Bisa Sebabkan Kebakaran, Ini Alasan Pengguna Tabung Gas 3 Kg Perlu Copot Karet Merah
Merdeka.com - Para pengguna tabung gas ukuran berapapun, khususnya ukuran 3 kg diimbau untuk mengeluarkan karet berwarna merah pada gas sebelum membeli dan menukarnya dengan tabung gas baru. Hal ini dilakukan agar sesampainya di SPBE (Stasiun Pengisian Bulk Elpiji), tabung gas akan diberi karet baru.
Sebaliknya, jika karet merah pada tabung gas dibiarkan terpasang, SPBE mungkin akan menggunakannya kembali. Tabung gas dengan karet lama akan kembali beredar. Padahal hal ini bisa membahayakan.
Penurunan Kualitas Karet
Karet yang dipakai berulangkali sangat mungkin mengalami penurunan kualitas.
“Perlu diketahui kualitas karet akan menurun jika beberapa kali pakai, jadi lemah dan longgar. Ini salah satu penyebab kebakaran oleh karena bocor gas,” tulis akun Instagram @mediainformasiorangtubanjatim, Minggu (23/5/2021).
Meskipun harga gas 3 kg bersubsidi, tapi konsumen tetap berhak mendapatkan kualitas barang yang bagus.
“Bisa Anda bayangkan ruangan penuh gas elpiji kemudian ada percikan api dari saklar listrik, korek api atau menyalakan kompor gas, kekuatan bisa seperti bom,” lanjut @mediainformasiorangtubanjatim.
Komentar Warganet
Lihat postingan ini di Instagram
Warganet pun ramai mengomentari unggahan mengenai karet gas elpiji pada akun Instagram Media Informasi Orang Tuban Jatim itu.
“Aku pernah nemu lpg msh segel gak ada karetnya,” tulis @pemuas_dahaga
“Kalo kejadianya kayak gitu kita bisa complain gak ya,” komentar pemilik akun Instagram @en_khaidar
“Memang benar pada saat pengisian karet/seal tidak diperiksa, tapi jika terjadi kebocoran pada saat pengisian pasti diganti karena jika seal bocor tidak maksimal hasil pengisiannya. Semua terserah konsumen jadilah smart konsumen,” komentar @sugeng_padhel75
(mdk/rka)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya