Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cara Menentukan Arah Kiblat dengan Matahari, Perhatikan Waktunya

Cara Menentukan Arah Kiblat dengan Matahari, Perhatikan Waktunya Kabah. onislam.net

Merdeka.com - Kiblat merupakan tempat di mana Ka’bah, bangunan di tengah-tengah masjid yang suci yang terletak di Makkah berada. Ini adalah arah tujuan bagi seluruh umat muslim di penjuru dunia melaksanakan salat. Tentu di setiap negara atau wilayah mempunyai arah kiblat yang berbeda-beda sesuai dengan posisinya terhadap Ka’bah.

Sebagai salah satu syarat sah salat, penting bagi setiap umat muslim untuk mengetahui arah kiblat yang benar. Dengan mengarah tepat menuju Ka’bah, ibadah yang dilaksanakan akan baik dan tepat sesuai dengan syariat agama. Dalam hal ini, cara menentukan arah kiblat bisa dilakukan dengan beragam metode, salah satunya dengan matahari.

Cara menentukan arah kibat dengan matahari adalah satu metode yang cukup mudah dipraktikkan. Di mana Anda hanya mengamati bayangan beda tegak lurus dan akan segera menemukan arah kiblat yang benar. Meskipun begitu, metode ini perlu memperhatikan beberapa hal, seperti hari dan jam pelaksanaan, serta lokasi pencarian arah kiblat.

Perlu dipahami bahwa cara menentukan arah kiblat dengan matahari ini tidak bisa dilakukan setiap waktu. Sebab, cara ini hanya dapat dilakukan dua kali saja dalam satu tahun, yaitu waktu di mana matahari tepat berada di atas Ka’bah.

Dilansir dari NU Online, berikut kami merangkum cara menentukan arah kiblat dengan matahari yang perlu Anda ketahui.

Mengenal Kiblat

Sebelum mengetahui cara menentukan arah kiblat dengan matahari, penting untuk dipahami apa yang dimaksud dengan kiblat. Seperti disebutkan sebelumnya, bahwa kiblat merupakan tujuan bagi seluruh umat muslim dalam melaksanakan ibadah salat. Kiblat dalam agama Islam terdapat pada Ka’bah, sebuah bangunan di tengah-tengah masjid di Makkah.

Kiblat merupakan salah satu syarat sah pelaksanaan salat. Dengan begitu, setiap umat muslim harus memperhatikan dan memastikan arah kiblat yang benar dan tepat menghadap ke Ka’bah. Bukan hanya di masjid, menentukan arah kiblat yang benar juga perlu dilakukan ketika Anda melaksanakan salat di rumah.

Meskipun begitu, terdapat dua kondisi yang menjadi pengecualian dalam hal ini. Arah kiblat memang menjadi sayrat sah pelaksanaan salat, namun ketika dalam kondisi perang yang berkecamuk dan sholat sunah yang dikerjakan saat melakukan perjalanan, syarat ini boleh tidak dipenuhi. Ini termasuk salah satu toleransi dalam Islam yang memberikan kemudahan bagi setiap umatnya dalam melakukan ibadah.

Hal yang Perlu Diperhatikan

Sebelum mengetahui cara menentukan arah kiblat dengan matahari, terdapat dua hal penting yang perlu Anda perhatikan. Pertama, perlu dipahami bahwa cara menentukan arah kiblat dengan matahari tidak bisa dilakukan setiap waktu. Sebab, cara ini hanya bisa dilakukan dua kali saja dalam setahun, yaitu waktu di mana matahari tepat berada di atas Ka’bah.

Dikatakan, rashdul kiblat atau matahari tepat di atas Ka’bah terjadi pada tanggal 28 Mei atau 27 Mei di tahun Kabisat sekitar pukul 16.18 WIB, dan pada tanggal 16 Juli atau 15 Juli di tahun Kabisat sekitar pukul 16.27 WIB. Di jam-jam tersebut, tidak lain merupakan waktu dhuhur untuk Kota Makkah, sehingga setiap negara perlu menyesuaikan waktu zuhur di sana agar memperoleh bayangan arah kiblat yang benar.

Hal terakhir yang perlu diperhatikan dalam menentukan arah kiblat dengan matahari adalah tempat di mana Anda ingin melihat bayangan. Pertama, bisa dilakukan di dalam masjid dengan mengandalkan sinar matahari yang terdapat di jendela bagian mihrab masjid. Biasanya ini akan lebih sulit, ketika sebuah masjid tidak terdapat jendela mihrab.

Posisi lain yang bisa dilakukan yaitu di luar ruangan dengan menempatkan benda tegak lurus tepat di bawah sinar matahari. Posisi ini dapat memberikan gambaran bayangan arah kiblat yang tepat karena tidak terhalang oleh apapun.

Cara Menentukan Arah Kiblat dengan Matahari

Setelah mengetahui beberapa hal yang perlu diperhatikan, terakhir akan dijelaskan bagaimana cara menentukan arah kiblat dengan matahari dengan tepat. Seperti sedikit dijelaskan pada poin sebelumnya, cara menentukan arah kiblat dengan matahari bisa dilakukan di dalam ruangan masjid, bisa pula di luar ruangan tepat di bawah sinar matahari.

Berikut penjelasan lebih lengkap cara menentukan arah kiblat dengan matahari yang bisa Anda praktikkan.

  • Di Dalam Masjid/Musala
  • Cara menentukan arah kiblat dengan matahari di dalam masjid/musala, Anda perlu memastikan terdapat jendela di atas bagian mihrab untuk mendapatkan sinar matahari. Pada sore hari, biasanya arah sinar matahari menuju ke timur. Perhatikan cahaya matahari yang masuk.

    Arah cahaya matahari tersebut adalah arah kiblat yang benar tepat mengarah ke Makkah. Anda bisa segera menyesuaikan letak sajadah dengan lurus dengan cahaya matahari tersebut ketika terlalu sering ke kiri atau ke kanan. Sebelumnya, Anda harus memastikan tanggal dan waktu yang tepat sesuai rashdul kiblat.

  • Di Luar Ruangan
  • Cara terakhir untuk menentukan arah kiblat dengan matahari yaitu di luar ruangan yang memungkinkan kontak langsung dengan sinar matahari. Yang mesti diperhatikan sebelum melakukan itu semua, siapkan jam atau arloji yang sudah dikalibrasi waktunya secara tepat. Juga sejumlah perangkat lain, seperti spidol, penggaris, atau sejenisnya untuk menandai arah kiblat begitu rashdul qiblat berlangsung.

    Kemudian, ambil tongkat lurus dan letakkan tepat di bawah sinar matahari. Dengan begitu, muncul bayangan tongkat yang menunjukkan arah kiblat tepat dan akurat. Setelah itu, berikan tanda kiblat sesuai bayangan tongkat yang didapatkan. Tanda tersebut sebagai patokan arah kiblat yang bisa Anda gunakan. Perlu diketahui bahwa detik-detik rashdul kiblat ini hanya berlangsung sekitar 1 – 2 menit, pastikan Anda tidak terlewat.

    (mdk/ayi)
    Geser ke atas Berita Selanjutnya

    Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
    lihat isinya

    Buka FYP