImo. merdeka.com/dokumen pribadi

Sebagai seorang pengusaha dan pendidik, Suryono memahami pentingnya mengelola arus kas dengan rapi dan efisien. Ia menjadi nasabah BRI pada 2018 dan mulai memakai BRImo setahun setelahnya. Suryono mengaku selama menggunakan BRImo merasa banyak proses yang dipermudah.

“Paling sering saya pakai buat bayar tagihan listrik, itu rutin tiap bulan. Terus juga bisa langsung lihat mutasi masuk-keluar uang, baik untuk pribadi maupun usaha,” kata Suryono.

Fitur mutasi dan riwayat transaksi real-time di BRImo menjadi andalannya. Ia bisa langsung memantau transaksi kursus yang masuk maupun pengeluaran rutin.

“Saya tahu persis uang dari murid masuk tanggal berapa, berapa jumlahnya, terus langsung dicatat. Enggak perlu tunggu akhir bulan,” ungkapnya.

Selain itu, Suryono merasa terbantu dengan fitur penjadwalan pembayaran di tagihan. Ia mengaku sempat beberapa kali lupa bayar listrik sebelum pakai BRImo.

“Sekarang bisa disetting pengingatnya atau langsung bayar saat ada notifikasi. Jadi lebih tenang,” ujarnya sambil tersenyum.

Baginya, BRImo adalah alat bantu penting yang bisa diandalkan untuk mengurus keuangan usaha, tanpa harus bolak-balik ke bank atau ATM.

“Semuanya bisa dikerjakan dari rumah, tanpa harus repot?” ujarnya.

Transaksi Pribadi Lebih Ringkas dengan BRImo

Tak hanya untuk keperluan bisnis, Suryono juga mengandalkan BRImo dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, aplikasi ini telah menjadi bagian penting dari rutinitasnya, mulai dari melakukan top-up Brizzi hingga transaksi lainnya.

“Saya sering top-up Brizzi, e-wallet juga, BRIVA. Semua pakai BRImo,” ujarnya dengan senyum.

Bagi Suryono, kemudahan dalam mengelola keuangan pribadi dan bisnis melalui satu aplikasi adalah hal yang sangat membantu.Sejak mengenal BRImo, Suryono merasa hidupnya menjadi lebih praktis. Fitur-fitur yang ditawarkan sangat memudahkan aktivitas finansialnya.

“Transfer uang jadi lebih cepat, top-up instan, dan tarik tunai tanpa kartu di ATM, ATM BRI juga mudah dijumpai. Semuanya sering saya manfaatkan,” katanya.

Kepraktisan ini membuatnya tidak perlu lagi repot membawa uang tunai atau memikirkan antrean panjang di bank. Segala urusan keuangan bisa diselesaikan kapan saja dan di mana saja dengan beberapa sentuhan di layar ponsel.

Berbagi dengan Sesama Melalui Fitur Donasi di BRImo, Bisa Kapan Saja dan Di Mana Saja

Selain itu, salah satu kebiasaan pribadi yang unik dari Suryono adalah berdonasi melalui aplikasi BRImo. Menurutnya, fitur donasi digital di BRImo memudahkan dirinya untuk bersedekah kapan saja tanpa perlu keluar rumah. Dengan berbagai pilihan lembaga sosial yang tersedia, ia merasa semakin yakin untuk berbagi.

"Di BRImo banyak pilihan lembaga sosial, seperti Dompet Dhuafa, BAZNAS, PMII, dan Rumah Yatim dan sebagainya. Pilihannya lengkap, jadi saya kadang ganti-ganti tergantung niat atau kebutuhan," ujarnya.

Selain kemudahan, kepercayaan terhadap lembaga-lembaga yang ada di BRImo juga menjadi alasan Suryono memilih untuk berdonasi melalui aplikasi ini.

"Lembaga-lembaga itu sudah terpercaya, jadi saya merasa tenang saat berdonasi. Saya tahu bahwa sumbangan saya sampai kepada yang membutuhkan dengan tepat," ungkapnya. Kepercayaan ini semakin menguatkan niatnya untuk rutin bersedekah.

Fitur Donasi Membantu agar Rutin Sedekah Subuh

Suryono juga menambahkan bahwa berdonasi melalui BRImo sangat membantu rutinitas sedekah subuhnya, terutama di saat-saat tertentu ketika ia merasa kesulitan untuk keluar rumah.

"Kadang setelah sholat subuh, saya suka lupa atau tidak sempat langsung ke masjid untuk menyalurkan sedekah. Dengan adanya BRImo, saya bisa langsung berdonasi tanpa harus keluar rumah. Jadi tetap bisa menjalankan rutinitas sedekah dengan lancar," ujarnya sambil tersenyum.

Ia merasa sangat terbantu dengan kemudahan ini, karena baginya, sedekah adalah bagian penting dari aktivitas harian yang tidak ingin terlewatkan.Lebih lanjut, Suryono menjelaskan bahwa kemudahan ini juga memberikan rasa tenang dalam menjalankan ibadah.

"Dengan BRImo, saya tidak perlu khawatir kalau ada kegiatan yang membuat saya lupa atau tidak sempat pergi ke masjid. Sedekah bisa saya lakukan kapan saja, bahkan langsung setelah sholat subuh. Ini membantu saya tetap konsisten" tambahnya.

Baginya, teknologi yang ada semakin mempermudah untuk menjalankan niat baik, sehingga segala sesuatu yang berkaitan dengan sedekah menjadi lebih efisien dan tetap membawa keberkahan.

Sedekah Lebih Ringan dan Praktis

Kepraktisan lainnya adalah adanya pilihan nominal donasi yang sudah tersedia mulai dari Rp 10.000, sehingga ia tak perlu repot mengetikkan jumlah yang ingin didonasikan. Meski demikian, ia tetap bisa memilih nominal sesuai keinginan.

“Semua jadi lebih mudah dan cepat. Plus, transaksi ini juga terekam di Catatan Keuangan saya" tambahnya.

Selain melalui fitur donasi di BRImo, narasumber ini juga memanfaatkan kemudahan berdonasi di masjid-masjid di Yogyakarta yang kini telah menggunakan QRIS. Fitur QRIS BRImo ini memungkinkan dia untuk memberikan sumbangan dengan cepat dan praktis hanya dengan memindai kode QR.

“Dengan teknologi, sedekah jadi lebih ringan. Tidak perlu keluar rumah atau membawa uang tunai. Lebih ringkas, hemat waktu” ujarnya.

Baginya, donasi digital membuat segala sesuatunya lebih efisien tanpa mengurangi niat baik. Teknologi yang ada membantunya untuk tetap berbagi kapan saja dan di mana saja.

“Saya merasa niat baik menjadi lebih mudah diwujudkan" tambah pria berpeci ini.

Bagi Suryono, BRImo bukan hanya sekadar aplikasi keuangan, tetapi juga alat yang memberikan kemudahan untuk mengatur keuangan dengan lebih efisien. Dengan berbagai fitur yang ada, ia merasa lebih tenang dan praktis dalam menjalani kesehariannya, baik untuk urusan pribadi maupun bisnis.

BRImo Membangun Disiplin Keuangan Lewat Aplikasi

Salah satu perubahan paling signifikan yang dirasakan Suryono sejak aktif menggunakan BRImo adalah pola kedisiplinan keuangan yang terbentuk secara alami.

“Karena semua tercatat, saya jadi lebih hati-hati mengelola pemasukan dan pengeluaran. Gak asal pakai uang,” jelasnya.

Ia bahkan mengajarkan prinsip pengelolaan keuangan ini ke peserta kursus yang kebanyakan generasi muda.

“Saya bilang ke anak-anak, kalau kamu bisa atur uang dengan baik dari sekarang, nanti hidup lebih tertata” tegasnya.

Dengan adanya catatan transaksi otomatis, ia bisa mengevaluasi tiap akhir bulan, apa saja pengeluaran besar, berapa penghasilan bersih, dan apakah ada yang bisa dihemat.

“Saya jadi merasa seperti punya asisten pribadi. Kalau lihat catatan pengeluaran, langsung otomatis terekap totalnya. Ini bisa bikin saya kaget,” katanya sambil tertawa.

Selain memudahkan dalam pengelolaan keuangan pribadi, Suryono juga memanfaatkan BRImo untuk keperluan usaha kecilnya. Ia mengaku sering menggunakan data transaksi dari aplikasi ini untuk membuat laporan keuangan yang lebih rapi.

"Kalau ada audit kecil untuk lembaga, saya tinggal buka mutasi dari BRImo. Semua tercatat dengan jelas dan langsung tersedia. Sangat membantu," ungkapnya dengan penuh rasa syukur.

Dengan kemudahan ini, Suryono merasa lebih mudah dalam mengelola administrasi bisnis tanpa harus repot menyiapkan laporan manual.Suryono juga menekankan bahwa aplikasi seperti BRImo bukan hanya cocok untuk anak muda atau pebisnis besar, tetapi juga bisa digunakan oleh siapa saja, termasuk mereka yang sudah berusia lebih tua.

"Untuk saya yang berumur 58 tahun ini, BRImo sangat mudah digunakan. Aplikasi ini memang dirancang untuk siapa saja. Siapa pun bisa pakai, baik tua maupun muda, asal niat belajar," tambahnya dengan senyum.

Dengan keyakinan ini, Suryono merasa bahwa teknologi seperti BRImo tidak mengenal batas usia dan bisa dimanfaatkan oleh semua orang untuk mempermudah hidup mereka.

Melek Digital di Usia 58 Tahun

Di usianya yang ke-58, Suryono menjadi contoh nyata bahwa usia bukan penghalang untuk melek digital. Meski usahanya sempat lesu karena pandemi dan tantangan zaman, ia tetap beradaptasi dengan teknologi.

“Kalau kita tidak ikut perkembangan, kita akan ditinggal. Dunia digital itu sudah jadi bagian hidup kita sehari-hari,” katanya mantap.

Ia berharap semakin banyak pelaku usaha kecil, terutama yang seumuran dengannya, tidak takut mencoba teknologi baru.

“Memang enggak sedikit yang sudah sepuh malas belajar, padahal belajar teknologi itu hukumnya wajib khususnya buat pengusaha ya” tegasnya.

Ke depan, Suryono berharap BRImo bisa terus dikembangkan dengan fitur-fitur baru yang makin memudahkan UMKM dan pelaku usaha nonformal.

“Misalnya ada fitur pengingat pembayaran murid, atau laporan usaha sederhana, itu pasti sangat berguna,” ujarnya penuh harap.

BRImo Memudahkan Donasi dengan Layanan Digital

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus berkomitmen untuk memberikan kemudahan layanan keuangan bagi masyarakat selama bulan suci Ramadan melalui super apps BRImo.

Dengan berbagai fitur inovatif dan ramah pengguna, BRImo kini memudahkan nasabah untuk menunaikan zakat kapan saja dan di mana saja dengan cara yang aman dan mudah.Direktur Retail Funding and Distribution BRI, Andrijanto, menyatakan bahwa BRI terus berinovasi untuk memenuhi kebutuhan transaksi nasabah dengan cara yang praktis dan nyaman.

"BRI terus mengembangkan layanan digital kami, dan kami berharap masyarakat semakin dipermudah dalam menunaikan zakat kapan saja, di mana saja, serta memilih lembaga-lembaga amil zakat yang terpercaya," ujar Andrijanto dikutip dari bri.co.id pada Kamis (30/4/2025)

Melalui super apps BRImo, masyarakat dapat menyalurkan zakat, infak, dan sedekah ke berbagai lembaga pengelola dana zakat yang kredibel, seperti Dompet Dhuafa, Yayasan Baitul Maal (YBM) BRILiaN, BAZNAS, Rumah Zakat, Rumah Yatim, dan LAZ Al-Azhar.

Cara Berdonasi Lewat Fitur Donasi di BRImo

Menunaikan kewajiban dan amalan mulia jadi lebih mudah dengan fitur Donasi di BRImo. Aplikasi mobile banking dari BRI ini memudahkan kamu untuk berbagi kebahagiaan kepada sesama.

Melalui fitur Donasi BRImo, kamu dapat memberikan donasi kepada berbagai lembaga terpercaya seperti BAZNAS, serta memilih jenis donasi sesuai kebutuhan, apakah itu zakat atau sedekah.

Kamu juga dapat menentukan nominal donasi yang sesuai dengan kemampuan. Donasi bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja melalui aplikasi BRImo.

Selain itu, kamu juga dapat memantau riwayat donasi yang sudah dilakukan dengan mudah.Berbagi kebaikan dan membantu sesama kini semakin praktis dengan Layanan Donasi BRImo.

Cara Donasi Melalui BRImo:

  1. Login ke aplikasi BRImo dengan username dan password kamu.
  2. Pilih menu "Donasi" di halaman utama aplikasi BRImo.
  3. Pilih lembaga penyalur donasi yang kamu inginkan (misalnya BAZNAS).
  4. Pilih jenis donasi (Zakat/Sedekah) dan masukkan nominal donasi yang ingin kamu berikan.
  5. Konfirmasi transaksi dengan memasukkan PIN BRImo.
  6. Transaksi berhasil! Kamu sudah berhasil berdonasi melalui BRImo.
Rekomendasi