7 Gejala Hepatitis B yang Mudah Dikenali, Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya
Merdeka.com - Hepatitis B merupakan salah satu jenis penyakit hati yang paling umum terjadi. Jenis penyakit hati ini disebabkan karena terjadi peradangan di hati yang disebabkan oleh virus hepatitis B. Umumnya, hepatitis B terjadi karena sering mengonsumsi obat-obatan tertentu dan minuman beralkohol.
Di samping itu, hati merupakan organ yang dapat melakukan regenerasi dengan cepat untuk mengganti sel-sel yang rusak. Sehingga apabila sel-sel yang rusak banyak, maka dapat mengganggu fungsi dan kinerja hati. Hal inilah yang kemudian sering disebut sebagai penyakit hepatitis B.
Dilansir dari Medical News Today, hepatitis B disebabkan oleh beberapa faktor. Penularan virus ini terjadi melalui hubungan seksual tanpa kondom atau berbagi jarum suntik dengan penderita hepatitis B. Seseorang yang mengalami penyakit ini biasanya akan mengalami beberapa gejala, seperti kulit dan mata tampak menguning.
Selain itu, ada beberapa gejala lain yang dirasakan penderita saat mengalami penyakit hepatitis B. Lalu apa saja gejala hepatitis B dan bagaimana cara mengatasinya? Simak penjelasannya berikut ini.
Gejala Hepatitis B

©2013 Merdeka.com/Shutterstock/lejandro dans neergaard
Hati berperan penting dalam mencerna makanan dan menyingkirkan zat beracun di dalam tubuh. Selain itu, hati juga berfungsi sebagai tempat penyimpanan energi bagi tubuh saat menjalani aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, apabila terjadi gangguan penyakit hati maka dapat menimbulkan luka pada jaringan hati.
Salah satu penyakit hati yang paling umum terjadi ialah hepatitis B. Penyakit ini terjadi disebabkan oleh virus hepatitis B yang dapat menular dari hubungan seksual atau berbagai jarum suntik. Seseorang yang mengalami hepatitis B dapat ditandai dengan beberapa gejala, di antaranya sebagai berikut:
1. Gejala yang pertama dirasakan oleh penderita penyakit hati ialah nyeri perut dan bengkak
2. Seseorang yang mengalami gejala penyakit hati akan kehilangan selera makan
3. Warna urin menjadi lebih pekat
4. Mengalami gejala flu, demam dan lemas
5. Kulit dan mata nampak kekuningan
6. Sering merasakan mual dan muntah
7. Feses berwarna cokelat
Penyebab Hepatitis B

©2015 Merdeka.com/shutterstock
Hepatitis B disebabkan oleh virus hepatitis B (HBV). Virus ini terdapat di dalam darah atau cairan tubuh penderita, seperti cairan vagina dan sperma. Hepatitis B dapat menular melalui kontak langsung dengan darah atau luka terbuka dari penderita.
Hepatitis B juga dapat menular melalui ciuman, percikan air liur ketika batuk atau bersin. Selain itu ada beberapa penyebab lain yang dapat menyebabkan seseorang rentan menderita hepatitis B, di antaranya pengguna narkoba suntik dan Bergonta ganti pasangan saat berhubungan seksual.
Di samping itu, mikroorganisme yang menyebabkan kerusakan hati juga dapat menyebar melalui darah atau urine atau bersentuhan dekat dengan penderita. Sehingga hal ini perlu diwaspadai seseorang ketika sedang menjalankan aktivitas sehari-hari.
Cara Mengatasi Hepatitis B

©2015 Merdeka.com/shutterstock/alexskopje
Hepatitis B merupakan gangguan pada fungsi maupun fisiologis organ hati. Sehingga hal ini dapat menimbulkan kerusakan hati dan memicu luka pada jaringan organ hati. Penyakit hati apabila tidak segera diatasi maka dapat membahayakan kesehatan tubuh. Sebelum terlambat, sebaiknya melakukan beberapa upaya pencegahan berikut ini:
1. Melakukan imunisasi untuk melindungi penyakit hepatitis.
2. Menggunakan kondom saat berhubungan seksual.
3. Mengonsumsi obat-obatan yang sesuai dosis dan tidak menyalahgunakan obat-obatan terlarang.
4. Mengurangi konsumsi seafood mentah.
5. Menjaga berat badan agar tetap ideal.
6. Menggunakan masker dan lengan panjang, hal ini untuk mencegah penularan dari penderita.
7. Menerapkan pola hidup sehat, seperti mengonsumsi makanan sehat dan segar dan olahraga secara teratur.
(mdk/jen)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya