5 Penyebab Hernia yang Perlu Diwaspadai, Cegah Sebelum Terlambat
Merdeka.com - Hernia atau turun berok merupakan kondisi ketika organ bagian dalam tubuh menyembul keluar dari lapisan otot di sekitarnya. Secara umum hernia terjadi pada perut dan tonjolan yang muncul biasa terjadi di pinggang. Beberapa hal menyebabkan jaringan ikat melemah sehingga tidak dapat menahan organ di dalamnya.
Di samping itu, penyakit hernia juga bisa terjadi bagian paha atas, pusar dan sekitar selangkangan. Umumnya penyakit ini tidak mengancam jiwa, akan tetapi dalam kondisi tertentu penyakit ini dapat menyebabkan komplikasi dan membahayakan tubuh. Penyakit ini tidak bisa sembuh dengan sendirinya, sehingga diperlukan upaya pencegahan.
Lantas apa saja penyebab hernia dan gejalanya? Simak penjelasannya berikut ini.
Tipe-Tipe Hernia
Penyakit hernia dibagi menjadi beberapa jenis, berikut ini beberapa jenis hernia yang paling umum terjadi, di antaranya:
- Hernia hiatusJenis hernia hiatus terjadi saat daerah atas perut melewati celah pada otot diafragma yang merupakan saluran lambung. Tipe hernia ini umumnya dialami lansia atau seseorang yang berusia lebih dari 50 tahun. Hernia jenis ini disebabkan oleh penyakit bawaan.
- Hernia femoralisHernia femoralis terjadi ketika sebagian usus mencuat ke paha atas bagian dalam. Jenis hernia ini biasanya dialami oleh seseorang yang menderita obesitas dan wanita hamil.
- Hernia inguinalisHernia femoralis terjadi ketika jaringan usus mencuat ke rongga perut menyembul ke bagian selangkangan. Jenis hernia ini umumnya sering dialami oleh pria.
- Hernia umbilikusHernia jenis ini terjadi saat sebagian jaringan lemak atau jaringan usus mencuat di bagian dinding perut. Hernia umbilikus biasa banyak dialami oleh anak di bawah usia 6 tahun dan bayi. Hal ini disebabkan karena lubang tali pusar tidak tertutup dengan sempurna.
Gejala Hernia

© prevention.com
Hernia memiliki beberapa gejala yang biasa dialami para penderita, seperti munculnya benjolan saat penderita batuk dan tertawa. Dilansir dari laman Healthline, gejala hernia lainnya yaitu:
- Adanya benjolan di selangkangan.
- Ukuran benjolan semakin hari semakin membesar.
- Apabila mengangkat benda berat maka akan merasakan nyeri di area benjolan.
- Konstipasi.
- Merasa tidak nyaman atau berat di bagian perut.
Penyebab Hernia

©iStockphoto
Penyebab hernia dapat terjadi karena dua hal, yaitu adanya kelemahan otot dan adanya tekanan. Tekanan pada organ ini menyebabkan organ terdorong ke bagian otot yang lemah.
Kedua kombinasi tersebut yang umumnya menjadi penyebab hernia. Kelemahan pada otot bisa terjadi karena bawaan sejak lahir. Dilansir dari laman Healthline, berikut ini beberapa penyebab hernia.
- Melakukan aktivitas yang berlebihan.
- Mengalami sembelit atau diare.
- Merasakan tekanan saat membuang air kecil.
- Mengalami batuk dan bersin secara terus menerus.
- Mengangkat beban berat tanpa menyeimbangkan otot perut.
Cara Mencegah Hernia
Hernia memang bukan suatu penyakit yang mematikan, akan tetapi dalam kondisi tertentu penyakit ini dapat menyebabkan komplikasi yang membahayakan tubuh. Sebelum terlambat, alangkah baiknya seseorang melakukan upaya pencegahan.
Dilansir dari laman Healthline, berikut ini beberapa cara pencegahan yang dapat dilakukan, yaitu:
- Menjaga berat badan agar tetap normal dan memperhatikan pola makan dengan mengonsumsi makanan yang sehat.
- Menghindari mengangkat benda-benda berat yang dapat menimbulkan tekanan pada otot.
- Berhenti atau mengurangi aktivitas merokok karena hal ini dapat menyebabkan seseorang batuk-batuk yang menjadi salah satu penyebab hernia
- Mengonsumsi makanan yang mengandung serat, sehingga hal ini dapat melancarkan pencernaan dan menghindarkan dari sembelit atau diare.
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya