Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bacaan Niat Wudhu dan Doa Setiap Gerakannya, Perlu Diketahui

Bacaan Niat Wudhu dan Doa Setiap Gerakannya, Perlu Diketahui ilustrasi berwudhu. ©2016 youtube.com

Merdeka.com - Wudhu merupakan salah satu rukun yang harus dilakukan setiap umat muslim ketika hendak melakukan salat. Dalam hal ini, wudhu merupakan kegiatan membasuh beberapa anggota tubuh dengan tujuan untuk menyucikan diri dari najis atau kotoran. Tanpa wudhu, setiap ibadah salat yang dilakukan tidak sah.

Seperti diketahui, terdapat beberapa tahapan atau tata cara yang harus dilakukan setiap menyucikan diri dengan wudhu. Mulai dari membasuh telapak tangan, membersihkan mulut dengan berkumur, membasuh wajah, tangan, rambut, telinga, hingga kaki. Namun sebelum melakukan semua tahapan tersebut, wudhu perlu diawali dengan membaca niat dengan baik.

Baca juga: Bacaan Dan Doa Wudhu Lengkap Arab Latin Arti Niat Dan Tiap Gerakannya

Meskipun sepele, niat merupakan bagian penting yang perlu dilakukan ketika berwudhu. Dalam hal ini, niat yang diucapkan sebelum berwudhu dapat menambah kekhusyukan tersendiri. Bukan hanya itu, niat yang dibaca sebelum berwudhu sebagai bentuk doa dan syukur atas nikmat air yang dilimpahkan Allah SWT.

Dengan begitu, penting bagi Anda khususnya umat muslim untuk mengetahui bagaimana bacaan niat wudhu dengan baik dan benar. Selain itu, terdapat beberapa doa lain yang bisa disertakan dalam setiap gerakan wudhu. Jika dilakukan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, tentu ini bisa menjadi amalan tersendiri yang mampu menambah timbangan pahala.

Dilansir dari situs NU Online, berikut kami merangkum bacaan niat wudhu dan beberapa doa gerakan wudhu lainnya yang perlu diketahui.

Niat Wudhu

001 tantri setyorini

© Pixabay

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, bahwa niat merupakan hal penting yang perlu dilakukan untuk mengawali setiap kegiatan, termasuk berwudhu. Bacaan niat yang dilakukan setiap kali berwudhu menjadi be

ntuk doa dan syukur atas nikmat yang diberikan Allah. Bukan hanya itu, niat wudhu juga dapat memberikan makna kekhusyukan tersendiri. Berikut adalah beberapa amalan niat wudhu yang bisa Anda terapkan dalam kehidupan sehari-hari.

1. Membaca Basmallah

Bismillâhir-rahmânir-rahîm

Artinya : “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.”

2. Doa sebelum wudhu

Asyhadu al lâ ilâha illa-Llâhu wahdahu lâ syarîka lah, wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhu warasûluhu.

Artinya: “Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya.

3. Doa saat menyentuh air wudhu

Alhamdulillâhilladzî ja‘alal-mâ'a thahûran

Artinya : “Segala puji bagi Allah yang telah menjadikan air yang suci dan menyucikan.”

Doa saat menyentuh air wudhu ini bisa menjadi bentuk rasa syukur kepada Allah SWT karena telah memberikan kemudahan air sebagai sarana untuk mensucikan diri. Bukan hanya itu, doa ini juga menunjukkan rasa syukur atas limpahan air yang diberikan sebagai sumber kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya.

Bacaan Doa Setiap Gerakan Wudhu

002 dru

©2016 youtube.com

Selain membaca niat wudhu, terdapat beberapa bacaan doa lainnya yang dapat dilafalkan dalam setiap gerakan wudhu. Tidak jauh berbeda, fungsi doa setiap gerakan wudhu adalah sebagai bentuk syukur sekaligus bentuk permohonan lindungan Allah.

Selain itu, bacaan doa setiap gerakan wudhu ini juga bisa menjadi amalan baik yang menambah timbangan pahala. Berikut adalah beberap bacaan doa setiap gerakan wudhu yang perlu Anda ketahui.

1. Saat membasuh telapak tangan 3 kali

Allâhumma ihfadh yadi min ma’âshîka kullahâ

Artinya: “Ya Allah, jagalah kedua tanganku dari semua perbuatan maksiat.”

2. Saat berkumur

Allâhumma a’inni ‘alâ dzikrika wa syukrika, Allâhumma asqini min haudli nabiyyika shallallâhu ‘alaihi wa sallam ka’san lâ adzma’a ba’dahu Abadan

Artinya: “Ya Allah, tolonglah aku (untuk selalu) mengingat dan bersyukur pada-Mu. Ya Allah, beri aku minuman dari telaga Kautsar Nabi Muhammad, yang begitu menyegarkan hingga aku tidak merasa haus selamanya.”

3. Saat membersihkan lubang hidung

Allâhumma Arihni Raaihatal jannah. Allâhumma lâ tahrimni râihata ni’amika wa jannatika

Artinya: “Ya Allah, (izinkan) aku mencium wewangian surga. Ya Allah, jangan halangi aku mencium wanginya nikmat-nikmatmu dan wanginya surga.”

4. Saat mengeluarkan air dari lubang hidung

Allâhumma innî a’ûdzu bika min rawâihin nâr wa sû'i dâr

Artinya: “Ya Allah, aku berlindung pada-Mu dari busuknya aroma neraka, dan dari buruknya tempat kembali.”

5. Saat membasuh wajah

Allâhumma bayyidl wajhi yauma tabyadldlu wujûhun wa taswaddu wujûh

Artinya: “Ya Allah, putihkanlah wajahku di hari ketika wajah-wajah memutih dan menghitam.”

6. Saat membasuh tangan kanan

Allâhumma a’thinî kitâbi biyamîni, wa hâsibnî hisâban yasîran

Artinya: “Ya Allah, berikanlah kitab amalku (kelak di akhirat) pada tangan kananku, dan hisablah aku dengan hisab yang ringan.”

7. Saat membasuh tangan kiri

Allâhumma laa tu’thini bi syimaali, wa laa min waraa'i dzahri

Artinya : “Ya Allah, jangan Kau berikan kitab amalku (kelak di akhirat) pada tangan kiriku, dan jangan pula diberikan dari balik punggungku.”

8. Saat mengusap kepala

Allâhumma harrim sya’ri wa basyari ‘ala an-nâri wa adzilni tahta ‘arsyika yauma lâ dzilla illa dzilluka.

Artinya: “Ya Allah, halangi rambut dan kulitku dari sentuhan api neraka, dan naungi aku dengan naungan singgasana-Mu, pada hari ketika tak ada naungan selain naungan dari-Mu.”

9. Saat mengusap telinga

Allâhumma ij’alni minalladzîna yastami’ûnal qaula fayattabi’ûna ahsanahu.

Artinya: “Ya Allah, jadikanlah aku orang-orang yang mampu mendengar ucapan dan mampu mengikuti apa yang baik dari ucapan tersebut.”

10. Saat membasuh kaki kanan

Allâhumma ij’alhu sa’yan masykûran wa dzamban maghfûran wa ‘amalan mutaqabbalan. Allâhumma tsabbit qadami ‘ala shirâthi yauma tazila fîhi al-aqdâm.

Artinya: “Ya Allah, jadikanlah (segenap langkahku) sebagai usaha yang disyukuri, sebagai penyebab terampuninya dosa dan sebagai amal yang diterima. Ya Allah, mantapkanlah telapak kakiku saat melintasi jembatan shirathal mustaqim, kelak di hari ketika banyak telapak kaki yang tergelincir.”

11. Sata membasuh kaki kiri

Allâhumma innî a’ûdzu bika an tanzila qadamî ‘anish-shirâthi yauma tanzilu fîhi aqdâmul munâfiqîn

Artinya: “Ya Allah, aku berlindung pada-Mu, dari tergelincir saat melintasi jembatan shirathal mustaqim, kelak di hari ketika banyak telapak kaki orang munafik yang tergelincir.”

(mdk/ayi)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP