Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

7 Gejala Tipes Ringan yang Perlu Diwaspadai, Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya

7 Gejala Tipes Ringan yang Perlu Diwaspadai, Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya Ilustrasi sakit perut. Shutterstock/9nong

Merdeka.com - Tipes atau tipus adalah salah satu jenis penyakit yang umum dialami seseorang. Penyakit yang menyebabkan penderita mengalami demam dan sakit perut ini bisa terjadi karena infeksi bakteri Salmonella typhii. Penyebaran bakteri tersebut bisa melalui konsumsi makanan atau minuman yang telah terkontaminasi tinja.

Melansir dari Mayo Clinic, tipes atau demam tifoid banyak terjadi di negara-negara berkembang dan dialami oleh anak-anak. Selain menular melalui makanan, penularan tipus juga bisa terjadi akibat terkena urine yang terinfeksi bakteri. Penyakit ini dapat membahayakan penderita jika tidak segera diatasi dengan baik.

Ada beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan seseorang terserang tipes seperti sanitasi buruk, tidak mencuci tangan sebelum makan, dan mengonsumsi makanan yang terkontaminasi bakteri. Biasanya, seseorang yang terinfeksi bakteri tersebut akan mengalami beberapa gejala. Mengetahui gejala tipes ringan penting diketahui agar bisa melakukan upaya pencegahan.

Lantas, apa saja gejala tipes ringan yang kerap dialami penderita dan bagaimana cara mengatasinya? Simak ulasannya yang dilansir dari Healthline:

Mengenal Gejala Tipes Ringan

004 destriyana

©2015 Merdeka.com/shutterstock

Beberapa gejala tipes ringan pada orang dewasa berlangsung selama tiga hingga empat minggu, atau lebih. Intensitas gejala tipes ringan juga sangat bervariasi, seperti demam dan tubuh terasa lemas.

Banyak penderita yang kerap menyepelekan gejala tipes ringan, padahal kondisi ini jika tidak segera di tangan dengan baik bisa memperburuk kondisi tubuhnya. Berikut ini beberapa gejala tipes ringan yang harus diwaspadai:

Mudah Lelah

Seseorang yang mengalami gejala tipes akan lebih sering merasakan lemas dan mudah lelah. Sebab, tipes menyebabkan diare yang membuat tubuh harus membuang banyak cairan. Tak heran, jika tubuh akan terasa lebuh lemas, lesu, dan tidak bertenaga.

Kurang Nafsu Makan

Salah satu gejala tipes ringan yang paling umum adalah kurang nafsu makan. Gejala ini merupakan bentuk respons tubuh saat imun melawan bakteri penyebab infeksi. Akibatnya, otak melepas zat-zat peradangan yang memberikan sinyal ke sistem saraf pusat untuk memicu pelepasan leptin.

Demam

Gejala tipes ringan yang paling banyak dialami oleh penderita adalah demam. Gejala ini merupakan hasil dari proses peradangan dalam tubuh yang dipicu kerja sistem imun saat melawan infeksi bakteri. Biasanya, penderita akan mengalami demam secara bertahap setiap harinya.

Gangguan Pencernaan

Tipes merupakan penyakit infeksi yang dapat menyerang pencernaan, terutama usus. Hal inilah yang menyebabkan penderita mengalami sakit perut atau diare. Selain itu, usus yang terinfeksi bakteri tidak mampu mencerna makanan dengan baik, sehingga menghambat proses penyerapan air.

Mudah Berkeringat

Gejala tipes ringan yang kerap dialami penderita lainnya yaitu mudah berkeringat. Ketika demam, suhu tubuh akan meningkat dan penderita akan sangat mudah berkeringat meski tidak sedang aktif bergerak.

Sakit Perut

Salah satu gejala tipes ringan yang paling sering dialami adalah sakit perut. Sistem pencernaan yang bermasalah akan meminta bantuan otak untuk memicu otot usus berkontraksi agar fases segara dikeluarkan. Biasanya, saat proses ini perut akan terasa kram dan mulas.

Penyebab Tipes yang Perlu Diwaspadai

perut

©www.homeremedyshop.com

Seperti yang sudah diketahui, tipes merupakan penyakit yang sering dialami oleh masyarakat Indonesia. Bahkan, hampir 100.00 penduduk Indonesia terjangkit penyakit tipus setiap tahunnya. Tak heran, jika penyakit ini dinyatakan sebagai endemik dan masalah kesehatan serius yang harus segera ditangani begitu gejala tipes muncul.

Ada beberapa penyebab tipes yang biasa dialami oleh penderita, di antaranya sebagai berikut:

• Mengonsumsi makanan dan minuman kotor

• Sistem kekebalan tubuh yang lemah

• Sering menggunakan kamar mandi yang kotor

• Sering bertukar pakaian dengan orang lain

• Tidak menjaga kebersihan

• Musim hujan yang berlangsung lama

Cara Mengatasi Penyakit Tipes

perut

©2015 Merdeka.com/shutterstock

Pencegahan yang bisa dilakukan untuk mengatasi tipes dengan vaksinasi. Pemerintah telah menganjurkan imunisasi tifoid kepada anak yang sudah berusia di atas dua tahun dan diulang setiap tiga tahun. Seperti halnya jenis vaksin lainnya, vaksin tifoid tidak memberikan perlindungan 100 persen.

Oleh karena itu, anak yang sudah divaksin masih rentan terkena penyakit tipus. Para ahli selalu menyarankan untuk selalu menerapkan pola hidup sehat, seperti menjaga kebersihan lingkungan, mengonsumsi makanan yang sehat, dan menggunakan kamar mandi bersih. Selain itu, ada beberapa mengatasi tipes dengan cara alami lainnya, di antaranya:

Bawang Putih

Salah satu cara mengatasi tipes secara alami dengan mengonsumsi bawang putih. Selain memiliki fungsi sebagai bumbu dapur, sifat antimikroba yang dimiliki oleh bawang putih memiliki fungsi untuk membilas racun berbahaya di dalam tubuh sehingga fungsi kekebalan di tubuh akan meningkat. Hal tersebut akan sangat membantu proses pemulihan para penderita tipes agar cepat pulih.

Pisang

Makanan alami yang dapat menyembuhkan penyakit tipes berikutnya adalah buah pisang. Harganya yang murah dan mudah didapat, ternyata terdapat fungsi lain dari kandungan yang ada di dalam buah satu ini.

Dilansir dari Healthline, kandungan pektin atau serat larut di dalam buah pisang berfungsi sebagai penyerap cairan dalam usus. Hal tersebut berguna untuk menurunkan diare. Selain zat tersebut, adanya kandungan kalium pada pisang berfungsi untuk menggantikan elektrolit yang hilang akibat diare dan demam.

(mdk/jen)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP